EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Satu SPBU Swasta Belum Sepakat Impor BBM dan Masih Menahan Lewat Pertamina

Satu SPBU Swasta Belum Sepakat Impor BBM dan Masih Menahan Lewat Pertamina

Kuota impor BBM sudah masuk Indonesia, tetapi satu SPBU swasta masih menahan pengambilan. Pertamina menegaskan tidak mengambil keuntungan dari impor BBM tambahan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
27 September 2025
Kategori EKOBIS, ENERGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan impor BBM tambahan telah masuk ke Indonesia pada Rabu (24/9). BBM impor ini ditujukan untuk mengisi kekosongan stok di sejumlah SPBU swasta, melalui mekanisme business to business (B2B) bersama PT Pertamina (Persero). Namun, dari lima perusahaan pengelola SPBU swasta yang menerima kuota, satu di antaranya masih enggan mengambil pasokan tersebut.

Gabung WA Channel EKOIN di sini

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyatakan, ada lima badan usaha swasta penerima kuota impor, yakni Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo, Exxon, dan AKR Corporindo. Meski begitu, ia menegaskan masih ada satu yang belum menandatangani kesepakatan B2B dengan Pertamina.

“Sampai hari Rabu malam itu dari lima badan usaha swasta, hanya satu BU yang belum sepakat,” ujar Dwi Anggia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/9).

SPBU swasta belum sepakat ambil kuota BBM

Meski tak menyebut nama, Dwi menyarankan publik bisa menilai sendiri SPBU mana yang masih kosong stoknya. “Coba dicek nanti, barang yang masih kosong, berarti dia yang tidak sepakat,” katanya.

Berita Menarik Pilihan

BI-Fast Terhubung ke Nexus, Pembayaran Lintas Negara Kini Lebih Efesien

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

Ia menambahkan, pemerintah tidak bisa ikut campur lebih jauh lantaran persoalan ini murni urusan bisnis antara Pertamina dan SPBU swasta. Skema yang dipakai sepenuhnya bersifat B2B sehingga keputusan tetap berada di masing-masing perusahaan pengelola.

“Semua persyaratan sudah dipenuhi oleh Pertamina. Karena harusnya kalau memang niat baik untuk menyelesaikan masalah ini agar masyarakat bisa terlayani, ya sudah langsung harusnya segera laksanakan B2B-nya, dan barang bisa disalurkan segera. Karena barangnya sudah ada di Indonesia,” jelasnya.

Hingga kini, pasokan impor yang sudah tiba masih menunggu kepastian pengambilan. Pemerintah menekankan agar badan usaha tak menunda lagi karena keterlambatan bisa memperburuk ketersediaan BBM di lapangan.

Pertamina tak ambil keuntungan dari impor BBM

Dwi Anggia menegaskan bahwa Pertamina tidak mengambil keuntungan dalam skema impor BBM ini. Langkah tersebut diambil agar prioritas utama, yaitu ketersediaan BBM bagi masyarakat, tetap terjaga.

“Bisa dipastikan, Dirut Pertamina juga sudah menyampaikan, bahwa tidak akan mengambil keuntungan dalam kondisi yang sekarang. Yang penting jadi prioritas kita sekarang adalah untuk memberikan barangnya ada di masyarakat, untuk melayani konsumen,” tegasnya.

Menurutnya, setelah kuota impor masuk, kini Pertamina hanya menunggu tindak lanjut dari SPBU swasta. Tanpa kesepakatan B2B, distribusi tidak dapat dilakukan meski stok sudah ada di dalam negeri.

“Ketika sudah ada di sini, dengan spesifikasi syarat yang diberikan, pihak Pertamina saat ini posisinya menunggu. Menunggu badan usaha-usaha untuk segera menyelesaikan mekanisme B2B-nya, sehingga masyarakat bisa segera terlayani sampai akhir tahun ini,” ujarnya.

Situasi ini diharapkan segera tuntas agar masyarakat tidak terus dirugikan akibat keterbatasan distribusi BBM di SPBU tertentu.

Evaluasi kuota impor BBM tahun depan

Mengantisipasi potensi kekurangan pasokan, ESDM akan melakukan evaluasi terhadap kuota impor untuk tahun depan. Proses ini dilakukan berdasarkan neraca komoditas sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2024.

Menurut Dwi, setiap perusahaan pengelola SPBU swasta diwajibkan mengajukan kebutuhan BBM tahun 2026 mulai Oktober 2025. Mekanisme ini sekaligus memastikan tidak ada monopoli impor melalui satu pintu.

“Rencana impornya sudah diajukan Oktober ini untuk 2026. Jadi kalau ada istilah monopoli, impor satu pintu, itu untuk tahun 2026 tidak ada. Dan untuk tahun ini pun juga tidak ada, hanya mekanisme B2B dan kolaborasi yang kita jalankan,” ungkapnya.

ESDM menekankan, langkah evaluasi ini penting agar proyeksi kebutuhan energi nasional dapat dipenuhi dengan baik tanpa menimbulkan kelangkaan di lapangan.

Hingga kini, publik masih menanti kepastian dari satu badan usaha yang belum mengambil keputusan. Jika penyaluran segera dilakukan, maka pasokan BBM diyakini cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat sampai akhir tahun.


Kesimpulan:
Pemerintah melalui Kementerian ESDM sudah memastikan kuota impor BBM tambahan masuk ke Indonesia dan siap disalurkan melalui Pertamina. Namun, satu SPBU swasta belum sepakat mengambil pasokan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait kelancaran distribusi BBM di beberapa wilayah. Pertamina sudah menegaskan tidak mengambil keuntungan, hanya memfokuskan agar masyarakat tetap terlayani.

Evaluasi kebutuhan kuota untuk tahun depan pun segera dijalankan agar skema impor lebih terukur dan transparan. Mekanisme B2B menjadi penekanan utama dalam kerja sama pengadaan BBM antara Pertamina dan swasta.

Publik berharap pihak SPBU swasta yang belum sepakat segera menyelesaikan kesepakatan demi kepentingan konsumen. Apabila tertunda, risiko kelangkaan di tingkat masyarakat bisa makin besar.

Diperlukan langkah cepat, kolaboratif, dan berorientasi pelayanan agar distribusi BBM tetap aman dan stabil hingga akhir tahun. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


🔹 10 Judul Alternatif

  1. Satu SPBU Swasta Belum Ambil BBM Impor
  2. ESDM Beberkan SPBU Swasta Tunda Ambil Kuota
  3. Pertamina Siap Salur, SPBU Swasta Masih Ragu
  4. Satu SPBU Swasta Belum Sepakat Impor BBM
  5. Kuota BBM Impor Masuk, Ada SPBU Tahan
  6. Pertamina Tunggu SPBU Swasta Ambil BBM
  7. ESDM Pastikan Pertamina Tak Ambil Untung BBM
  8. Satu Pengelola SPBU Swasta Belum Sepakat
  9. BBM Impor Siap Disalurkan, SPBU Masih Menahan
  10. Pertamina Sudah Siap, SPBU Masih Menunggu

🔹 2 Kalimat Penting

  • Kuota impor BBM sudah masuk Indonesia, tetapi satu SPBU swasta masih menahan pengambilan.
  • Pertamina menegaskan tidak mengambil keuntungan dari impor BBM tambahan.

🔹 6 Tag

SPBU swasta, Pertamina, ESDM, impor BBM, kuota BBM, distribusi energi

🔹 Meta Title SEO

Satu SPBU Swasta Belum Ambil BBM Impor

🔹 Meta Description SEO

Kuota impor BBM sudah tiba di Indonesia, namun satu SPBU swasta belum sepakat ambil pasokan dari Pertamina. Pemerintah dorong distribusi segera.

Tags: distribusi energiESDMimpor BBMkuota BBMPertaminaSPBU swasta
Post Sebelumnya

Bendungan Cijurey di Jonggol Pacu Produksi Padi Hingga 463%

Post Selanjutnya

Hari Karyuliarto Minta Ahok dan Nicke Bertanggung Jawab

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi fitur terbaru BI Fast yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI). Foto: Instagram @bankindonesia

BI-Fast Terhubung ke Nexus, Pembayaran Lintas Negara Kini Lebih Efesien

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) resmi bergabung dalam proyek Nexus. Hal itu sebagai komitmen memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas...

Program Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI Tingkatkan Literasi Keuangan. Sumber dok bankbsi.co.id

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat posisinya sebagai mitra utama bagi masyarakat muslim dalam merencanakan...

Kolaborasi Pemerintah Dan BRI Optimalkan Potensi Investasi Batam. Sumber dok bni.co.id

Sinergi Strategis BRI Memperluas Peluang Investasi Batam 2026

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Batam, Ekoin.co - Upaya memperkuat stabilitas ekonomi daerah terus dilakukan melalui penguatan sektor investasi Batam yang kini menjadi fokus utama...

Ketua Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun

BI Diminta Lebih Agresif dan Taktis Jaga Stabilitas Nilai Rupiah

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah saat pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu...

Post Selanjutnya
Hari Karyuliarto Minta Ahok dan Nicke Bertanggung Jawab

Hari Karyuliarto Minta Ahok dan Nicke Bertanggung Jawab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.