Jakarta,EKOIN.CO- Presiden Prabowo Subianto telah tiba kembali di Tanah Air pada Sabtu (27/9/2025) setelah melakukan lawatan luar negeri selama sepekan. Setibanya di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Prabowo langsung menyampaikan sejumlah pandangan mengenai hasil kunjungan serta sikap Indonesia dalam menyikapi isu global, termasuk peran negara dalam forum MBG (Multilateral Business Group).
Ikuti berita politik terbaru di WA Channel EKOIN
Dalam keterangannya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjaga keseimbangan dalam diplomasi internasional. Ia menyebut keterlibatan Indonesia dalam forum MBG menjadi bukti keseriusan negara dalam memainkan peran strategis di kawasan.
Prabowo Tegaskan Diplomasi MBG
Presiden menekankan pentingnya forum MBG sebagai sarana memperkuat kerja sama antarnegara dalam bidang ekonomi, perdagangan, dan keamanan strategis. “Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas kawasan dan mendukung kolaborasi lintas sektor,” ujar Prabowo.
Menurutnya, forum MBG tidak hanya menjadi wadah bagi negara-negara besar, tetapi juga memberikan ruang bagi negara berkembang seperti Indonesia untuk memperkuat posisi dalam tatanan global. Dengan demikian, diplomasi Indonesia dapat berjalan seimbang dan tetap berpihak pada kepentingan nasional.
Lawatan Prabowo ke sejumlah negara mitra juga difokuskan pada pembahasan ekonomi berkelanjutan, pertahanan regional, serta peluang investasi baru. Hal ini dianggap penting mengingat Indonesia tengah berupaya meningkatkan daya saing global.
Di sisi lain, sikap Indonesia yang konsisten dalam menolak dominasi sepihak turut mendapat apresiasi dari sejumlah kepala negara. Prabowo menyampaikan bahwa banyak pihak memandang Indonesia sebagai negara yang mampu menjaga netralitas sekaligus mendorong kerja sama kolektif.
Apresiasi Kepala Negara terhadap RI
Prabowo menuturkan, dalam pertemuan dengan para pemimpin dunia, Indonesia dianggap sebagai mitra yang bisa diandalkan. “Banyak kepala negara menyampaikan penghargaan atas sikap konsisten Indonesia dalam menjaga perdamaian dan kerja sama regional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kepercayaan yang diberikan dunia internasional merupakan modal besar untuk memperkuat diplomasi Indonesia di masa depan. Dengan dukungan tersebut, Indonesia dapat lebih leluasa mengembangkan kerja sama di forum multilateral.
Selain diplomasi formal, kunjungan Prabowo juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan bilateral dengan sejumlah negara. Beberapa pertemuan menghasilkan kesepakatan awal yang akan ditindaklanjuti melalui perundingan teknis di tingkat kementerian terkait.
Tidak hanya fokus pada isu politik, Prabowo juga menyinggung pentingnya memperkuat diplomasi budaya dan pendidikan. Menurutnya, pertukaran pelajar dan program kebudayaan dapat mempererat hubungan antarbangsa sekaligus meningkatkan pemahaman lintas negara.
Kedatangan Prabowo disambut oleh jajaran pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan, Menteri Luar Negeri, dan Panglima TNI. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh terhadap hasil diplomasi yang telah dijalankan Presiden.
Prabowo menegaskan bahwa langkah berikutnya adalah menindaklanjuti seluruh hasil kesepakatan dengan kerja nyata di dalam negeri. “Diplomasi yang kita lakukan harus memberikan manfaat langsung bagi rakyat Indonesia,” tegasnya.
Dengan demikian, lawatan internasional ini tidak hanya membawa citra positif, tetapi juga membuka jalan bagi peluang baru di bidang ekonomi, politik, dan keamanan. Indonesia diharapkan semakin diperhitungkan dalam percaturan global berkat partisipasi aktifnya dalam forum MBG.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





