EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA LINGKUNGAN
BMKG Perubahan Iklim Picu Krisis Pangan

BMKG Perubahan Iklim Picu Krisis Pangan

BMKG memperingatkan ancaman krisis pangan akibat perubahan iklim pada 2050. Krisis pangan dipicu kekeringan, gagal panen, dan krisis air.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
28 September 2025
Kategori LINGKUNGAN, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi krisis pangan yang diproyeksikan terjadi pada tahun 2050 akibat perubahan iklim. Ancaman ini dipicu krisis air yang semakin serius dan dapat mengganggu ketersediaan pangan global maupun nasional.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan data global maupun nasional menunjukkan tren peningkatan suhu signifikan sejak tahun 1975. Kondisi tersebut diperkirakan terus berlanjut jika tidak ada langkah mitigasi yang kuat. “Tahun 2024 tercatat sebagai tahun terpanas sepanjang catatan, hal ini menjadi alarm bagi semua pihak,” ungkapnya.

Krisis Pangan Mengancam Ketahanan Nasional

BMKG menekankan bahwa krisis pangan bukan sekadar isu lingkungan, melainkan juga berkaitan erat dengan ketahanan nasional. Kekeringan panjang akibat perubahan iklim berpotensi mengurangi produktivitas lahan pertanian. Selain itu, pergeseran musim hujan yang semakin sulit diprediksi dapat memengaruhi pola tanam petani.

Dwikorita menambahkan, tren perubahan iklim di Indonesia menunjukkan peningkatan suhu rata-rata sebesar 0,5 derajat Celcius dalam lima dekade terakhir. Angka ini, meski terlihat kecil, berdampak besar terhadap ekosistem pertanian dan sumber daya air.

Berita Menarik Pilihan

Sertifikat Lama Harus Dibersihkan, 12 Juta Bidang Tanah Masih Bermasalah

Etika Komunikasi Pejabat Disorot, Polemik Layanan Haji Picu Desakan Evaluasi Wamen

Menurut catatan BMKG, lebih dari 70% wilayah Indonesia rawan mengalami kekeringan ekstrem pada tahun-tahun mendatang. Jika kondisi ini tidak diantisipasi, maka ketersediaan pangan dalam negeri bisa terganggu serius.

Perubahan Iklim dan Dampak Sosial Ekonomi

Ancaman krisis pangan akibat perubahan iklim juga berdampak pada aspek sosial ekonomi. Meningkatnya harga pangan, menurunnya daya beli masyarakat, hingga potensi konflik sosial menjadi risiko yang harus diwaspadai.

Selain itu, kenaikan suhu juga meningkatkan risiko gagal panen. Beberapa jenis tanaman pangan utama, seperti padi dan jagung, diperkirakan akan mengalami penurunan produktivitas antara 10 hingga 20 persen pada pertengahan abad ini.

BMKG menegaskan bahwa upaya adaptasi dan mitigasi harus segera dilakukan, termasuk penerapan teknologi pertanian cerdas iklim (climate smart agriculture). Teknologi ini dinilai mampu membantu petani beradaptasi dengan kondisi cuaca ekstrem.

Dwikorita mengajak seluruh pihak, baik pemerintah daerah, akademisi, maupun masyarakat, untuk bekerja sama mengurangi risiko krisis pangan. “Kita harus melakukan aksi nyata mulai dari sekarang, bukan nanti,” ujarnya.

Pemerintah diminta memperkuat sistem peringatan dini, memperluas area pertanian tahan kering, serta memperbaiki sistem irigasi. Dengan langkah-langkah tersebut, ketahanan pangan dapat dijaga meski menghadapi ancaman perubahan iklim.

BMKG juga menyarankan pemanfaatan sumber daya air secara lebih efisien, termasuk teknologi pemanenan air hujan. Hal ini dinilai penting untuk mengantisipasi kekurangan air di musim kemarau panjang.

Selain itu, sektor energi juga disarankan beralih ke sumber energi terbarukan guna menekan emisi gas rumah kaca. Jika emisi tidak dikendalikan, dampak perubahan iklim akan semakin parah.

Lembaga internasional pun telah memperingatkan bahwa perubahan iklim bisa memicu migrasi besar-besaran akibat krisis pangan. Indonesia sebagai negara agraris perlu mempersiapkan strategi jangka panjang untuk menghadapi tantangan tersebut.

Dengan langkah adaptasi yang tepat, ancaman krisis pangan dapat ditekan. Namun, tanpa aksi nyata, risiko kerugian sosial, ekonomi, dan lingkungan akan semakin besar di masa depan.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BMKGgagal panenketahanan pangankrisis airkrisis panganperubahan iklim
Post Sebelumnya

Volker Turk Sebut Kejahatan Perang Israel Berlapis

Post Selanjutnya

BPJS Kesehatan Tanggung 7 Alat Bantu, dari Kacamata hingga Kaki Palsu

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Sertifikat Lama Harus Dibersihkan, 12 Juta Bidang Tanah Masih Bermasalah

Sertifikat Lama Harus Dibersihkan, 12 Juta Bidang Tanah Masih Bermasalah

oleh Iwan Purnama
3 Februari 2026
0

Pasuruan, Ekoin.co – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tancap gas membenahi carut-marut data pertanahan nasional. Wakil Menteri...

Polemik Etika Pejabat: Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) dan tokoh senior Muhammadiyah Buya Anwar Abbas (kanan). Penggunaan diksi yang dianggap tidak pantas oleh Dahnil saat merespons kritik tata kelola haji memicu gelombang desakan pencopotan dari jabatannya. (Foto: Istimewa)

Etika Komunikasi Pejabat Disorot, Polemik Layanan Haji Picu Desakan Evaluasi Wamen

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

“Pejabat negara memikul tanggung jawab moral dalam berkomunikasi. Cara menyampaikan respons sama pentingnya dengan substansi kebijakan itu sendiri,” ujar Farid.

Pekerja menyulam kain Kiswah di sebuah pabrik di Mekah, Arab Saudi, 6 Juli 2022. Kiswah merupakan kain penutup Kabah berwarna hitam dengan sulaman kaligrafi berwarna emas. REUTERS/Mohammed Salem

Dokumen Epstein Ungkap Pengiriman Potongan Kiswah Ka’bah, Picu Keprihatinan Dunia Islam

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

Laporan Middle East Monitor (MEMO) pada Senin (2/2/2026) menyebutkan bahwa korespondensi email yang baru dibuka ke publik mengindikasikan pengiriman artefak...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Pemprov DKI Siap Percepat Penataan Jakarta

oleh Noval Verdian
3 Februari 2026
0

“Termasuk penggantian atap seng menjadi genteng, saya sepenuhnya mendukung. Arahan Presiden untuk Jakarta akan kami tindaklanjuti secara serius,” ujar Pramono...

Post Selanjutnya
BPJS Kesehatan Tanggung 7 Alat Bantu, dari Kacamata hingga Kaki Palsu

BPJS Kesehatan Tanggung 7 Alat Bantu, dari Kacamata hingga Kaki Palsu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.