EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
DPR Sahkan APBN 2026 3.843 Triliun Rupiah

DPR Sahkan APBN 2026 3.843 Triliun Rupiah

DPR mengesahkan APBN 2026 senilai Rp3.843 triliun dengan target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen. Anggaran negara 2026 fokus pada program makanan gratis, belanja pertahanan, dan kesejahteraan sosial.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
28 September 2025
Kategori EKOBIS, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,EKOIN.CO-  Parlemen resmi mengesahkan APBN 2026 dengan nilai sekitar Rp3.843 triliun dalam sidang paripurna pada Sabtu, 27 September 2025. Anggaran tersebut ditargetkan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 5,4 persen serta menjaga defisit di level 2,68 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ikuti berita terkini di WA Channel EKOIN.

Fokus utama dari APBN 2026 mencakup perluasan program makanan gratis untuk siswa dan ibu hamil, peningkatan belanja pertahanan, serta sejumlah kebijakan fiskal yang diarahkan untuk memperkuat daya tahan ekonomi nasional.

APBN 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah menargetkan laju pertumbuhan 5,4 persen melalui kombinasi investasi publik, penguatan konsumsi rumah tangga, serta ekspor. Dukungan fiskal dalam APBN 2026 juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lewat program sosial dan pendidikan.

“APBN 2026 dirancang untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan nasional,” ujar Menteri Keuangan dalam rapat paripurna.

Belanja negara tahun depan diprioritaskan pada sektor pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur. Program makanan gratis menjadi salah satu unggulan karena diharapkan dapat meningkatkan gizi anak dan ibu hamil, sehingga memperbaiki kualitas generasi mendatang.

Berita Menarik Pilihan

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

Sempat Terperosok, Kini IHSG Melaju Positif ke Zona Hijau  

Belanja Pertahanan dan Sosial Menguat

Selain program sosial, APBN 2026 juga mengalokasikan porsi signifikan untuk belanja pertahanan. Hal ini sejalan dengan kebutuhan memperkuat kedaulatan dan modernisasi alutsista di tengah dinamika geopolitik regional.

Ketua Badan Anggaran DPR menegaskan bahwa kenaikan anggaran pertahanan bukan hanya soal peralatan, tetapi juga peningkatan kualitas personel militer. “Kita perlu menjaga keseimbangan antara keamanan nasional dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Di sisi lain, APBN 2026 juga mengedepankan perlindungan sosial. Bantuan sosial reguler tetap berjalan, sementara program strategis baru seperti subsidi pendidikan dan peningkatan layanan kesehatan masyarakat diperkuat.

Dengan skema tersebut, pemerintah berharap APBN 2026 tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi jangka pendek, tetapi juga menciptakan fondasi pembangunan jangka panjang.

Pemerintah menekankan bahwa defisit 2,68 persen dari PDB akan tetap dijaga dalam koridor aman, sehingga keseimbangan fiskal tetap terpelihara. Pengelolaan utang juga diarahkan lebih hati-hati dengan pembiayaan yang produktif.

Anggaran ini mencerminkan strategi pemerintah untuk menjaga kepercayaan pasar sekaligus memastikan belanja negara tetap efektif dan tepat sasaran.

Secara keseluruhan, APBN 2026 disebut sebagai instrumen penting untuk memperkuat daya tahan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang masih penuh ketidakpastian.

Pemerintah dan parlemen berharap, kebijakan fiskal tahun depan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


.

Tags: APBN 2026belanja negarabelanja pertahananDPRmakanan gratispertumbuhan ekonomi
Post Sebelumnya

Indonesia-Uni Eropa Finalkan Kesepakatan Dagang

Post Selanjutnya

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Tidak Sehat

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Topang Ketahanan Ekonomi Indonesia

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2025 surplus sebesar 2,51 miliar dolar AS....

8 Aksi Percepatan Reformasi Bursa, Momentum Tingkatkan Kualitas Pasar Modal Indonesia

Sempat Terperosok, Kini IHSG Melaju Positif ke Zona Hijau  

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sesi pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 8.121,03 pada perdagangan Rabu (4/2). Namun,...

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

IHK Januari 2026 Deflasi 0,15 Persen, BI Tetap Optimistis Inflasi Terkendali

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencata, secara bulanan IHK Januari 2026 tercatat deflasi sebesar 0,15% (mtm). Perkembangan ini...

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional. Sumber dok bankbsi.co.id

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk kini telah resmi menyandang Status Persero Bank Syariah Indonesia secara administratif terhitung...

Post Selanjutnya
Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Tidak Sehat

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Tidak Sehat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.