EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Fakta Tiga Tokoh Keliling Dunia Tanpa Paspor

Fakta Tiga Tokoh Keliling Dunia Tanpa Paspor

Hanya tiga tokoh dunia yang bisa bepergian tanpa paspor. Raja Charles III, Kaisar Naruhito, dan Permaisuri Masako tetap diakui dalam diplomasi internasional.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
29 September 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

London,EKOIN.CO-  Paspor menjadi dokumen utama untuk bepergian ke luar negeri. Namun, tidak semua orang wajib menggunakannya. Ada tiga tokoh dunia yang memiliki hak istimewa keliling dunia tanpa paspor maupun visa, yaitu Raja Charles III, Kaisar Naruhito, dan Permaisuri Masako. Keistimewaan ini bersumber dari tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun.

Gabung WA Channel EKOIN di sini

Hak istimewa itu sebelumnya juga berlaku bagi mendiang Ratu Elizabeth II, yang selama masa pemerintahannya tidak pernah menggunakan paspor saat melakukan kunjungan resmi ke berbagai negara. Tradisi ini tetap dipertahankan, mengingat posisi kepala negara memiliki otoritas penuh dalam mewakili negaranya di level internasional.

Paspor dan Hak Istimewa Raja

Di Inggris, paspor resmi dikeluarkan atas nama raja atau ratu yang berkuasa. Hal ini membuat Raja Charles III tidak memerlukan paspor untuk bepergian. Selama ia memegang tahta, semua paspor warga Inggris diterbitkan “atas nama Yang Mulia”. Dengan status itu, tidak masuk akal bila sang raja harus memiliki dokumen yang sebenarnya ia keluarkan sendiri.

Menurut catatan sejarah, kebijakan serupa telah berjalan sejak era kerajaan terdahulu. Setiap raja maupun ratu berhak melakukan perjalanan diplomatik tanpa membawa paspor. Hal ini bukan sekadar kemudahan administratif, tetapi juga simbol pengakuan kedaulatan yang melekat pada jabatan raja.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Tradisi di Kekaisaran Jepang

Tak hanya Inggris, kekaisaran Jepang juga menganut tradisi serupa. Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako tidak memerlukan paspor saat mengunjungi negara lain. Mereka dapat melakukan perjalanan resmi sebagai kepala negara tanpa dokumen perjalanan seperti warga biasa.

Kebijakan ini berakar dari penghormatan terhadap simbol negara Jepang. Kedudukan Kaisar sebagai lambang persatuan bangsa membuat otoritas internasional mempercayai identitas dan keabsahan mereka tanpa perlu paspor. Praktik ini dipandang sebagai penghormatan diplomatik yang jarang diberikan pada individu di luar kepala negara.

Fakta bahwa hanya tiga orang di dunia yang mendapatkan keistimewaan tersebut membuat tradisi ini unik. Sekalipun banyak pemimpin negara lain memiliki paspor diplomatik, mereka tetap diwajibkan menggunakannya saat bepergian lintas batas.

Keistimewaan ini juga memperlihatkan perbedaan antara kepala negara monarki dengan kepala negara lain. Presiden atau perdana menteri dari negara demokratis tetap terikat pada aturan dokumen perjalanan internasional.

Bagi Raja Charles III, Kaisar Naruhito, dan Permaisuri Masako, perjalanan luar negeri mereka lebih berfokus pada diplomasi, pertemuan bilateral, hingga kunjungan kenegaraan. Proses penyambutan yang mereka terima pun biasanya lebih formal, sehingga dokumen perjalanan tidak pernah menjadi hambatan.

Selain itu, perjalanan internasional mereka kerap diiringi rombongan besar, mulai dari pejabat tinggi hingga aparat keamanan. Hal ini semakin memperkuat legitimasi kehadiran mereka tanpa paspor.

Meski demikian, hak istimewa tersebut tidak bisa diwariskan sembarangan. Hanya kepala negara monarki tertentu yang berhak mendapatkannya, sedangkan anggota keluarga kerajaan lain tetap diwajibkan menggunakan paspor diplomatik atau biasa.

Kebijakan ini juga memperlihatkan bagaimana hukum internasional masih mengakomodasi tradisi tertentu yang lahir dari sistem monarki. Dalam praktik diplomasi modern, simbol negara tetap mendapat perlakuan khusus, meski prosedur perjalanan semakin ketat.

Dengan hanya tiga tokoh dunia yang memiliki kebebasan ini, publik semakin menyadari betapa pentingnya paspor bagi sebagian besar orang. Namun, tradisi kerajaan memperlihatkan bahwa ada pengecualian unik dalam aturan internasional.

Pada akhirnya, keistimewaan keliling dunia tanpa paspor bukan hanya soal dokumen, melainkan juga tentang status dan simbol negara yang diakui secara global. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: diplomasikaisar naruhitopasporpermaisuri masakoRaja Charlestradisi kerajaan
Post Sebelumnya

Jakarta Tetap Ibu Kota, IKN Pusat Politik 2028

Post Selanjutnya

Sungai Ciliwung Jadi Destinasi Edukatif

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Sungai Ciliwung Jadi Destinasi Edukatif

Sungai Ciliwung Jadi Destinasi Edukatif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.