EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
BGN Resmi Larang Ultra-Processed Food di MBG

BGN Resmi Larang Ultra-Processed Food di MBG

BGN resmi melarang ultra-processed food masuk dalam menu Makan Bergizi Gratis. Kebijakan ini mendukung UMKM lokal serta meningkatkan kualitas gizi anak.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
1 Oktober 2025
Kategori EKOBIS, UMKM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan larangan penggunaan ultra-processed food atau makanan olahan pabrik dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, yang menekankan pentingnya kualitas gizi sekaligus membuka jalan bagi pertumbuhan UMKM lokal.
Gabung WA Channel EKOIN

Menurut Nanik, langkah ini sejalan dengan misi Presiden Prabowo Subianto yang ingin memanfaatkan program MBG tidak hanya untuk pemenuhan gizi anak, tetapi juga penggerak ekonomi rakyat. “Begitu larangan ini dilaksanakan, maka UMKM yang akan masuk ke dalam sistem MBG. Artinya, bukan pabrikan besar yang diuntungkan,” ujarnya.

Dorongan UMKM dalam Program MBG

Program MBG dirancang tidak hanya untuk memberikan makanan sehat dan bergizi bagi anak sekolah, tetapi juga mendorong keterlibatan UMKM lokal di berbagai daerah. Dengan larangan ultra-processed food, peluang UMKM untuk menyuplai bahan pangan segar semakin besar.

Nanik menambahkan, Presiden Prabowo ingin program ini berorientasi pada pemberdayaan ekonomi lokal. “Makanan yang diberikan anak-anak harus fresh dan berbasis bahan pangan lokal, bukan produk ultra-processed food yang rendah gizi,” jelasnya.

Larangan ultra-processed food diharapkan menjadi filter agar kualitas gizi anak-anak tetap terjaga. Sekaligus, kebijakan ini membuka pintu kerja sama antara pemerintah, UMKM, serta masyarakat untuk membangun ekosistem pangan sehat dan berkelanjutan.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Kualitas Gizi Jadi Prioritas Utama

BGN memastikan pengawasan ketat dalam setiap tahap implementasi MBG. Menu makanan yang diberikan akan menitikberatkan pada bahan pangan alami seperti sayur, buah, ikan, daging, telur, serta sumber karbohidrat lokal.

Selain itu, mekanisme distribusi MBG akan melibatkan rantai pasok pangan daerah. Dengan begitu, hasil tani dan produk pangan lokal bisa terserap lebih banyak, sehingga petani, nelayan, hingga produsen kecil mendapat manfaat langsung.

Nanik juga menegaskan bahwa keberhasilan MBG bukan hanya diukur dari jumlah penerima, melainkan dari dampaknya terhadap kualitas gizi dan kesehatan generasi muda. “Jika anak-anak kita terbiasa mengonsumsi makanan sehat, maka kualitas sumber daya manusia akan meningkat. Itu investasi jangka panjang bangsa,” tegasnya.

Kebijakan ini juga dipandang sebagai langkah strategis menghadapi tantangan gizi buruk, stunting, serta penyakit tidak menular yang banyak dipicu pola makan berbasis ultra-processed food.

Dengan larangan ini, BGN berharap MBG menjadi program berkelanjutan yang bukan hanya sekadar bantuan konsumsi, melainkan motor penggerak ekonomi kerakyatan berbasis pangan sehat.

( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BGNgizi anakMakan Bergizi GratisPrabowo Subiantoultra-processed foodUMKM lokal
Post Sebelumnya

Indonesia Tegas Tolak Normalisasi dengan Israel

Post Selanjutnya

Lewat Sertipikasi, Kementerian ATR/BPN Pastikan Pengelolaan dan Kepastian Hukum Atas Tanah Ulayat di Sumatra Barat

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Lewat Sertipikasi, Kementerian ATR/BPN Pastikan Pengelolaan dan Kepastian Hukum Atas Tanah Ulayat di Sumatra Barat

Lewat Sertipikasi, Kementerian ATR/BPN Pastikan Pengelolaan dan Kepastian Hukum Atas Tanah Ulayat di Sumatra Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.