EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Relawan Flotilla Tommaso Bortolazzi Asal Itali Masuk Islam Setelah Larangan Shalat di Penjara Israel

Relawan Flotilla Tommaso Bortolazzi Asal Itali Masuk Islam Setelah Larangan Shalat di Penjara Israel

Tommaso Bortolazzi bersyahadat setelah menyaksikan larangan shalat di penjara Israel. Relawan Global Sumud Flotilla mengaku mengalami penyiksaan fisik dan spiritual di Ktziot.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
7 Oktober 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

TEL AVIV, EKOIN.CO – Aktivis asal Italia, Tommaso Bortolazzi, kapten kapal Maria Cristina dari armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla, mengungkapkan kesaksian mengejutkan tentang perlakuan brutal otoritas Israel terhadap para relawan yang ditahan. Dalam kesaksiannya, ia menceritakan bagaimana aparat Israel bahkan menghalangi relawan untuk melaksanakan shalat Subuh, hingga membuat dirinya memilih jalan hidup baru dalam keimanan.

Kesaksian Tommaso Bortolazzi tentang Penindasan Ibadah

Dalam wawancara yang disampaikan tim hukum Global Sumud Flotilla, Bortolazzi mengaku menyaksikan langsung tindakan represif tersebut di dalam tahanan. Ia menyebut polisi penjajah Israel secara sengaja melarang teman-temannya menunaikan shalat, bahkan menutup akses ruang ibadah di penjara Ktziot.

“Dan saya merasa harus melawan itu. Setelah itu bersama temanku, saya mengucapkan syahadat dan aku memilih sendiri pilihan itu,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Pengakuan ini menggambarkan tekanan psikologis dan spiritual yang dialami para relawan di bawah perlakuan kejam otoritas Israel. Menurut tim hukum pendamping, para aktivis Islam ditahan tanpa akses ke hak-hak dasar mereka, termasuk kebebasan menjalankan ibadah.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

Sumber hukum tersebut juga mengungkapkan bahwa para tahanan dipaksa membuka jilbab, termasuk sejumlah relawan wanita asal Malaysia yang turut dalam misi kemanusiaan. Mereka disebut mengalami penyiksaan fisik dan verbal sejak awal penahanan.

Kekerasan dan Tekanan di Penjara Ktziot

Penjara Ktziot dikenal sebagai salah satu pusat penahanan terbesar bagi warga Palestina dan aktivis asing yang mendukung gerakan kemanusiaan. Para relawan Global Sumud Flotilla melaporkan bahwa sejak pertama kali dibawa ke fasilitas itu, mereka dijambak, ditampar, bahkan dipaksa meminum air dari keran toilet.

Tindakan tersebut, menurut pengamat HAM internasional, melanggar Konvensi Jenewa yang menjamin perlakuan manusiawi terhadap tahanan. Namun, laporan pelanggaran terhadap relawan dan warga sipil yang ditahan Israel terus berulang tanpa tindakan tegas dari komunitas global.

Bortolazzi mengatakan bahwa pengalamannya itu menjadi titik balik hidupnya. Ia mengaku menemukan kedamaian spiritual di tengah penderitaan dan memilih untuk memeluk Islam sebagai bentuk solidaritas dan keyakinan pribadi.

“Ketika saya melihat mereka tetap tenang dan berdoa di tengah intimidasi, saya tahu bahwa ada kekuatan besar dalam keimanan itu,” kata Bortolazzi dalam pernyataan lanjutan.

Tim hukum Global Sumud Flotilla menegaskan, kasus ini akan dibawa ke lembaga HAM internasional sebagai bukti nyata pelanggaran berat terhadap hak beragama dan kemanusiaan.

Organisasi tersebut juga menyerukan agar pemerintah negara-negara asal para relawan, termasuk Italia dan Malaysia, mendesak Israel memberikan perlakuan sesuai hukum internasional terhadap semua tahanan.

Mereka menilai insiden ini bukan hanya soal politik, tetapi juga pelanggaran hak asasi manusia paling mendasar: kebebasan beribadah dan martabat manusia.

Kementerian Luar Negeri Italia dikabarkan sedang berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan kondisi Bortolazzi dan timnya. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait tuduhan penyiksaan itu.

Para pengamat menilai, kesaksian Bortolazzi berpotensi membuka kembali sorotan global terhadap praktik pelanggaran kemanusiaan di penjara-penjara Israel, terutama terhadap aktivis internasional yang mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Dengan keberaniannya, Bortolazzi kini menjadi simbol solidaritas kemanusiaan lintas bangsa dan agama—sebuah kisah yang menegaskan bahwa rasa kemanusiaan sejati mampu melampaui batas identitas dan kepercayaan.( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Global Sumud FlotillaIsraelkekerasanPenjara KtziotRelawan KemanusiaanTommaso Bortolazzi
Post Sebelumnya

Ratusan Warga Mamberamo Tengah Demo Menolak TPNPB-OPM dan Menyerukan Perdamaian

Post Selanjutnya

Relawan GSF Malaysia Mengaku Disiksa Seperti Hewan Selama Ditahan Israel

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Personel Polsek Gambir saat memberikan pendampingan kepada Mariame Traore (WNA Prancis) yang ditemukan terlantar di Hall Utara Stasiun Gambir. Mariame kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Kemayoran untuk penanganan dokumen dan izin tinggal lebih lanjut. (Foto: Humas Polres Jakarta Pusat/Ekoin.co)

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Basuki mengatakan, pengamanan terhadap warga negara Asing bermula saat anggota Polsek Gambir...

Post Selanjutnya
Relawan GSF Malaysia Mengaku Disiksa Seperti Hewan Selama Ditahan Israel

Relawan GSF Malaysia Mengaku Disiksa Seperti Hewan Selama Ditahan Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.