EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Pemerintah Tetapkan APBN Siaga 1 Untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi

Pemerintah Tetapkan APBN Siaga 1 Untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi

Keputusan APBN Siaga 1 memungkinkan penanganan cepat terhadap tekanan pangan, subsidi, dan likuiditas. Efektivitas kebijakan ini sangat tergantung pada transparansi, koordinasi, dan pengawasan dalam pelaksanaannya.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
7 Oktober 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,  EKOIN.CO– Pemerintah resmi menetapkan status APBN Siaga 1 sebagai langkah strategis menjaga stabilitas ekonomi nasional jilid terkini. Langkah ini diambil di tengah tekanan global berupa lonjakan harga minyak dunia, fluktuasi pangan, dan ancaman inflasi yang membayangi daya beli masyarakat.

Kebijakan APBN Siaga 1 diputuskan setelah melalui evaluasi mendalam terhadap kondisi fiskal dan proyeksi pertumbuhan ekonomi ke depan. Pemerintah menilai kebijakan ini perlu agar instrumen anggaran bisa berperan cepat dan fleksibel dalam meredam gejolak ekonomi.

Penetapan status darurat anggaran ini mencakup sejumlah langkah: percepatan realokasi belanja tak produktif, alokasi dana cadangan untuk subsidi kritis, dan skema responsif untuk menjaga suplai pangan dalam negeri. Dengan begitu, fiskal diharapkan mampu menopang keberlanjutan pembangunan dan jaring pengaman sosial.

Kebutuhan Darurat: Subsidi, Pangan, dan Likuiditas

Dalam skema Siaga 1, pemerintah mengutamakan sektor-sektor yang paling rentan terdampak. Prioritas utama: menjaga harga pangan, mengamplifikasi bantuan sosial, dan memastikan likuiditas perbankan tetap mengalir ke ekonomi riil.

Menteri Keuangan menyampaikan bahwa dana cadangan anggaran akan digunakan untuk menstabilkan harga bahan pokok melalui operasi pasar. Langkah ini dianggap perlu agar inflasi tidak melesat tajam dan memukul kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Sementara itu, Bank Indonesia dilibatkan dalam koordinasi likuiditas sistem keuangan agar kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor usaha tradisional tetap dapat berfungsi.

Implikasi Terhadap Anggaran & Defisit

Status Siaga 1 juga memberi ruang bagi pemerintah untuk mengatur ulang proyeksi penerimaan dan belanja negara. Defisit anggaran diperkirakan dapat melebar, namun masih dijaga agar tidak melebihi batas aman terhadap PDB.

Untuk RAPBN 2026, pemerintah sebelumnya sudah merencanakan belanja negara yang lebih besar dan peningkatan defisit di kisaran moderat. Dengan Siaga 1, dialokasi anggaran akan disesuaikan supaya program prioritas tetap berjalan tanpa mengorbankan stabilitas fiskal.

Namun, pengaturan ini tidak lepas dari tantangan. Bila penggunaan dana darurat tidak disertai pengawasan ketat, muncul risiko pemborosan atau penyalahgunaan. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama.

Reaksi Publik dan Tantangan Pelaksanaan

Langkah pemerintah ini mendapat berbagai reaksi. Sebagian kalangan menilai Siaga 1 sangat dibutuhkan di tengah ketidakpastian global. Namun ada pula kritik yang mempertanyakan kesiapan birokrasi dan efektivitas penyaluran dana.

Sejumlah ekonom mengingatkan bahwa Siaga 1 bukanlah solusi jangka panjang. Jika krisis berkepanjangan, struktur ekonomi perlu diperkuat agar tidak terus bergantung pada instrumen darurat.

Penerapan status darurat anggaran juga menuntut koordinasi lintas kementerian, daerah, dan lembaga keuangan. Tanpa sinkronisasi yang kuat, pergeseran belanja atau intervensi pasar bisa molor atau tidak tepat sasaran.

Pemerintah dijadwalkan mengeluarkan petunjuk teknis paling lambat dalam beberapa pekan ke depan sebagai panduan konkret bagi unit kerja pelaksana. Dengan demikian, instrumen APBN Siaga 1 bisa segera dirasakan oleh masyarakat di lapangan.

Langkah ini menjadi ujian baru bagi kapabilitas pemerintah dalam merespons guncangan eksternal. Bila dikelola dengan baik, APBN Siaga 1 bisa menjadi instrumen efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi kepentingan rakyat.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: APBN Siaga 1bantuan sosialekonomi nasionalfiskalinflasistabilitas
Post Sebelumnya

Relawan GSF Malaysia Mengaku Disiksa Seperti Hewan Selama Ditahan Israel

Post Selanjutnya

Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Q4 Melampaui 5,5 Persen Berkat Serapan Kredit Produktif

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Q4 Melampaui 5,5 Persen Berkat Serapan Kredit Produktif

Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Q4 Melampaui 5,5 Persen Berkat Serapan Kredit Produktif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.