EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
MBG Mulai di Awasi Ketat Oleh Kemenkes BPOM Hindari Keracunan Terulang Kembali

MBG Mulai di Awasi Ketat Oleh Kemenkes BPOM Hindari Keracunan Terulang Kembali

Draf Perpres tata kelola MBG sudah berada di meja Mensesneg dan segera diserahkan ke Presiden. Kemenkes dan BPOM akan jadi pengawas eksternal untuk jaga keamanan pelaksanaan MBG.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 Oktober 2025
Kategori NASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah menyatakan akan melibatkan Kementerian Kesehatan dan BPOM dalam pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diatur dalam rancangan Peraturan Presiden Tata Kelola MBG yang tengah diproses, sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas dan keamanan pelaksanaan program. Kata “keamanan” dipilih sebagai kata pamungkas untuk membangun fokus utama dalam pemberitaan ini.

Dalam penyampaian Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, draf Perpres tata kelola MBG sudah berada di meja kerjanya. “Sudah (ada di meja draf Perpres Tata Kelola MBG). Sebentar lagi dikirimin,” ujarnya. Meskipun demikian, dokumen tersebut belum hadir sebagai produk hukum definitif karena masih menunggu masukan dari Kementerian Kesehatan dan beberapa pihak teknis lainnya.

Pencantuman peran Kemenkes dan BPOM dalam pengawasan diharapkan memberikan lapisan independensi dan keandalan dalam pengendalian mutu pangan program MBG. Hal ini menjadi penting setelah munculnya sejumlah kasus keracunan yang dikaitkan dengan konsumsi makanan MBG di berbagai daerah.

Langkah Penguatan Pengawasan Eksternal

Dalam rancangan Perpres, peran Kemenkes dan BPOM akan ditegaskan sebagai pengawas eksternal, sedangkan Badan Gizi Nasional (BGN) tetap memegang fungsi teknis harian dan koordinasi. Model pengawasan berlapis (layering) ini bertujuan menangkal konflik kepentingan ketika pengawas juga menjadi pelaksana program. Kepala BGN Dadan Hindayana dalam keterangan tertulis menyebut bahwa dalam regulasi tersebut akan diatur dengan jelas peran, tugas, dan fungsi masing-masing kementerian hingga pemerintah daerah agar MBG dapat berjalan secara terpadu.

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

Lebih lanjut, penyaluran makanan bergizi bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui akan melibatkan koordinasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN). Pemerintah daerah ditugaskan menyiapkan infrastruktur dan melakukan pembinaan langsung kepada petani, peternak, dan nelayan agar sumber pangan lokal dapat mendukung stok bahan baku MBG.

Proses Finalisasi Perpres & Tantangan Keamanan

Meski draf telah siap, persetujuan akhir masih bergantung pada masukan teknis dari berbagai pihak. Prasetyo mengakui bahwa Kemenkes menjadi salah satu pemangku kepentingan yang diminta mengulas dokumen tersebut. “Menunggu masih ada beberapa masukan ya, terutama … dari Kemenkes. Kita ingin Kemenkes dan BPOM juga ikut terlibat untuk memberikan pengawasan.”

Sebelumnya, pemerintah menargetkan Perpres selesai pekan ini. Namun, Prasetyo menegaskan bahwa meskipun belum resmi disahkan, pelaksanaan program MBG akan tetap berjalan sesuai kerangka regulasi yang berlaku saat ini. Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut bahwa regulasi tersebut sangat diperlukan guna mencegah terulangnya kasus keracunan.

Penambahan pengawasan eksternal juga diharapkan meredam persepsi bahwa pengawasan internal BGN selama ini kurang efektif atau rawan konflik kepentingan. Analisis dari Ralali menyebut bahwa Perpres akan menegaskan mandat pengawasan eksternal seperti pelaksanaan pengujian sampel mingguan, checklist higienis, dan tanggap darurat terhadap KLB (kejadian luar biasa).

Namun, tantangan yang perlu diperhatikan adalah konsistensi pengawasan di lapangan, kapasitas sumber daya daerah, serta transparansi pelaporan insiden. Rekam jejak kasus keracunan yang kembali muncul menjadi lonceng peringatan bahwa mekanisme pengawasan harus lebih kuat agar aspek keamanan pangan MBG dapat dipertahankan.

Harapan Sinkronisasi & AkuntabilitasRancangan regulasi ini juga diharapkan memperjelas peran Pemda dan Kemendagri dalam pelaksanaan MBG agar beban koordinasi tidak terlalu terpusat. Dalam konteks fiskal, Perpres nantinya bisa mengatur pembagian kontribusi dana antara pemerintah pusat dan daerah, agar program tetap berkelanjutan. Selain itu, penguatan sistem pelaporan publik dan pemberian sanksi tegas terhadap SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang melanggar standar bisa menjadi bagian dari regulasi untuk menjaga integritas program MBG.

Jika disahkan segera, regulasi ini diharapkan memberi pijakan kuat untuk memperkuat pengendalian mutu, menjaga keamanan pangan, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap program MBG.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2mYPIvKh3Yr2mYPIvKh3Yr2mYPIvKh3Yr2mY *

 

Tags: BPOMkeamanan panganKemenkesMBGpengawasan eksternalPerpres MBG
Post Sebelumnya

Kawasan Wisata Yang Kini Diselimuti Duka Karena Tewasnya Pengantin Baru

Post Selanjutnya

Menkeu Purbaya Menilai Kinerja Satgas BLBI Kurang Efektif dan Akan di bubarkan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Pohon rawan tumbang di Jakarta Pusat (Ist)

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

oleh Noval Verdian
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Selama periode Januari 2026, jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah memangkas 541...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberikan keterangan peran Bahar bin Smith sebagai tersangka saat terjadi pengeroyokan. (Foto: Aminuddin Sitompul)

Bahar bin Smith Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan, Karena Ikut Pukul Anggota Banser

oleh Aminuddin Sitompul
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Polda Metro Jaya menyebutkan peran Bahar bin Smith setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota...

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Post Selanjutnya
Menkeu Purbaya Menilai Kinerja Satgas BLBI Kurang Efektif dan Akan di bubarkan

Menkeu Purbaya Menilai Kinerja Satgas BLBI Kurang Efektif dan Akan di bubarkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.