Bandung, Ekoin.co — Persib Bandung kembali menguasai puncak klasemen Super League setelah meraih kemenangan krusial atas PSBS Biak dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu malam.
Gol penentu Berguinho di menit-menit akhir memastikan tiga poin penting bagi Maung Bandung di tengah persaingan ketat papan atas.
Hasil tersebut membuat Persib mengoleksi 41 poin dan melampaui Borneo FC yang harus turun ke peringkat kedua dengan 40 poin.
Tekanan Sejak Awal, Gol Datang di Menit Penentuan
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib tampil menekan meski menghadapi pertahanan rapat PSBS. Peluang pertama baru tercipta pada menit ke-19 melalui sepakan Berguinho yang masih dapat diamankan kiper Aldo Geraldo Manuel Monteiro.
Beckham Putra Nugraha kembali mengancam pada menit ke-32 setelah menusuk ke jantung pertahanan lawan, namun penyelesaian akhirnya belum tepat sasaran.
PSBS sempat memberi perlawanan menjelang turun minum. Sundulan Ilham Udin Armayn pada menit ke-41 lolos dari pengawalan, tetapi bola melayang di atas mistar gawang Teja Paku Alam.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan kedua tim masih bermain imbang dan saling berbalas serangan.
Keunggulan Jumlah Pemain Jadi Pembeda
Momentum laga berubah pada babak kedua setelah PSBS harus bermain dengan 10 pemain. Heri Susanto menerima kartu kuning kedua pada menit ke-55 usai melanggar Alfeandra Dewangga.
Unggul jumlah pemain, Persib semakin meningkatkan intensitas serangan. Upaya demi upaya dilakukan, termasuk tendangan jarak jauh Frans Putros pada menit ke-59 serta sundulan Andrew Jung pada menit ke-72, namun gol belum juga tercipta.
Berguinho Jadi Penentu di Akhir Laga
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-87. Andrew Jung mengirim umpan ke dalam kotak penalti yang langsung disambar Berguinho. Gol tersebut disambut sorak penonton GBLA sekaligus memastikan Persib merebut kembali posisi puncak klasemen.
Skor pun tidak berubah hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Kemenangan tipis ini menjaga konsistensi Persib dalam perburuan gelar sekaligus menegaskan peran vital Berguinho sebagai pembeda dalam laga-laga krusial. (*)





