EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Menkeu Purbaya Optimis Ekonomi Nasional Tumbuh Kuat. Sumber dok kemenkeu.go.id

Menkeu Purbaya Optimis Ekonomi Nasional Tumbuh Kuat. Sumber dok kemenkeu.go.id

Menkeu Purbaya: Permintaan Domestik Topang 90 Persen Ekonomi RI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa sekitar 90 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia bersumber dari kekuatan permintaan domestik sehingga faktor global bukan penentu utama.

Agus DJ oleh Agus DJ
27 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi menyampaikan pandangan optimis terhadap arah gerak perekonomian nasional dengan menekankan peran krusial permintaan domestik. Dalam agenda Indonesia Fiscal Forum 2026 yang berlangsung pada hari Selasa, 27 Januari 2026, beliau menjelaskan bahwa daya tahan ekonomi Indonesia tetap terjaga meski kondisi global sedang didera ketidakpastian tinggi. Pemerintah memproyeksikan volatilitas dunia akan berada pada level rendah meskipun ruang untuk peningkatan pertumbuhan global masih terlihat sangat terbatas bagi banyak negara maju.

Faktor eksternal dari pasar global menurut beliau bukan merupakan variabel penentu paling utama bagi keberlangsungan kinerja ekonomi Indonesia di masa mendatang. Hal tersebut berdasar pada data yang menunjukkan bahwa sekitar 90 persen dari total pertumbuhan ekonomi nasional justru mendapatkan dukungan dari sektor konsumsi dan belanja dalam negeri. Sementara itu, kontribusi dari perdagangan global hanya memberikan pengaruh pada kisaran angka 10 hingga 20 persen saja terhadap total Produk Domestik Bruto nasional.

Oleh sebab itu, Menkeu menegaskan bahwa melambatnya laju perekonomian di tingkat dunia tidak sepatutnya menjadi alasan atau pembenaran atas penurunan kinerja ekonomi di dalam negeri. Selama aktivitas ekonomi warga tetap berdenyut kencang, Indonesia memiliki bantalan yang cukup kuat untuk menahan imbas negatif dari gejolak pasar keuangan luar negeri. Beliau meyakini bahwa ketergantungan yang rendah terhadap permintaan luar negeri menjadi keunggulan kompetitif bagi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi secara mandiri.

“Kalau kita 90 persen domestic demand, 10 persen global atau lebih. Mungkin maksimal 15-20 persen. Kalau kita juga ada domestic demand, harusnya tidak ada masalah,” ungkap Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan sambutan utama di Thamrine Nine Ballroom, Jakarta. Pernyataan ini memberikan sinyal kuat bagi para pelaku pasar bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini sedang berada dalam posisi yang sangat solid dan siap menghadapi berbagai tantangan.

Melihat lebih dalam pada indikator makro, kondisi domestik saat ini mencatatkan angka inflasi yang tergolong cukup rendah yakni berada pada kisaran 2,9 persen secara tahunan. Sementara itu, indikator inflasi inti yang mencerminkan daya beli masyarakat yang sebenarnya tercatat hanya berada di level 2,3 persen saja. Menariknya, jika variabel harga emas yang fluktuatif dikeluarkan dari perhitungan, angka inflasi nasional diperkirakan hanya akan menyentuh level 1,5 persen yang menandakan stabilitas harga sangat terjaga.

Berita Menarik Pilihan

BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Turun 0,11 Persen, Orang Nganggur Sebanyak 7,35 Juta Orang

BPS: Kuartal IV-2025, Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5,11 Persen

Data-data tersebut memberikan gambaran objektif bahwa tekanan terhadap permintaan masyarakat masih berada dalam kondisi terkendali dan jauh dari risiko pemanasan ekonomi yang berlebihan atau overheating. Kondisi ini memungkinkan pemerintah dan otoritas moneter memiliki ruang manuver yang lebih luas dalam menjalankan kebijakan pendukung pertumbuhan tanpa harus terburu-buru melakukan pengetatan. Rendahnya inflasi inti juga menjadi indikasi bahwa pasokan barang dan jasa di pasar domestik masih mampu mengimbangi kebutuhan konsumsi warga secara efektif.

“Jadi sebetulnya demand-nya masih relatif rendah. Belum ada demand core inflation, artinya saya bisa mendorong ekonomi ke tingkat yang lebih cepat lagi tanpa khawatir adanya kenaikan bunga yang terlalu signifikan dari Bank Sentral atau karena inflasi naik dan Bank Sentral ingin memperlambat lagi,” jelas Menkeu lebih lanjut. Analisis ini menunjukkan bahwa pemerintah melihat peluang besar untuk terus memacu akselerasi ekonomi nasional pada periode mendatang.

Berdasarkan realisasi pada beberapa triwulan terakhir, pertumbuhan ekonomi nasional secara konsisten menunjukkan tren yang positif dengan berada pada rentang angka 5,0 hingga 5,4 persen. Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan performa ekonomi paling stabil jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya di kawasan Asia Tenggara maupun dunia. Menkeu Purbaya menilai ruang untuk mendorong angka pertumbuhan tersebut ke level yang lebih tinggi masih terbuka sangat lebar bagi Indonesia.

Menkeu Purbaya Optimis Ekonomi Nasional Tumbuh Kuat. Sumber dok kemenkeu.go.id
Menkeu Purbaya Optimis Ekonomi Nasional Tumbuh Kuat. Sumber dok kemenkeu.go.id

Fokus Pada Permintaan Domestik Menkeu Purbaya Ajak Investasi

Pemerintah terus berupaya memperkuat struktur ekonomi melalui strategi debottlenecking yang bertujuan untuk memperbaiki iklim investasi serta mempermudah operasional dunia usaha di tanah air. Strategi ini dijalankan melalui forum rutin lintas kementerian yang bertugas menyisir setiap hambatan regulasi maupun teknis yang selama ini menghalangi masuknya modal ke sektor-sektor produktif. Dengan penyelesaian masalah yang cepat dan terukur, para investor diharapkan memiliki kepastian hukum yang lebih baik saat menjalankan bisnisnya di wilayah kedaulatan Indonesia.

Melalui forum koordinasi tersebut, pemerintah mengklaim setiap keluhan pelaku bisnis akan langsung mendapatkan respons solusi secara cepat tanpa birokrasi yang berbelit-belit. Selain itu, perbaikan berkelanjutan pada sisi infrastruktur dan efisiensi logistik juga menjadi fokus utama guna menurunkan biaya operasional perusahaan di tingkat daerah maupun nasional. Langkah konkret ini merupakan bagian dari upaya besar dalam menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat, kompetitif, serta mampu menarik minat pemodal skala besar dari dalam maupun luar negeri.

Peningkatan daya saing nasional tersebut juga didukung oleh perbaikan kinerja fiskal yang semakin akuntabel dan transparan dalam pengelolaannya. Pemerintah terus mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan negara yang berasal dari sektor perpajakan serta bea cukai guna membiayai berbagai program pembangunan strategis. Dengan rasio penerimaan yang terus membaik, kapasitas fiskal negara menjadi semakin tangguh dalam memberikan perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap guncangan ekonomi.

Optimalisasi Penerimaan dan Pengendalian Defisit

Selain fokus pada sisi penerimaan, kementerian keuangan juga berkomitmen penuh untuk terus melakukan pengendalian terhadap angka defisit anggaran agar tetap berada dalam koridor yang aman. Pengelolaan utang negara dilakukan secara hati-hati dan profesional guna memastikan kesinambungan fiskal jangka panjang tetap terjaga bagi generasi mendatang. Dengan postur APBN yang sehat, pemerintah memiliki kredibilitas yang tinggi di mata lembaga pemeringkat internasional serta para pelaku industri keuangan global.

Sikap optimisme yang besar juga menyasar pada kinerja pasar modal Indonesia yang menunjukkan gairah positif sepanjang awal tahun ini. Menkeu Purbaya melihat bursa saham domestik memiliki prospek yang sangat cerah seiring dengan stabilnya fundamental ekonomi makro dan meningkatnya kepercayaan investor. Beliau menilai bahwa saat ini merupakan momentum paling tepat bagi para pengusaha untuk segera melakukan ekspansi bisnis guna menangkap peluang pasar yang terus berkembang.

Stabilitas politik dan keamanan di dalam negeri turut memberikan kontribusi positif dalam menciptakan rasa aman bagi para pemilik modal untuk tetap menanamkan asetnya di Indonesia. Dukungan dari sektor perbankan yang memiliki likuiditas mencukupi juga menjadi faktor pendukung bagi pertumbuhan sektor riil melalui penyaluran kredit yang lebih ekspansif. Dengan sinergi yang kuat antara kebijakan fiskal dan moneter, Indonesia berada pada jalur yang benar untuk mewujudkan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.

“Saya optimis untuk ekonomi dan pasar saham tahun ini. Anda semua jangan tunggu-tunggu lagi untuk berinvestasi atau melebarkan ekspansi bisnis Anda,” pungkas Menkeu di akhir pidatonya. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi ajakan resmi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama dalam memajukan perekonomian nasional yang berlandaskan pada kekuatan pasar dalam negeri.

Masyarakat sebaiknya memanfaatkan momentum stabilitas inflasi ini dengan tetap menjaga pola konsumsi yang produktif guna mendukung perputaran roda ekonomi lokal. Pelaku usaha mikro maupun besar perlu melihat rendahnya inflasi inti sebagai kesempatan emas untuk mulai menambah stok atau melakukan pembaruan peralatan produksi. Selain itu, koordinasi aktif dengan instansi terkait dalam melaporkan hambatan usaha melalui jalur debottlenecking sangat disarankan agar kendala lapangan segera teratasi. Investor ritel pun dihimbau untuk lebih berani melirik instrumen investasi domestik yang terbukti memiliki daya tahan tinggi terhadap guncangan eksternal. Perencanaan keuangan yang matang dan berorientasi jangka panjang tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

Kekuatan ekonomi Indonesia yang didominasi oleh permintaan dalam negeri merupakan aset strategis yang harus terus dirawat melalui kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat. Keberhasilan pemerintah dalam menjaga inflasi di level yang rendah memberikan bukti nyata bahwa pengelolaan ekonomi makro telah dijalankan dengan prinsip kehati-hatian. Program debottlenecking diharapkan dapat menjadi solusi permanen bagi masalah klasik birokrasi yang seringkali menghambat laju percepatan investasi di berbagai daerah. Prospek cerah di pasar saham menjadi indikator bahwa kepercayaan publik terhadap masa depan ekonomi nasional masih sangat tinggi dan terus menguat. Sinergi yang harmonis antara masyarakat, pengusaha, dan pemerintah akan menjadi fondasi utama bagi Indonesia untuk tetap tumbuh di tengah ketidakpastian dunia.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: ekonomi Indonesia 2026inflasi nasionalInvestasi Properti BisnisPasar Saham RIpermintaan domestikPurbaya Yudhi Sadewa
Post Sebelumnya

Menkeu Purbaya Yudhi Terapkan Equal Treatment Industri Pelayaran

Post Selanjutnya

BRI Soroti Peluang Sektor Fintech Indonesia di Forum WEF Davos

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Ilustrasi Pengangguran (Ist)

BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Turun 0,11 Persen, Orang Nganggur Sebanyak 7,35 Juta Orang

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran tercatat menjadi 7,35 juta orang, berkurang sekitar 109.000 orang per...

BPS: Kuartal IV-2025, Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5,11 Persen

BPS: Kuartal IV-2025, Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5,11 Persen

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh di atas 5% untuk kuartal IV-2025. Dibandingkan kuartal...

Program Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI Tingkatkan Literasi Keuangan. Sumber dok bankbsi.co.id

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat posisinya sebagai mitra utama bagi masyarakat muslim dalam merencanakan...

Kolaborasi Pemerintah Dan BRI Optimalkan Potensi Investasi Batam. Sumber dok bni.co.id

Sinergi Strategis BRI Memperluas Peluang Investasi Batam 2026

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Batam, Ekoin.co - Upaya memperkuat stabilitas ekonomi daerah terus dilakukan melalui penguatan sektor investasi Batam yang kini menjadi fokus utama...

Post Selanjutnya
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia. Sumber dok bri.co.id

BRI Soroti Peluang Sektor Fintech Indonesia di Forum WEF Davos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.