EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS KEUANGAN
KSSK terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

KSSK terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sinyal Positif dari Lapangan Banteng: Ekonomi RI 2026 Tetap Kokoh di Tengah Tensi Geopolitik

Ainurrahman oleh Ainurrahman
28 Januari 2026
Kategori KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memasang target optimistis untuk laju perekonomian nasional.

Di tengah bayang-bayang ketegangan geopolitik dunia, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal melesat ke angka 5,4 persen pada tahun 2026.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa kepercayaan diri ini bukan tanpa alasan. Keberhasilan menjaga momentum di akhir tahun 2025 menjadi fondasi kuat untuk melangkah ke periode berikutnya.

Rapor Hijau di Penghujung 2025

Menutup kuartal IV-2025, Indonesia mencatatkan performa ekonomi yang solid. Berdasarkan data S&P Global, indeks manufaktur (PMI) tetap berada di zona ekspansi. Kondisi ini diperkuat dengan tren positif penjualan ritel dan surplus neraca perdagangan yang masih terjaga.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Tertekan, Rizal Taufikurahman INDEF: Tata Kelola Sistem Keuangan Harus Diperbaiki

BI Akselerasi Besar-besaran Pembayaran Digital, Target 60 Juta Pengguna QRIS

“Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi kita diperkirakan stabil di angka 5,2 persen. Untuk 2026, kami melihat peluang peningkatan ke 5,4 persen, didorong oleh konsumsi domestik yang tangguh serta kolaborasi erat antarlembaga dalam KSSK,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/1).

Guyuran Likuiditas dan Efisiensi Perbankan

Salah satu mesin penggerak utama adalah koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang kian sinkron. Pada Desember 2025, uang primer (M0) melonjak hingga 11,4 persen (yoy). Lonjakan ini dipicu oleh stimulus pemerintah dan ekspansi likuiditas dari bank sentral.

Strategi penempatan kas negara di perbankan juga terbukti ampuh. Langkah ini tidak hanya mendorong pertumbuhan uang beredar, tetapi juga berhasil menekan biaya dana (cost of fund) perbankan, sehingga penyaluran kredit ke masyarakat menjadi lebih efisien. Tercatat, uang beredar luas (M2) tumbuh sehat di level 9,6 persen (yoy).

Danantara dan Satgas P2SP: Senjata Baru Investasi

Menatap tahun 2026, pemerintah tidak hanya mengandalkan konsumsi domestik. Kehadiran Danantara diposisikan sebagai katalisator utama untuk menarik modal swasta, khususnya pada proyek hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA).

Guna menjamin keamanan dan kenyamanan investor, pemerintah juga telah mengoperasikan Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP). Satgas ini bertugas memastikan iklim investasi tetap kompetitif meski pasar global sedang mengalami volatilitas akibat perang dagang.

Mitigasi Risiko Geopolitik Global

Meski indikator internal menunjukkan hasil positif, KSSK tetap memasang mode waspada. Memasuki Januari 2026, gejolak pasar keuangan global mulai terasa akibat dinamika politik internasional.

“Kami akan terus melakukan asesmen forward looking. Mitigasi risiko dilakukan secara terintegrasi, baik di internal KSSK maupun lintas kementerian, guna memastikan stabilitas sistem keuangan tetap kokoh menghadapi ketidakpastian global,” pungkas Yudhi. (*)

Tags: 4 Persen di Tengah Gejolak GlobalKSSKpertumbuhan ekonomiProyeksi Ekonomi Indonesia 2026: KSSK Optimistis Tumbuh 5Purbaya Yudhi Sadewa
Post Sebelumnya

Dialog Kinerja Deputi 3 Perkuat Akselerasi Ekonomi Digital 2026

Post Selanjutnya

Salah Prosedur Berujung Propam: Nasib Bhabinkamtibmas di Balik Viral ‘Es Spons’ Kemayoran

Ainurrahman

Ainurrahman

Berita Terkait

IHSG Tertekan, Rizal Taufikurahman INDEF: Tata Kelola Sistem Keuangan Harus Diperbaiki

IHSG Tertekan, Rizal Taufikurahman INDEF: Tata Kelola Sistem Keuangan Harus Diperbaiki

oleh Yudi Permana
17 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 28-29 Januari 2026 pasca-pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) sehari...

Bank Indonesia menargetkan QRIS merambah ke 8 negara dan menggandeng 45 juta merchant, mayoritas sektor mikro, untuk memperkuat kedaulatan Rupiah, Senin (16/2/2026).

BI Akselerasi Besar-besaran Pembayaran Digital, Target 60 Juta Pengguna QRIS

oleh Ainurrahman
16 Februari 2026
0

“Kami menyediakan alternatif yang lebih murah, efisien, dan sederhana bagi masyarakat saat bertransaksi di luar negeri,” tambah Willy.

Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali (tengah) bersama pimpinan perbankan menunjukkan uang Rupiah layak edar dalam peluncuran program SERAMBI 2026 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026). BI menyiapkan Rp185,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Penukaran Uang Rupiah Lebaran 2026: BI Siapkan Rp185 Triliun, Bisa Lewat Perbankan dan QRIS

oleh Ainurrahman
14 Februari 2026
0

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang perbankan.

BI Siapkan Rp 8,6 Triliun untuk Layani Penukaran Uang Jelang Lebaran Idul Fitri 2026

BI Siapkan Rp 8,6 Triliun untuk Layani Penukaran Uang Jelang Lebaran Idul Fitri 2026

oleh Ainurrahman
13 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) menyiapkan Rp 8,6 triliun untuk layanan penukaran uang dengan nominal sebesar Rp5,3 juta per...

Post Selanjutnya
Pak Sudrajat pedagang es jadul. (Foto: tangkapan layar)

Salah Prosedur Berujung Propam: Nasib Bhabinkamtibmas di Balik Viral 'Es Spons' Kemayoran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.