EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Presiden Prabowo Subianto melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (28/1/2026). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Presiden Prabowo Subianto melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (28/1/2026). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Kursi Panas Dewan Energi Nasional Terisi, Sinergi Strategis atau Sekadar Bagi-Bagi Jabatan?

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
29 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co — Di tengah krisis energi global dan target ambisius swasembada energi nasional, Presiden Prabowo Subianto melantik jajaran Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026 di Istana Negara, Rabu (28/1).

Pemerintah menyebut langkah ini strategis. Namun bagi publik dan kalangan pengamat, pelantikan tersebut justru memunculkan pertanyaan lama:  apakah DEN benar-benar akan menjadi motor kebijakan energi, atau kembali terjebak sebagai forum elit tanpa daya eksekusi.

Pelantikan yang didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 134/P Tahun 2025 dan Nomor 6/P Tahun 2026 ini kembali menegaskan pola lama.

Struktur DEN masih didominasi pejabat aktif pemerintahan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjabat Ketua Harian, dengan sejumlah menteri lintas sektor sebagai anggota. Di atas kertas, komposisi ini tampak ideal untuk sinkronisasi kebijakan.

Namun dalam praktik, dominasi pejabat aktif justru berpotensi mempertebal birokrasi dan memperlambat pengambilan keputusan.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Dengan beban kementerian yang sudah sangat berat, posisi di DEN rawan menjadi jabatan rangkap yang bersifat simbolik.

Risiko terbesarnya, DEN kembali hanya memproduksi rekomendasi normatif tanpa keberanian menabrak status quo, terutama dalam isu sensitif seperti pengurangan energi fosil dan reformasi tata kelola industri energi.

Kehadiran delapan anggota dari unsur pemangku kepentingan—Johni Jonatan Numberi, Mohammad Fadhil Hasan, Satya Widya Yudha, Sripeni Inten Cahyani, Unggul Priyanto, Saleh Abdurrahman, Muhammad Kholid Syeirazi, dan Surono dianggap sebagai upaya menambah warna teknokratis. Namun sektor energi dikenal sebagai “wilayah basah” yang sarat kepentingan bisnis dan politik.

Tanpa independensi yang kuat, unsur pemangku kepentingan berisiko terseret dalam kompromi kebijakan alih-alih menjadi penyeimbang kekuasaan.

Padahal tantangan energi Indonesia kian mendesak. Ketergantungan pada energi fosil masih tinggi, investasi energi terbarukan tertatih, dan komitmen transisi energi kerap dikalahkan pertimbangan ekonomi jangka pendek.

Dalam konteks ini, DEN seharusnya tampil sebagai lembaga strategis yang berani mengambil sikap tidak populer.

Pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin Presiden Prabowo kini menjadi kontrak moral yang ditagih publik.

Jika DEN kembali gagal melahirkan terobosan konkret, pelantikan ini berisiko dicatat sejarah sebagai penguatan struktur, bukan penguatan arah seremonial politik yang jauh dari cita-cita kemandirian energi nasional. (*)

Tags: Dewan Energi Nasional PrabowoJohni Jonatan NumberiKritik Kebijakan EnergiMohammad Fadhil HasanPelantikan DEN 2026Transisi Energi Indonesia
Post Sebelumnya

Dicari Netizen, Sosok “Luna” Diduga Pemicu Fitnah Es Gabus Sudrajat

Post Selanjutnya

Pengakuan Istri Wasit Liga 2: Dipaksa Seks Menyimpang hingga Dijual Lewat Aplikasi, Kini Berujung Laporan Polisi

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
S (27), istri dari oknum wasit Liga 2, saat berada di Mapolres Metro Tangerang Kota untuk menanyakan perkembangan laporannya terkait kasus eksploitasi seksual dan KDRT. Korban mengaku kerap diintimidasi selama proses hukum berjalan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Pengakuan Istri Wasit Liga 2: Dipaksa Seks Menyimpang hingga Dijual Lewat Aplikasi, Kini Berujung Laporan Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.