EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Lahan proyek lumbung pangan nasional yang menjadi sorotan akibat kontroversi penggunaan anggaran lintas tahun. Penggunaan anggaran 2025 untuk kegiatan 2024 dinilai berisiko melanggar prinsip tata kelola keuangan negara. (Foto: Dok. Ekoin.co/Istimewa)"

Ilustrasi Lahan proyek lumbung pangan nasional yang menjadi sorotan akibat kontroversi penggunaan anggaran lintas tahun. Penggunaan anggaran 2025 untuk kegiatan 2024 dinilai berisiko melanggar prinsip tata kelola keuangan negara. (Foto: Dok. Ekoin.co/Istimewa)"

Ironi Food Estate: Anggaran Masa Depan Ludes Lebih Awal di Tengah Kegagalan Panen

Admin EKOIN.CO oleh Admin EKOIN.CO
29 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Ekoin.co – Proyek Strategis Nasional (PSN) Lumbung Pangan atau Food Estate kembali memicu polemik.

Sorotan kali ini tertuju pada pola penggunaan anggaran tahun 2025 yang dilaporkan telah mulai diserap untuk membiayai kegiatan sejak 2024.

Praktik tersebut dinilai tidak lazim dan berpotensi melanggar prinsip dasar pengelolaan keuangan negara.

Sejumlah pengamat kebijakan publik mengingatkan bahwa penggunaan anggaran lintas tahun tanpa landasan yang kuat membuka risiko hukum serius, mulai dari maladministrasi hingga potensi kerugian negara dalam skala besar.

Selain menabrak asas kehati-hatian fiskal, pola ini dinilai dapat menciptakan preseden buruk dalam tata kelola proyek strategis nasional.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Dalam kerangka hukum keuangan negara, setiap belanja pemerintah wajib mengikuti tahun anggaran berjalan.

Pemanfaatan anggaran masa depan untuk membiayai kegiatan tahun sebelumnya dinilai berisiko menciptakan celah serius dalam sistem pengawasan dan audit.

“Ketika anggaran tahun mendatang digunakan lebih awal, potensi penyimpangan administratif menjadi sangat tinggi. Kondisi ini akan menyulitkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menelusuri aliran dana serta menilai kesesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran,”.

Risiko kerugian yang mengintai pun dinilai berlapis. Dari sisi efisiensi, proyek Food Estate sebelumnya telah menyisakan catatan kelam berupa gagal panen dan lahan yang terbengkalai.

Menggelontorkan dana lebih awal tanpa evaluasi menyeluruh atas kegagalan tersebut berpotensi memperbesar pemborosan uang negara.

Dampak ekologis juga menjadi perhatian serius. Pembukaan lahan skala besar di wilayah yang tidak sepenuhnya sesuai untuk pertanian intensif telah memicu degradasi lingkungan.

Kerusakan ekosistem ini menjadi “biaya tersembunyi” yang sulit dipulihkan, bahkan dengan tambahan anggaran rehabilitasi sekalipun.

Tak kalah penting, persoalan transparansi anggaran turut memicu krisis kepercayaan publik.

Ketidakjelasan tata kelola proyek Food Estate membuat masyarakat mempertanyakan tujuan sesungguhnya PSN ini—apakah benar untuk memperkuat ketahanan pangan atau sekadar proyek ambisius tanpa peta jalan yang matang.

Sejumlah ekonom menyarankan pemerintah mengkaji ulang arah kebijakan dengan memperkuat pertanian rakyat.

Perbaikan irigasi, kemudahan akses pupuk, serta stabilisasi harga di tingkat petani dinilai lebih efektif dan berkelanjutan dibandingkan memaksakan proyek Food Estate yang terus menuai kontroversi.

Kontroversi anggaran 2025 ini menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan tidak dapat dibangun di atas fondasi tata kelola keuangan yang rapuh.

Tanpa transparansi, evaluasi, dan perencanaan yang matang, proyek besar tersebut berisiko meninggalkan warisan kerugian ekonomi dan kerusakan lingkungan yang berkepanjangan.

Tags: Anggaran Lumbung Pangan 2025Kerugian Negara Proyek Strategisketahanan pangan nasionalKorupsi Food Estatetata kelola keuangan negara
Post Sebelumnya

Buntut Gugatan Rp3,89 Triliun, BEI Pelototi Transaksi Emiten PT Toba Pulp Lestari Tbk

Post Selanjutnya

Update Tinggi Muka Air Jakarta 29 Januari: Manggarai Waspada, Bendung Katulampa Stabil

Admin EKOIN.CO

Admin EKOIN.CO

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
ntensitas hujan lebat yang mengguyur wilayah Ibu Kota sejak Rabu malam hingga Kamis (29/1/2026)

Update Tinggi Muka Air Jakarta 29 Januari: Manggarai Waspada, Bendung Katulampa Stabil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.