EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM HIKMAH
Ilustrasi seorang muslimah yang sedang mencatat jadwal qadha puasa. Menyegerakan penggantian utang puasa sebelum Ramadan tiba adalah bentuk tanggung jawab ibadah dan menghindarkan diri dari kewajiban membayar denda fidyah. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Ilustrasi seorang muslimah yang sedang mencatat jadwal qadha puasa. Menyegerakan penggantian utang puasa sebelum Ramadan tiba adalah bentuk tanggung jawab ibadah dan menghindarkan diri dari kewajiban membayar denda fidyah. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Utang Puasa Belum Lunas? Simak Aturan Qadha dan Risiko Fidyah Sebelum Ramadan 1447 H

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
30 Januari 2026
Kategori HIKMAH
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ekoin.co – Bulan Sya’ban kini telah memasuki pertengahan. Bagi umat Islam, fase ini menjadi penanda bahwa Ramadan 1447 Hijriah sudah di ambang pintu.

Di tengah persiapan menyambut bulan suci, ada satu kewajiban penting yang kerap luput dari perhatian: menyelesaikan utang puasa Ramadan tahun sebelumnya.

Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib bagi setiap muslim yang memenuhi syarat.

Syariat memang memberikan keringanan bagi mereka yang berhalangan, seperti karena sakit atau bepergian jauh.

Namun keringanan itu bukan berarti kewajiban gugur, melainkan berubah menjadi tanggungan yang harus diganti di luar bulan Ramadan.

Berita Menarik Pilihan

Alasan Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026

Awal Ramadan 2026 Berpotensi Berbeda, Muhammadiyah Mulai Puasa Rabu 18 Februari

Al-Qur’an secara tegas mengatur kewajiban ini. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 184 disebutkan bahwa siapa pun yang meninggalkan puasa karena uzur wajib menggantinya pada hari lain sesuai jumlah yang ditinggalkan.

Para ulama sepakat bahwa qadha puasa harus dilakukan penuh, tanpa pengurangan hari.

Imam Al-Qurthubi dalam tafsir Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an menegaskan bahwa kewajiban qadha bersifat mutlak dan tidak bisa ditawar, karena ia merupakan hak Allah Swt yang melekat pada hamba-Nya.

Masalah muncul ketika qadha puasa ditunda tanpa alasan syar’i hingga Ramadan berikutnya tiba.

Dalam kajian fikih, penundaan semacam ini tidak hanya berdosa, tetapi juga menimbulkan konsekuensi tambahan berupa fidyah.

Syekh Zakaria al-Anshari dalam Al-Ghurarul Bahiyyah menjelaskan, orang yang mampu mengqadha tetapi sengaja menundanya sampai masuk Ramadan berikutnya wajib menunaikan dua hal sekaligus: mengganti puasa yang ditinggalkan dan membayar fidyah.

Fidyah tersebut berupa pemberian makanan pokok kepada fakir miskin sebanyak satu mud untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.

Karena itu, sisa waktu di bulan Sya’ban menjadi momentum terbaik untuk menyelesaikan utang puasa.

Dengan qadha yang tuntas, seorang muslim dapat menyambut Ramadan dengan lebih ringan, tenang, dan fokus beribadah tanpa beban kewajiban yang tertunda.

Tags: batas waktu mengganti puasabayar fidyah puasa berapacara qadha puasa ramadanhikmah menyegerakan qadha puasa.jadwal ramadan 1447 H
Post Sebelumnya

Tangerang Jadi Lokasi Syuting Lisa BLACKPINK dan Don Lee, Simak Jadwal Penutupan Jalan Berikut Ini

Post Selanjutnya

Ini Alasan OJK Bekukan Izin PT Asuransi Jiwa Sequis Financial

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Ilustrasi hilal sebagai penentu awal bulan Hijriah. Muhammadiyah kini menggunakan parameter global (KHGT) dengan syarat ketinggian hilal 5 derajat dan elongasi 8 derajat di belahan bumi manapun. (Foto: Istimewa)

Alasan Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026

oleh Hasrul Ekoin
17 Februari 2026
0

"Jika bumi dibagi-bagi ke dalam zona penanggalan, keseragaman tanggal tidak akan pernah tercapai. KHGT hadir untuk memastikan seluruh dunia memulai...

Ilustrasi hilal sebagai penentu awal bulan Hijriah. Muhammadiyah kini menggunakan parameter global (KHGT) dengan syarat ketinggian hilal 5 derajat dan elongasi 8 derajat di belahan bumi manapun. (Foto: Istimewa)

Awal Ramadan 2026 Berpotensi Berbeda, Muhammadiyah Mulai Puasa Rabu 18 Februari

oleh Akmal Solihannoer
17 Februari 2026
0

Hingga Sidang Isbat digelar, masyarakat diharapkan menunggu pengumuman resmi pemerintah terkait awal Ramadan 1447 Hijriah. Informasi tersebut nantinya menjadi rujukan...

Ilustrasi umat Muslim yang sedang mempelajari panduan ibadah. Menjelang Ramadhan 1447 H, para ulama mengingatkan pentingnya segera menuntaskan hutang puasa tahun lalu sebagai bentuk ketaatan dan kesiapan spiritual menyambut bulan suci. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Ramadhan 1447 H Segera Tiba: Ini Panduan Mengganti Hutang Puasa Menurut Muhammadiyah & Ustaz Adi Hidayat

oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
0

"Anda perkirakan berapa kira-kira saya meninggalkannya lalu coba Anda maksimalkan. Anda bisa memprediksi itu walaupun jumlahnya tidak diketahui, tapi umumnya...

Seorang petugas sedang menyiapkan teleskop untuk pemantauan hilal.

BRIN Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda, Thomas Djamaluddin: Jatuh 19 Februari 2026

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Thomas menilai perbedaan ini merupakan hal yang wajar dalam praktik penentuan kalender hijriah, mengingat setiap lembaga memiliki pendekatan ilmiah dan...

Post Selanjutnya
OJK Siapkan Aturan Khusus untuk Influencer Keuangan demi Perlindungan Konsumen

Ini Alasan OJK Bekukan Izin PT Asuransi Jiwa Sequis Financial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.