EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN OTOMOTIF
Baterai mobil listrik. (Google)

Baterai mobil listrik. (Google)

Tanpa LG, RI Gas Pol: Proyek Baterai Raksasa Ditarget Groundbreaking Semester I-2026

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
31 Januari 2026
Kategori OTOMOTIF
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Pemerintah memastikan megaproyek ekosistem baterai nasional tetap melaju meski ditinggal konsorsium LG Energy Solution.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini mengunci langkah percepatan dengan menggandeng konsorsium baru yang dipimpin Huayou Cobalt dan EVE Energy.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menargetkan peletakan batu pertama proyek terintegrasi tersebut bisa dilakukan paling lambat pada semester pertama 2026.

Proyek ini menjadi kelanjutan Indonesia Grand Package yang sebelumnya sempat tersendat.

Keseriusan pemerintah ditandai dengan penandatanganan Framework Agreement antara Huayou dan EVE Energy bersama mitra nasional, yakni PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Indonesia Battery Corporation (IBC), serta PT Daaz Bara Lestari Tbk (DBL).

Berita Menarik Pilihan

MG Resmi Perkenalkan MGS5 EV, SUV Listrik Keluarga dengan Teknologi Global

Kejar Lonjakan Pasar EV, GAC Indonesia Gaspol Produksi Jelang Imlek dan Lebaran 2026

Bahlil menyebut konsorsium anyar ini akan melanjutkan pengembangan kapasitas produksi baterai sebesar 20 GWh. Sebelumnya, LG Energy Solution hanya merealisasikan 10 GWh dari total rencana 30 GWh sebelum memutuskan hengkang pada awal 2025.

“Target kami jelas. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, groundbreaking diupayakan bisa dilakukan pada semester pertama tahun ini,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Dalam desain terbarunya, proyek ekosistem baterai ini akan dibagi ke dalam dua klaster utama untuk mengefisienkan rantai pasok.

Sektor hulu ditempatkan di Halmahera Timur, Maluku Utara, yang mencakup pembangunan smelter, fasilitas HPAL, serta produksi prekursor dan katoda berbasis sumber daya nikel.

Sementara itu, sektor hilir akan berlokasi di Jawa Barat, yang difokuskan pada pembangunan pabrik sel baterai hingga produk siap pakai untuk kebutuhan domestik dan ekspor.

Tak hanya menyasar pasar kendaraan listrik, Bahlil menegaskan output baterai nasional ini juga dirancang untuk mendukung Battery Energy Storage System (BESS).

Produk tersebut akan menjadi tulang punggung program ambisius 100 Gigawatt Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

“Baterainya dibuat di dalam negeri. Bukan cuma untuk mobil listrik, tapi juga untuk panel surya dan listrik desa. Ini bagian dari respons cepat pemerintah terhadap program 100 GW PLTS,” tegasnya.

Melalui integrasi hulu hingga hilir ini, pemerintah menargetkan Indonesia naik kelas dari sekadar pengekspor bahan mentah menjadi pemain utama manufaktur teknologi energi hijau di kawasan Asia.

Tags: groundbreaking baterai huayou eve energyindustri baterai indonesia 2026investasi baterai kendaraan listrik indonesiakelanjutan proyek baterai pasca lgproyek baterai nasional indonesia
Post Sebelumnya

Megawati Mengamuk, Pertamina Enduro Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 dengan Kemenangan Telak

Post Selanjutnya

Tessa Mariska Ungkap Ciri Ayah Kandung Ressa Rizky, Sebut Seniman yang Masih Aktif

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

MGS5 EV diperkenalkan MG Motor Indonesia sebagai SUV listrik terbaru yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas keluarga modern.

MG Resmi Perkenalkan MGS5 EV, SUV Listrik Keluarga dengan Teknologi Global

oleh Iwan Purnama
31 Januari 2026
0

“Sepanjang 2026, kami berfokus menghadirkan kendaraan inovatif berstandar global yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. MGS5 EV menjadi pembuka, dengan...

Lini kendaraan listrik GAC Indonesia dipamerkan menjelang IIMS 2026, seiring peningkatan kapasitas produksi untuk memenuhi lonjakan permintaan pasar.

Kejar Lonjakan Pasar EV, GAC Indonesia Gaspol Produksi Jelang Imlek dan Lebaran 2026

oleh Iwan Purnama
30 Januari 2026
0

Dengan mengusung tema “Driven for Excitement”, GAC Indonesia menargetkan konversi minat pengunjung pameran menjadi penjualan riil tanpa waktu tunggu yang...

IIMS 2026 Dibuka 5–15 Februari, Target Transaksi Minimal Rp 8 Triliun di Tengah Persaingan Ketat Otomotif

IIMS 2026 Dibuka 5–15 Februari, Target Transaksi Minimal Rp 8 Triliun di Tengah Persaingan Ketat Otomotif

oleh Iwan Purnama
29 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5–15 Februari 2026. Di...

Jajaran pimpinan PT Eurokars Motor Indonesia dan PT Cahaya Surya Bali Inti Cemerlang saat peresmian dealer Mazda Mataram, Rabu (28/1). Dealer dengan fasilitas 3S ini diproyeksikan menjadi pusat layanan kendaraan premium di Nusa Tenggara Barat guna menangkap peluang ekonomi di lingkar Sirkuit Mandalika. (Foto: Ekoin.co/Istimewa)

Menakar Ambisi Mazda di Timur: Dealer 3S Mataram Jadi ‘Hub’ Baru Kendaraan Premium

oleh Iwan Purnama
28 Januari 2026
0

"Kehadiran Mazda Mataram adalah komitmen kami untuk memastikan standar layanan 3S (Sales, Service, Spare Parts) tetap konsisten. Kami melihat preferensi...

Post Selanjutnya
Pernyataannya terkait identitas ayah kandung Ressa Rizky memicu perhatian publik, namun hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Tessa Mariska Ungkap Ciri Ayah Kandung Ressa Rizky, Sebut Seniman yang Masih Aktif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.