EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Ilustrasi aktivitas keuangan negara dan pergerakan pasar di tengah meningkatnya pembiayaan utang pemerintah.

Ilustrasi aktivitas keuangan negara dan pergerakan pasar di tengah meningkatnya pembiayaan utang pemerintah.

Gali Lubang Tutup Lubang Jadi Kebijakan, Utang Negara Terus Membengkak di Era Prabowo

Admin EKOIN.CO oleh Admin EKOIN.CO
31 Januari 2026
Kategori NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ekoin.co – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai mulai memainkan strategi penarikan utang secara agresif sejak awal 2026.

Skema front loading menarik utang besar di awal tahun dilakukan untuk menutup lonjakan belanja negara di tengah penerimaan pajak yang mengalami shortfall signifikan hingga sekitar 13 persen.

Mengacu pada laporan siniar Tempo “Jelasin Dong!”, total utang pemerintah diperkirakan telah menembus Rp9.600 triliun.

Angka tersebut melonjak hampir Rp1.000 triliun sejak Prabowo resmi menjabat pada Oktober 2024 dan kini bergerak menuju ambang psikologis Rp10.000 triliun yang kerap menjadi perhatian pasar.

Lonjakan utang ini tidak lepas dari dorongan belanja negara yang kian ekspansif. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyedot anggaran hingga Rp268 triliun, sementara sektor pertahanan memperoleh alokasi jumbo yang jika digabung dengan dana diskresi di Bendahara Umum Negara nilainya melampaui Rp300 triliun.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Di saat bersamaan, indikator keseimbangan primer justru mencatat defisit sekitar Rp30 triliun, menandakan pemerintah mulai bergantung pada utang baru untuk membayar bunga utang lama.

Situasi tersebut memunculkan kembali istilah klasik “gali lubang tutup lubang” dalam pengelolaan fiskal. Utang tidak lagi sepenuhnya diarahkan untuk ekspansi produktif, melainkan untuk menjaga likuiditas APBN agar tetap berjalan.

Di tengah tekanan fiskal, wacana menghidupkan kembali model “Anggaran Berimbang” ala Orde Baru ikut mengemuka.

Dalam skema ini, utang dimasukkan sebagai bagian dari penerimaan pembiayaan sehingga secara administratif defisit APBN dapat terlihat mendekati nol.

Namun, sejumlah ekonom memperingatkan bahwa pendekatan tersebut berpotensi mengaburkan kondisi fiskal riil dan menurunkan transparansi anggaran.

Pasar keuangan mulai merespons sinyal tersebut dengan hati-hati. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat tertekan dalam beberapa hari terakhir, seiring evaluasi lembaga keuangan global termasuk Morgan Stanley yang menyoroti aspek likuiditas dan kredibilitas kebijakan fiskal Indonesia.

Tekanan semakin terasa ketika beban pembayaran pokok utang diproyeksikan mencapai sekitar Rp800 triliun per tahun dalam tiga tahun ke depan.

Ruang fiskal pun kian menyempit. Porsi belanja modal untuk infrastruktur tercatat turun di bawah 10 persen dari total APBN, sementara belanja bunga dan cicilan utang mendekati 20 persen.

Tanpa pengendalian belanja yang lebih selektif dan pengelolaan utang yang transparan, para pengamat menilai akumulasi kewajiban ini berpotensi menjadi “bom waktu” fiskal. Bebannya bukan hanya dirasakan hari ini, tetapi juga diwariskan kepada generasi mendatang dalam bentuk ruang pembangunan yang semakin terbatas.

Tags: APBN Prabowo 2026defisit APBN terbarukeseimbangan primer defisitrisiko fiskal Indonesiastrategi front loading utangutang Indonesia era Prabowoutang negara Rp10.000 triliun
Post Sebelumnya

Film CAPER Angkat Fenomena Pinjol, Komedi Finansial Tayang Februari 2026

Post Selanjutnya

Lindee Cremona Rilis “Senyum Papa”, Lagu Anak tentang Cinta Ayah yang Diam-Diam

Admin EKOIN.CO

Admin EKOIN.CO

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI untuk sisa masa jabatan...

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendesak pemerintah agar tidak menganaktirikan guru honorer di tengah masifnya pengangkatan PPPK untuk tenaga teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prioritas Terbelah: Program Makan Bergizi Mulus ke PPPK, Nasib Guru Honorer Masih ‘Digantung’ Anggaran

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

Menurutnya, kepastian hukum penting agar guru dapat menjalankan tugas tanpa tekanan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan secara bertahap. Ia mencontohkan...

Post Selanjutnya
Penyanyi cilik Lindee Cremona saat merilis single terbarunya “Senyum Papa”, lagu bertema keluarga yang mengangkat peran dan kasih sayang seorang ayah.

Lindee Cremona Rilis “Senyum Papa”, Lagu Anak tentang Cinta Ayah yang Diam-Diam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.