EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Ilustrasi:Tekanan ganda menghantam pasar keuangan nasional. Di satu sisi, aparat penegak hukum membidik praktik manipulasi saham atau saham gorengan yang dituding memicu gejolak IHSG.

Ilustrasi:Tekanan ganda menghantam pasar keuangan nasional. Di satu sisi, aparat penegak hukum membidik praktik manipulasi saham atau saham gorengan yang dituding memicu gejolak IHSG.

Krisis Pasar Modal dan Sinyal Persatuan: Pemerintah Buru Mafia ‘Saham Gorengan’ di Tengah Strategi Rangkul Oposisi

Admin EKOIN.CO oleh Admin EKOIN.CO
1 Februari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ekoin.co — Pemerintah Indonesia mengambil langkah luar biasa menyikapi guncangan serius di pasar modal nasional yang terjadi pada akhir Januari 2026.

Setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga sekitar 8 persen dalam dua hari perdagangan, yakni Rabu–Kamis (28–29/1/2026), krisis tersebut berujung pada pengunduran diri sejumlah pejabat teras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Merespons situasi tersebut, pemerintah menjalankan dua strategi besar secara paralel: penegakan hukum agresif di sektor pasar modal dan konsolidasi politik nasional untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Di sektor hukum, Satuan Tugas (Satgas) khusus yang dibentuk pemerintah mulai melakukan penyelidikan intensif terhadap dugaan praktik manipulasi pasar atau yang dikenal sebagai “saham gorengan”.

Fokus penyelidikan diarahkan pada transaksi tidak wajar di sejumlah saham berkapitalisasi kecil dan menengah yang menunjukkan lonjakan dan kejatuhan harga ekstrem dalam waktu singkat.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

Pemerintah menilai praktik spekulatif semacam ini berkontribusi besar memicu kepanikan investor, khususnya investor ritel.

Penindakan tegas terhadap para pelaku manipulasi pasar diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik dan investor global terhadap integritas pasar keuangan Indonesia.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto juga menggerakkan strategi konsolidasi nasional.

Pada Jumat malam (30/1/2026), Presiden menggelar pertemuan tertutup di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, dengan sejumlah tokoh masyarakat dan cendekiawan kritis.

Pertemuan tersebut berlangsung sebagai forum dialog terbuka di tengah tekanan ekonomi yang kian menguat.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, pertemuan itu bukan manuver politik, melainkan upaya menyerap pandangan strategis terkait kedaulatan ekonomi dan pembenahan sistem keuangan negara.

Langkah ini dinilai penting, terlebih pemerintah juga tengah menyoroti dugaan kebocoran dana di Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang nilainya mencapai sekitar Rp5,7 triliun.

Pemerintah mengirimkan pesan tegas bahwa dalam menghadapi tekanan spekulasi global, tidak ada lagi sekat oposisi formal.

Seluruh kekuatan bangsa politik maupun intelektual didorong untuk bersatu demi melindungi ekonomi rakyat dan memastikan sistem keuangan nasional kembali sehat, transparan, dan berdaulat.

Tags: Kedaulatan RakyatMensesnegoposisiPolitik Rangkul.Prabowo SubiantoPrasetyo Hadi
Post Sebelumnya

Tengah Jatuh Sakit, Eks Menteri LHK Siti Nurbaya Akan Diperiksa Kejagung

Post Selanjutnya

Persik Kediri Taklukkan Bali United 3-2 di Kandang Sendiri

Admin EKOIN.CO

Admin EKOIN.CO

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Pemprov DKI menargetkan angka inflasi Jakarta tahun ini berada di bawah sasaran nasional guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Humas Pemprov DKI/Ekoin.co)

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

oleh Noval Verdian
6 Februari 2026
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut pemulihan ekonomi Jakarta sebagai momentum penting setelah perlambatan pada kuartal sebelumnya.

Post Selanjutnya
Persik Kediri Taklukkan Bali United 3-2 di Kandang Sendiri

Persik Kediri Taklukkan Bali United 3-2 di Kandang Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.