Makassar, Ekoin.co – Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menyoroti pidato Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi pada Rakernas PSI di Makassar.
Menurut Yusak, pidato Jokowi di Rakernas PSI setidaknya menyiratkan dua hal. Pertama, Jokowi ingin menegaskan bahwa dirinya sehat, tidak sakit seperti yang dituduhkan sebagian kalangan.
“Kesediaan turun gunung hingga level kecamatan menjadi cara Jokowi mematahkan anggapan bahwa dirinya sakit (mengidap autoimun),” kata Yusak kepada Ekoin.co, Minggu.(1/2).
Kedua, keseriusan Jokowi untuk membesar PSI tidak serta merta membuat Partai berlambang gajah ini menjadi partai besar.
“Menjadikan Jateng dan Sulawesi sebagai kandang gajah harus ditopang dengan kerja-kerja organisatoris yang ekstra,” kata Yusak.
Yusak mengatakan, menggusur PDIP di Jawa Tengah itu bukan perkara mudah karena PDIP punya ikatan ideologis yang dalam dengan masyarakat Jateng selama bertahun-tahun. Begitu juga dengan Sulsel yang didominasi NasDem (Pileg DPR).
Saat memberikan arahan politik di Rakernas PSI, Jokowi menegaskan komitmennya untuk mendukung dan membesarkan PSI. Jokowi menyampaikan bahwa dirinya telah terlibat secara serius dalam upaya penguatan PSI sebagai partai politik.
Dia menilai PSI mengalami perkembangan signifikan, khususnya dalam hal keterbukaan dan inklusivitas.
“Saya telah kerja serius untuk PSI. PSI sekarang sudah menjadi partai super terbuka. PSI saat ini semakin terbuka, inklusif banyak yang akan bergabung dan akan lebih banyak yang akan bergabung,” ujar Jokowi di hadapan peserta Rakernas.
Jokowi juga menyatakan kesiapannya untuk bekerja secara maksimal bersama seluruh kader PSI. (*)





