Jakarta, Ekoin.co — Harapan Timnas Futsal Indonesia untuk mencetak sejarah sebagai juara Asia harus kandas di depan publik sendiri.
Dalam partai final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026), Indonesia menyerah dari Iran lewat adu tendangan penalti dengan skor 4-5 setelah laga sengit berakhir imbang 5-5 hingga babak tambahan.
Hasil ini memastikan Indonesia harus puas sebagai runner-up, yang sekaligus menjadi pencapaian terbaik sepanjang keikutsertaan Merah Putih di ajang Piala Asia Futsal.
Indonesia Sempat Unggul, Iran Tak Gentar
Indonesia tampil agresif sejak menit awal dan sempat membuka peluang lewat tembakan Rio Pangestu, meski masih mampu digagalkan kiper Iran, Bagher Mohammadi. Namun Iran justru mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ketiga melalui Hossein Tayebi.
Skuad asuhan Hector Souto merespons cepat. Reza Gunawan menyamakan kedudukan pada menit ketujuh, sebelum Israr Megantara membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 lewat umpan langsung dari kiper Ahmad Habiebie. Tak berselang lama, Israr kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Indonesia unggul 3-1.
Iran sempat mencetak gol balasan melalui Saeid Ahmad Abbasi, namun dianulir wasit setelah Indonesia mengajukan challenge. Iran akhirnya memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 lewat Mahdi Karimi pada menit ke-18, menutup babak pertama dengan keunggulan tipis Indonesia.
Kejar-kejaran Skor hingga Extra Time
Memasuki babak kedua, Iran tampil lebih menekan dan menyamakan skor menjadi 3-3 lewat tendangan bebas Saeid Ahmad Abbasi. Indonesia kembali menjauh melalui gol Samuel Eko pada menit ke-24, tetapi Iran tak menyerah dan terus menggempur pertahanan Indonesia.
Penerapan power play oleh Iran membuahkan hasil setelah Mahdi Karimi menyamakan kedudukan menjadi 4-4 di menit ke-37. Skor tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.
Pada extra time, Israr Megantara kembali membawa Indonesia unggul 5-4 lewat gol ketiganya. Namun keunggulan tersebut kembali buyar setelah Iran menyamakan skor melalui tembakan keras Salar Aghapour. Skor 5-5 bertahan hingga babak tambahan berakhir.
Penalti Jadi Penentu Nasib
Pertandingan final pun harus ditentukan melalui adu tendangan penalti. Iran tampil lebih tenang dan keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4. Dua penendang Indonesia, Dewa Rizki dan Israr Megantara, gagal menuntaskan tugasnya dengan sempurna.
Meski gagal meraih gelar juara, posisi runner-up menjadi tonggak bersejarah bagi futsal Indonesia dan menunjukkan perkembangan signifikan di level Asia. (*)





