Jakarta, Ekoin.co – Persija Jakarta menunjukkan keseriusan dalam persaingan papan atas Super League 2025/2026 dengan mendatangkan dua pemain anyar di penghujung bursa transfer paruh musim.
Gelandang Brasil Jean Mota dan kiper muda potensial Cyrus Margono resmi bergabung untuk memperkuat fondasi tim Macan Kemayoran.
Kehadiran keduanya menegaskan langkah Persija yang tidak hanya berorientasi pada target jangka pendek, tetapi juga pembangunan kekuatan tim untuk musim-musim mendatang.
Jean Mota tambah kreativitas lini tengah
Persija lebih dulu mengumumkan perekrutan Jean Mota guna menambah kualitas lini tengah. Pemain kelahiran Sao Paulo, 15 Oktober 1993 itu dikontrak hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan satu tahun.
Direktur Persija Mohamad Prapanca menyebut perekrutan Mota sebagai hasil evaluasi menyeluruh tim demi menjaga daya saing dalam perburuan target musim ini.
“Kehadiran Jean Mota kami harapkan bisa menambah variasi permainan dan berdampak langsung pada kekuatan tim, khususnya di lini tengah,” ujar Prapanca.
Menurutnya, pengalaman Mota bermain di kompetisi kasta tertinggi menjadi nilai tambah penting.
“Kami percaya kualitas dan mentalitasnya dapat membantu tim mencapai target musim ini,” katanya.
Rekam jejak panjang dari Brasil hingga MLS
Jean Mota memiliki perjalanan karier yang panjang dan matang. Ia pernah membela Portuguesa, Santos, Fortaleza, hingga EC Vitória di Brasil. Pada periode 2022–2024, Mota merasakan kompetisi Major League Soccer (MLS) bersama Inter Miami.
Sebelum hijrah ke Jakarta, ia tercatat memperkuat Vila Nova FC pada musim 2025/2026. Manajemen Persija berharap pengalamannya mampu membantu mengatur tempo permainan dan meningkatkan kreativitas di lini tengah.
Mota pun menyambut antusias tantangan barunya bersama Persija.
“Persija adalah klub besar dengan target juara. Saya ingin memberikan kemampuan terbaik dan membahagiakan para pendukung,” ujarnya.
Persija amankan masa depan dengan rekrut Cyrus Margono
Tak berhenti di sektor tengah, Persija juga memperkuat lini belakang dengan merekrut penjaga gawang muda Cyrus Margono. Kiper kelahiran New York, 9 November 2001, itu dikontrak selama 2,5 musim.
Kehadiran Cyrus diproyeksikan sebagai bagian dari rancangan jangka panjang Persija dalam membangun kerangka tim yang solid dan berkelanjutan.
Cyrus mengawali kariernya melalui sistem pembinaan di Amerika Serikat bersama Denver Pioneers dan UK Wildcats. Ia kemudian menimba pengalaman di Eropa bersama Panathinaikos B di Yunani sebelum tampil di level tertinggi Liga Kosovo bersama KF Dukagjini pada musim 2025/2026.
Pada musim terakhirnya, Cyrus mencatatkan 12 penampilan dengan total 1.089 menit bermain, setelah sebelumnya tampil dalam 17 pertandingan dengan 1.530 menit bermain.
Manajemen dan pemain sama-sama optimistis
Prapanca menilai Cyrus sebagai investasi penting bagi masa depan klub.
“Cyrus adalah kiper muda berkualitas dengan pengalaman internasional dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim. Kami berharap ia menjadi bagian penting dalam membangun fondasi Persija untuk dua hingga tiga musim ke depan,” ujarnya.
Cyrus pun mengaku bangga dan siap bersaing bersama Persija.
“Saya sangat antusias bergabung dengan Persija. Ini klub besar dan menjadi kehormatan bagi saya. Saya akan melakukan yang terbaik di setiap latihan,” kata Cyrus.
Enam rekrutan, sinyal kuat ambisi juara
Dengan bergabungnya Jean Mota dan Cyrus Margono, Persija telah mendatangkan enam pemain pada bursa transfer paruh musim. Sebelumnya, Macan Kemayoran merekrut Fajar Fathurrahman, Alaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, Shayne Pattynama, dan Mauro Zijlstra.
Langkah agresif ini mempertegas ambisi Persija untuk tetap kompetitif hingga akhir musim, sekaligus membangun fondasi kuat dalam perburuan gelar dan keberlanjutan prestasi klub. (*)





