EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menghadiri penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa di Riyadh, Arab Saudi. Gelar dari Princess Nourah University ini menjadi koleksi gelar kehormatan ke-11 bagi Megawati atas kontribusinya dalam isu pemberdayaan perempuan dan tata kelola negara. (Foto: Dok. Istimewa/Ekoin.co)

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menghadiri penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa di Riyadh, Arab Saudi. Gelar dari Princess Nourah University ini menjadi koleksi gelar kehormatan ke-11 bagi Megawati atas kontribusinya dalam isu pemberdayaan perempuan dan tata kelola negara. (Foto: Dok. Istimewa/Ekoin.co)

Megawati Soekarnoputri dan Gelar Doktor Kehormatan dari Saudi: Apa Maknanya bagi Indonesia?

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
Kategori NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Saudi, Ekoin.co – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, dijadwalkan menerima gelar kehormatan Doctor Honoris Causa dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi, pada Senin, 9 Februari 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam mendorong peran perempuan di ruang publik dan pemerintahan.

Ketua DPP PDI Perjuangan bidang luar negeri, Ahmad Basarah, menyampaikan bahwa dalam rangkaian acara penganugerahan itu Megawati juga akan menyampaikan pidato ilmiah bertema pemberdayaan perempuan dalam tata kelola negara.

Tema tersebut dinilai relevan dengan rekam jejak Megawati sebagai presiden perempuan pertama Indonesia.

Basarah menjelaskan, PNU dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi khusus perempuan terbesar di dunia.

Berita Menarik Pilihan

Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar, Kok Bisa?

Pers Diminta Jadi Penjaga Integritas di Tengah Ledakan AI dan Disinformasi

Menurutnya, pemberian gelar kehormatan tersebut merupakan apresiasi internasional atas kiprah Megawati dalam politik, diplomasi, serta isu sosial yang berkaitan dengan kesetaraan gender.

Dengan penganugerahan ini, jumlah gelar doktor kehormatan yang diterima Megawati bertambah menjadi sebelas, di samping sejumlah penghargaan akademik lain dari berbagai institusi dalam dan luar negeri.

Basarah menilai pengakuan tersebut mencerminkan perhatian global terhadap peran kepemimpinan perempuan di negara berkembang.

Ia juga menekankan bahwa penganugerahan dari universitas di Arab Saudi ini memiliki makna simbolis.

Megawati disebut menjadi figur non-warga Saudi pertama yang menerima penghargaan tersebut, sekaligus menjadi contoh bagaimana perempuan dapat menempati posisi strategis di negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Menurut Basarah, pengakuan ini diharapkan dapat memperkuat diskursus tentang kesetaraan kesempatan bagi perempuan, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan kepemimpinan perempuan di berbagai negara.

Tags: Arab Saudiekoin.cointernasionalMegawati Soekarnoputri.PDI PerjuanganpendidikanTokoh
Post Sebelumnya

Suara Rakyat Nyaring: Survei Indikator Catat 75,9% Warga Desak Kasus Riza Chalid Diproses Hukum

Post Selanjutnya

Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar, Kok Bisa?

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar

Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar, Kok Bisa?

oleh Akmal Solihannoer
9 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah Indonesia menegaskan belum melakukan pembayaran kontribusi sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun terkait keikutsertaan dalam...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat memaparkan urgensi regulasi AI dalam ekosistem pers nasional di Serang. Pemerintah berkomitmen menata pemanfaatan teknologi di ruang publik guna melindungi hak-hak jurnalistik dan keamanan data warga di era digital. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Pers Diminta Jadi Penjaga Integritas di Tengah Ledakan AI dan Disinformasi

oleh Noval Verdian
8 Februari 2026
0

Menurutnya, masa depan ruang informasi tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga oleh komitmen bersama untuk menjaga integritas, transparansi, dan...

Adies Kadir Dilantik jadi Hakim Mahkamah Konstitusi (Ist)

Adies Kadir Dilaporkan ke MKMK karena Langgar Etik Berat, Tak Layak Jadi Hakim Konstitusi

oleh Ainurrahman
8 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Koalisi masyarakat sipil Constitutional Administrative Law Society (CALS) resmi melaporkan Hakim Konstitusi Adies Kadir ke Majelis Kehormatan...

Presiden Prabowo di masjid Istiqlal, saat pelantikan Pengurus MUI, Sabtu

Ambisi dan Janji Prabowo, Bangun Gedung Mewah untuk Ulama dan Umat Islam di Bundaran HI

oleh Ainurrahman
8 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan lahan seluas 4000 meter yang akan diperuntukkan untuk MUI dan badan atau lembaga...

Post Selanjutnya
Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar

Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar, Kok Bisa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.