EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel) saat memberikan pernyataan keras dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Noel mempertanyakan dasar hukum penetapan dirinya sebagai tersangka dan menantang KPK untuk menunjukkan alat bukti terkait dugaan pemerasan sertifikat K3. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel) saat memberikan pernyataan keras dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Noel mempertanyakan dasar hukum penetapan dirinya sebagai tersangka dan menantang KPK untuk menunjukkan alat bukti terkait dugaan pemerasan sertifikat K3. (Foto: IWAN/Ekoin.co)

Noel Gebrak Meja di Persidangan: Pertanyakan Alat Bukti KPK dan Bantah Terjaring OTT

Iwan Purnama oleh Iwan Purnama
9 Februari 2026
Kategori HUKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co — Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel melontarkan kritik keras terhadap proses hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (9/2/2026).

Ia mempertanyakan dasar penetapan dirinya sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Di hadapan majelis hakim, Noel menilai konstruksi perkara yang menjeratnya tidak didukung alat bukti yang jelas, terutama terkait klaim operasi tangkap tangan (OTT).

Ia menegaskan hingga persidangan berlangsung, dirinya belum melihat bukti konkret yang menunjukkan penangkapan dilakukan dalam kondisi tertangkap tangan.

Noel menjelaskan bahwa proses hukum bermula dari panggilan klarifikasi penyidik.

Berita Menarik Pilihan

Sebut KPK ‘Komisi Penitipan Kasus’, Noel Nyanyi ‘Maling Teri Kau Tangkap, Kelas Kakap Kau Lepas

Kecewa Ketua Pengadilan Ditangkap KPK, Ketua MA: Cederai Keluhuran dan Martabat Hakim

Ia mengaku hadir secara kooperatif, namun statusnya dinaikkan menjadi tersangka tak lama setelah pemeriksaan.

Menurutnya, kronologi tersebut tidak memenuhi unsur OTT sebagaimana dipahami dalam hukum acara pidana.

Dalam argumentasinya, Noel menyinggung perbedaan tafsir mengenai definisi tertangkap tangan dalam KUHAP.

Ia berpendapat, penerapan istilah tersebut harus memenuhi kriteria ketat agar tidak menimbulkan penyalahgunaan kewenangan.

Pernyataan Noel memicu dinamika persidangan karena menyentuh aspek prosedural penetapan tersangka. Hingga sidang berlangsung, jaksa penuntut umum belum memaparkan seluruh alat bukti yang menjadi dasar konstruksi perkara.

Sementara itu, pihak KPK belum memberikan pernyataan resmi terkait keberatan yang disampaikan Noel di ruang sidang. Proses persidangan masih berlanjut untuk menguji fakta hukum dan pembuktian yang diajukan para pihak.

Tags: Immanuel Ebenezer.Korupsi KemenakerKPKNoelOTT KPKSertifikat K3sidang Tipikor Jakarta
Post Sebelumnya

HPN di Balai Wartawan Polda Metro, Wakapolda: Era Digital Pentingnya Kredibilitas Media

Post Selanjutnya

Menkeu Purbaya Yudhi Ungkap Pemicu Kericuhan PBI-JKN: 11 Juta Orang Dicoret di Februari 2026

Iwan Purnama

Iwan Purnama

Berita Terkait

Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel) saat menyanyikan lagu 'OTT Bocil' di depan awak media di Pengadilan Tipikor Jakarta. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kritik terhadap KPK yang ia nilai tebang pilih dalam menangani kasus korupsi dan hanya mengejar popularitas konten. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Sebut KPK ‘Komisi Penitipan Kasus’, Noel Nyanyi ‘Maling Teri Kau Tangkap, Kelas Kakap Kau Lepas

oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
0

Sebelum bernyanyi, Noel juga menyampaikan pernyataan bernada kritik terhadap praktik penegakan hukum. Ia menilai aparat penegak hukum harus bekerja transparan...

Konferensi Pers MA terkait OTT Ketua PN Depok

Kecewa Ketua Pengadilan Ditangkap KPK, Ketua MA: Cederai Keluhuran dan Martabat Hakim

oleh Ainurrahman
9 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mahkamah Agung (MA) kecewa Ketua PN Depok dan Wakilnya terjaring dalam tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. Peristiwa...

Kuasa hukum terdakwa memberikan keterangan kepada media usai sidang dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Jaksa Bongkar Dugaan Monopoli di Sidang Chromebook: Harga Disusun Tertutup, Spesifikasi Diduga Diarahkan

oleh Iwan Purnama
9 Februari 2026
0

Dari fakta yang terungkap, jaksa menilai terdapat indikasi bahwa spesifikasi teknis disusun sedemikian rupa sehingga tidak semua pelaku industri memiliki...

Suasana sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta. Jaksa Penuntut Umum menghadirkan tujuh saksi kunci, termasuk dari unsur LKPP dan penyedia barang, untuk mengungkap dugaan kejanggalan dalam proyek strategis pendidikan tersebut. (Foto: Iwan/Ekoin.co)

Sidang Korupsi Chromebook: JPU Hadirkan 7 Saksi, Termasuk Pihak LKPP dan Vendor Zyrex

oleh Iwan Purnama
9 Februari 2026
0

Perkara Chromebook menjadi sorotan luas karena berkaitan dengan penggunaan anggaran publik dalam skala besar serta menyentuh sektor pendidikan nasional.

Post Selanjutnya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya Yudhi Ungkap Pemicu Kericuhan PBI-JKN: 11 Juta Orang Dicoret di Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.