EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Ist)

Menkeu Purbaya Yudhi Ungkap Pemicu Kericuhan PBI-JKN: 11 Juta Orang Dicoret di Februari 2026

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
Kategori NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi polemik penonaktifan massal peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) yang memicu keluhan publik.

Ia mengungkap adanya lonjakan signifikan dalam pembaruan data penerima bantuan pada Februari 2026 yang dinilai tidak lazim dibanding periode sebelumnya.

Dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (9/2/2026), Purbaya menyebut sekitar 11 juta data peserta PBI-JKN dihapus atau diganti dalam satu bulan.

Angka tersebut setara hampir sepersepuluh dari total sekitar 98 juta penerima bantuan iuran yang ditanggung negara.

Menurutnya, skala perubahan data yang besar dalam waktu singkat berpotensi menimbulkan dampak sosial.

Berita Menarik Pilihan

Roy Riady: Jaksa Penuntut Nadiem Makarim yang Tetap Membumi dengan Menu Sarapan Rp10 Ribu

Dapur ‘Makan Bergizi Gratis’ Belum Kantongi Sertifikat Halal

Banyak warga baru mengetahui status kepesertaannya tidak aktif saat hendak menggunakan layanan kesehatan, sehingga memicu kebingungan di lapangan.

Purbaya menilai pembaruan data seharusnya dilakukan secara bertahap untuk menghindari “efek kejut” bagi masyarakat.

Ia mengusulkan metode penyesuaian bertahap dalam beberapa bulan agar warga memiliki waktu melakukan klarifikasi atau verifikasi ulang data kepesertaan.

Meski terjadi perubahan data, Purbaya menegaskan alokasi anggaran negara untuk program PBI-JKN tidak mengalami pengurangan. Pemerintah, kata dia, tetap menyiapkan pembiayaan untuk menjamin perlindungan kesehatan bagi puluhan juta warga penerima bantuan.

Ia menekankan pentingnya sinkronisasi teknis antarinstansi agar proses pembersihan data berjalan akurat sekaligus tidak mengganggu akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar. Pemerintah diharapkan dapat memastikan mekanisme pembaruan data berjalan transparan dan terkomunikasikan dengan baik kepada publik.

Tags: BPJS KesehatanMenteri KeuanganPurbaya Yudhi Sadewa
Post Sebelumnya

Noel Gebrak Meja di Persidangan: Pertanyakan Alat Bukti KPK dan Bantah Terjaring OTT

Post Selanjutnya

Manuver ‘Aman’ Bahlil Lahadalia: Strategi Golkar Jaga Keseimbangan di Orbit Prabowo dan Jokowi

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Sosok Roy Riady, SH, MH, saat menjalankan tugas sebagai Jaksa Penuntut Umum. Penunjukan mantan Jaksa KPK ini dalam perkara Chromebook menjadi bukti keseriusan Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas dugaan korupsi di sektor pendidikan nasional. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Roy Riady: Jaksa Penuntut Nadiem Makarim yang Tetap Membumi dengan Menu Sarapan Rp10 Ribu

oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
0

Roy Riady, SH, MH, bukan sekadar nama dalam daftar Jaksa Penuntut Umum. Ia adalah figur yang kini ikut berada di...

Legislator mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menjamin kehalalan bahan pangan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari hulu di rumah potong hewan hingga ke dapur pengolahan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Dapur ‘Makan Bergizi Gratis’ Belum Kantongi Sertifikat Halal

oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
0

“Program sebesar ini harus memastikan seluruh rantai produksi memenuhi standar halal. Kepastian itu penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya dalam...

Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar

Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar, Kok Bisa?

oleh Akmal Solihannoer
9 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah Indonesia menegaskan belum melakukan pembayaran kontribusi sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun terkait keikutsertaan dalam...

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menghadiri penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa di Riyadh, Arab Saudi. Gelar dari Princess Nourah University ini menjadi koleksi gelar kehormatan ke-11 bagi Megawati atas kontribusinya dalam isu pemberdayaan perempuan dan tata kelola negara. (Foto: Dok. Istimewa/Ekoin.co)

Megawati Soekarnoputri dan Gelar Doktor Kehormatan dari Saudi: Apa Maknanya bagi Indonesia?

oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
0

Megawati disebut menjadi figur non-warga Saudi pertama yang menerima penghargaan tersebut, sekaligus menjadi contoh bagaimana perempuan dapat menempati posisi strategis...

Post Selanjutnya
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam sebuah kesempatan bersama Presiden Prabowo Subianto. Pengamat menilai Bahlil tengah menerapkan strategi komunikasi moderat guna menjaga stabilitas internal partai dan fleksibilitas politik menuju Pemilu 2029. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Manuver 'Aman' Bahlil Lahadalia: Strategi Golkar Jaga Keseimbangan di Orbit Prabowo dan Jokowi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.