Karanganyar, Ekoin.co – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyambut kunjungan kerja Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, ke pusat pelatihan (Training Center/TC) National Paralympic Committee Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah.
Kunjungan ini menegaskan posisi strategis Karanganyar sebagai sentra pembinaan atlet paralimpiade nasional.
Bupati Karanganyar diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Hari Purnomo. Ia menyatakan keberadaan TC NPC menjadi kebanggaan sekaligus amanah besar bagi daerah.
Apresiasi Fasilitas Bertaraf Regional
Dalam peninjauan fasilitas, Menpora memberikan apresiasi atas kelengkapan sarana dan prasarana yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik dan pertama di Asia Tenggara.
Pusat pelatihan tersebut dibangun sebagai wujud komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat pembinaan atlet disabilitas agar mampu bersaing di level internasional.
Menurut Erick Thohir, dukungan terhadap NPC tidak dibedakan dari cabang olahraga lain, baik dari sisi anggaran, peningkatan fasilitas, maupun pembinaan berkelanjutan.
Komitmen Pembinaan dan Kesejahteraan Atlet
Prestasi atlet NPC Indonesia yang telah meraih 135 medali emas di berbagai ajang internasional menjadi perhatian khusus.
Pemerintah menegaskan bahwa apresiasi bagi atlet tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga diarahkan pada keberlanjutan masa depan melalui skema tabungan serta pendampingan literasi keuangan.
Pengelolaan Profesional dan Kolaboratif
Dari sisi tata kelola, pemerintah mendorong manajemen profesional agar fasilitas tetap terawat dan optimal. Strategi yang disiapkan meliputi kolaborasi lintas kementerian, kemitraan dengan pihak ketiga dalam pemeliharaan, serta dukungan pembiayaan melalui skema hibah.
Pemkab Karanganyar memastikan kesiapan bersinergi demi menjaga TC NPC sebagai pusat pelatihan unggulan, khususnya menjelang ASEAN Para Games.
Kepercayaan ini diharapkan semakin menguatkan citra Karanganyar sebagai daerah ramah olahraga disabilitas dan bagian dari upaya mengangkat martabat Indonesia melalui prestasi atlet paralimpiade. (*)





