Jakarta, Ekoin.co – Peziarah di tempat pemakaman umum (TPU) di Jakarta merasa resah dengan banyaknya pembersih makam musiman. Keresahan ini dikarenakan para pembersih makam kerap meminta secara paksa terhadap para peziarah.
Rahmat, 28 warga Johar Baru mengatakan keberadaan pembersih makam liar yang umumnya warga sekitar dinilai sangat mengganggu. Mulai dari datang secara bergerombol hingga memaksa peziarah untuk mengeluarkan sejumlah uang untuk jasa bersihkan makam.
“Mereka itu kalau datang selalu bergerombol, lebih dari 5 hingga 10 orang mendatangi kami peziarah. Mereka suka maksa minta duit kepada kami jadi dengan terpaksa kami kasih,” ucap Rahmat saat diwawancarai, Selasa (17/2/2026).
Keberadaan pembersih makam tersebut dinilai sangat mengganggu. Dirinya juga heran melihat jumlah pembersih makam dari tahun ke tahun semakin bertambah.
“Saya minta pak Gubernur DKI Jakarta untuk membersihkan pembersih makam liar ini. Kami sangat tidak nyaman dengan keberadaan mereka,” tegasnya.
Rahmat menceritakan, modus para pembersih makam liar tersebut untuk mendapatkan uang dengan cara langsung mendatangi peziarah ataupun mengikuti peziarah mulai dari pintu masuk.
“Kita kan sudah beli bunga, air mawar dari luar. Nah mereka ini saat kita berada di makam langsung nyiram makam, terus bersihkan makam secara bergerombol. Setelah itu mereka langsung minta uang ke kami peziarah, kalau dikasih kecil mereka berani minta tambahan uang upah mereka bersihkan makam,” keluhnya.
Hal yang sama dikemukakan Putri, 35 warga perumnas Klender yang datang ke TPU Pondok Kelapa. Dirinya mengatakan, keberadaan pembersih makam liar tersebut sangat mengganggu dimana mereka datang secara bergerombol.
“Kita ke sini kan mau berdoa buat keluarga kami yang telah meninggal. Lah ini mereka justru menggangu kami saat kami mau ziarah. Seperti bersihin makan, nyiram tapi ujung – ujungnya minta uang,” ucapnya.
Putri mengatakan, ketidaktegasan petugas keamanan dalam memberikan rasa nyaman bagi peziarah membuat keberadaan pembersih makam liar dari tahun ketahun semakin banyak.
“Fungsi petugas keamanan itu apa, masa tidak bisa tertibkan para pembersih makam liar tersebut. Yang saya liat, para petugas keamanan hanya duduk – duduk saja, ngerokok, ngopi dan tidak pernah saya liat mereka patroli. Kalau begitu apa fungsinya mereka dipekerjakan menjadi petugas keamanan,” ungkapnya. (*)





