EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Kemensos Latih Warga Kelola Pelepah Pisang Jadi Rupiah

Kemensos Latih Warga Kelola Pelepah Pisang Jadi Rupiah

Kulon Progo, pelatihan kerajinan, pelepah pisang, Kemensos, Murakabi Craft, Kumala, graduasi bansos, pemberdayaan sosial, PKH, anyaman, pemasaran produk, limbah organik, program ekonomi keluarga, tas ramah lingkungan, inovasi desa

Abah Mamat oleh Abah Mamat
4 Juli 2025
Kategori DAERAH, NASIONAL, PERISTIWA, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

KULON PROGO, YOGYAKARTA – EKOIN.CO-
Program pelatihan kerajinan dari pelepah pisang tengah menggeliat di Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, sejak Kamis siang, 3 Juli 2025.

Lebih dari 50 keluarga penerima manfaat (KPM) hadir dalam kegiatan yang digelar Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Yayasan Kreatif Usaha Mandiri Alami (Kumala) dan Murakabi Craft.

Para peserta duduk beralaskan karpet, mengelilingi gulungan pelepah pisang kering yang telah berubah menjadi tas, keranjang, dan kertas artistik.

Kegiatan ini digelar di bawah tema “Kolaborasi Pemberdayaan bagi Kelompok Rentan” sebagai bentuk transformasi bantuan sosial menjadi pemberdayaan ekonomi.

Mereka adalah warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako yang sedang dipersiapkan untuk “graduasi”, atau beralih dari penerima menjadi pelaku ekonomi mandiri.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Pelatihan Kerajinan sebagai Jembatan Pemberdayaan

Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Kewirausahaan Sosial Kemensos, I Ketut Supena, menjelaskan pendekatan program ini tidak bersifat instan.

“Kami mulai dari asesmen, melihat potensi lokal, lalu menjalin kemitraan dengan pihak yang siap membersamai,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (3/7/2025).

Di Kulon Progo, Supena menyebut menemukan warga yang antusias dan mitra usaha yang punya komitmen untuk membeli hasil kerajinan.

Pelepah pisang dipilih karena kerap dianggap limbah setelah panen, padahal dapat diolah menjadi barang bernilai.

“Limbah bisa berubah menjadi sumber kehidupan, jika dikelola dengan pendekatan yang tepat,” lanjut Supena.

Sorot Mata Baru di Balai Desa Kembang

Suasana pelatihan berlangsung santai namun produktif. Sorot mata peserta menyiratkan semangat transisi dari penerima menjadi pencipta nilai.

Salah satu peserta, Sutini, memperlihatkan keranjang hasil buatannya kepada peserta lain.

“Saya bangga, ini pertama kali saya bikin dan langsung dibeli!” ucapnya sambil tersenyum lebar.

Beberapa peserta lain bahkan mampu menyelesaikan hingga 10 produk dalam sehari, masing-masing dihargai Rp70.000.

Lembar kertas dari pelepah pisang juga dihargai antara Rp5.000 hingga Rp8.000, tergantung ukuran dan ketebalan.

Dukungan Mitra Usaha: Dari Pelatihan ke Pasar

Peran Murakabi Craft sebagai mitra usaha memberikan dimensi baru pada pelatihan ini.

Othman, Manajer Marketing Murakabi Craft, menyampaikan bahwa mereka tidak hanya melatih, tetapi juga membeli hasil karya peserta.

“Kami tidak ingin warga hanya belajar, tapi juga langsung mendapatkan penghasilan,” ujarnya.

Murakabi bahkan membantu memasarkan produk ke pasar domestik dan luar negeri.

Model serupa juga diterapkan di Lumajang, Jawa Timur, yang kini memproduksi tali dari pelepah pisang.

Pendekatan Ilmiah dan Partisipatif dalam Program

Kegiatan pemberdayaan ini selaras dengan pendekatan ilmiah mengenai transformasi sosial.

Seperti dikemukakan oleh Page dan Czuba (1999), pemberdayaan adalah proses yang melibatkan partisipasi dan kontrol atas sumber daya.

Hal ini diperkuat oleh hasil studi Herdiana, Suryanto, dan Handoyo (2020) yang menekankan pentingnya dukungan sosial dan keluarga.

Kemensos juga menggerakkan pendamping PKH, TKSK, dan relawan sosial sejak tahap awal.

Mereka mendampingi mulai dari pemetaan potensi hingga pasca pelatihan agar hasilnya berkelanjutan.

Replikasi Model Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

Supena menekankan pentingnya asesmen mendalam dan keterlibatan komunitas sebelum mengadopsi model serupa di wilayah lain.

Menurutnya, keberhasilan tidak bisa dicapai jika pendekatan hanya sebatas proyek.

“Masyarakat harus melihat bahwa di sekitar mereka ada peluang ekonomi,” tegas Supena.

Ia menambahkan bahwa transformasi Kemensos bertujuan menciptakan nilai, bukan sekadar distribusi bantuan.(Gambar diambil dari Kumparan)

“Bukan sekadar menunggu bantuan, tapi menciptakan nilai,” pungkasnya.(*)

Berlangganan gratis WANEWS EKOIN lewat saluran WhatsUp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: anyamangraduasi bansosinovasi desaKemensosKulon ProgoKumalalimbah organikMurakabi Craftpelatihan kerajinanpelepah pisangpemasaran produkpemberdayaan sosialPKHprogram ekonomi keluargatas ramah lingkungan
Post Sebelumnya

Zat Berbahaya Bocor di Kilang Tel Aviv

Post Selanjutnya

BI Peringatkan Risiko Global Akibat Defisit AS

Abah Mamat

Abah Mamat

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perumda Pasar Jaya. Dalam...

Post Selanjutnya
BI Peringatkan Risiko Global Akibat Defisit AS

BI Peringatkan Risiko Global Akibat Defisit AS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.