Osaka EKOIN.CO – Seorang kakek berusia 95 tahun di Osaka, Jepang, yang juga seorang ahli jantung, mengungkap delapan rutinitas yang ia jalani setiap hari sebagai kunci panjang umur, hidup sehat, dan bahagia. Kebiasaan ini dibagikan oleh cucunya, Mika Cribbs, kepada CNBC Make It dan menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin menjalani kehidupan yang seimbang.
Kakek tersebut memulai harinya setiap pagi pukul 5 dengan berjalan kaki selama 30 menit hingga satu jam. Aktivitas ini rutin dilakukan bersama istrinya dengan jarak tempuh rata-rata 7.000 langkah. “Kakek dan nenek saya memanfaatkan jalan pagi untuk memulai hari mereka dengan penuh semangat,” ujar Cribbs.
Setelah jalan pagi, pasangan lansia itu melanjutkan dengan olahraga ringan. Latihan yang dilakukan berupa peregangan, pelatihan kekuatan, dan keseimbangan. Cribbs mengatakan, jenis latihan yang dilakukan berganti-ganti setiap harinya agar tidak membebani tubuh namun tetap membuat mereka aktif.
Aktivitas fisik tersebut dilanjutkan dengan merawat hubungan sosial. Kakek dan nenek Cribbs membuka Facebook dan Instagram untuk berinteraksi dengan keluarga serta memperluas koneksi sosial mereka. Tujuan utamanya adalah menjaga kesehatan emosional dan menghindari kesepian yang umum dialami lansia.
Salah satu kegiatan unik sang kakek adalah menulis blog. Sejak tahun 2014, ia menuliskan pemikiran, pengalaman, serta pandangannya hampir setiap hari. Kini, blog miliknya telah memiliki lebih dari seribu unggahan yang berisi catatan keseharian dan refleksi diri.
Selain menulis, kakek ini juga aktif melukis. Ia setiap hari menggambar potret dirinya sendiri secara detail. Proses ini ia gunakan untuk memahami diri lebih dalam, dengan memperhatikan setiap garis dan bayangan dalam lukisan.
Kegiatan seni tersebut menjadi sarana ekspresi diri yang membantu menjaga kejernihan pikiran. Cribbs mengatakan bahwa melukis telah menjadi bagian dari rutinitas harian yang membuat sang kakek tetap fokus dan tenang.
Selama pandemi, kakek Cribbs mencoba berbagai hobi baru. Ia berkebun, belajar alat musik untuk memperbaiki kemampuan pernapasan dan menelan, hingga mengeksplorasi petualangan baru. Menurut Cribbs, semangat untuk belajar terus menjadi sumber vitalitas sang kakek.
Tidur siang juga menjadi bagian dari rutinitas kakek dan neneknya. Mereka terbiasa tidur siang dua kali sehari, pertama sekitar pukul 8 atau 9 pagi dan kedua di sore hari. Kebiasaan ini dianggap sebagai cara efektif untuk mengisi ulang energi harian.
“Kakek dan nenek saya tahu kapan harus beristirahat, dan itu sangat berpengaruh terhadap umur panjang mereka,” ujar Cribbs dalam wawancara tersebut.
Di sela kesibukan, pasangan lansia tersebut tetap menikmati makanan enak. Mereka tidak pantang mengonsumsi daging, keju, atau minuman anggur, namun tetap seimbang dengan berbagai jenis sayuran seperti kari khas Jepang yang dibuat oleh sang nenek.
Cribbs menambahkan bahwa kunci keseimbangan ini adalah tidak hanya soal makanan, tapi juga kebahagiaan. Pasangan lansia itu menganggap kenikmatan hidup sebagai bagian penting dari kesehatan.
Masyarakat Jepang dikenal memiliki konsep “ikigai”, yaitu makna hidup atau tujuan hidup yang dijalani dengan sepenuh hati. Kakek Cribbs mengadopsi konsep ini sebagai panduan utama dalam menjalani harinya.
Ikigai dianggap sebagai fondasi yang membuat seseorang terus termotivasi dan merasa berarti, apapun usia mereka. Hal tersebut menjadi prinsip yang dijalani sang kakek selama hampir satu abad hidupnya.
Dari semua rutinitas yang dilakukan, semangat untuk hidup terstruktur dan terhubung dengan orang-orang tercinta menjadi faktor terbesar dalam mempertahankan kesehatan dan kebahagiaan.
Pola hidup aktif, sosial yang sehat, eksplorasi hobi, dan istirahat yang cukup diyakini membantu sang kakek menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran hingga usia 95 tahun.
Bagi masyarakat luas, rutinitas ini dapat menjadi panduan harian untuk meningkatkan kualitas hidup. Menjaga fisik, mental, dan sosial secara bersamaan terbukti berdampak positif bagi umur panjang.
Penting untuk memahami bahwa kesehatan lansia tidak hanya terfokus pada medis, tetapi juga pada keseimbangan emosional, aktivitas fisik, dan kreativitas.
Mengikuti rutinitas seperti yang dilakukan oleh kakek dari Osaka dapat menjadi inspirasi terutama bagi keluarga yang ingin menjaga orang tua tetap aktif dan bahagia di masa tua.
Menjadikan ikigai sebagai panduan hidup juga bisa membantu seseorang menemukan arah hidup yang lebih bermakna dan memberi energi positif setiap hari.
Menjadi tua dengan bahagia bukan hanya harapan, tetapi bisa diraih melalui pola hidup yang konsisten, aktif, dan seimbang secara sosial serta emosional.
Dari cerita ini, kita belajar bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai gaya hidup sehat dan mencari arti hidup yang sejati.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





