EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Ulama Iran Tawarkan Hadiah untuk Kepala Trump

Ulama Iran Tawarkan Hadiah untuk Kepala Trump

Ulama Iran tawarkan hadiah besar untuk kepala Trump. Fatwa pembunuhan didukung banyak tokoh agama senior.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

TeheranEKOIN.CO – Ulama Iran bernama Mansour Emami mengumumkan sayembara yang menawarkan hadiah sebesar USD1,14 juta atau sekitar Rp184,9 miliar bagi siapa pun yang berhasil membunuh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Tawaran tersebut mencuat di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, terutama setelah serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada bulan lalu.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Sayembara ini dilaporkan oleh Iran International, media oposisi Iran yang berbasis di Inggris. Media tersebut mengutip langsung pernyataan Emami, yang berasal dari Provinsi Azerbaijan Barat, wilayah barat laut Iran. Menurut laporan itu, Emami menyampaikan, “Hadiah kepada siapa pun yang membawa kepala Trump.”

Fatwa yang menyerukan pembunuhan terhadap Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga telah dikeluarkan oleh sejumlah ulama Iran. Fatwa ini dianggap sebagai reaksi atas serangan udara AS terhadap tiga situs nuklir Iran, yang terjadi tidak lama setelah Israel meluncurkan Operasi Rising Lion. Operasi tersebut bertujuan untuk menghancurkan kemampuan Iran dalam mengembangkan senjata nuklir.

Pascaserangan tersebut, Ayatollah Agung Naser Makarem Shirazi menyatakan bahwa siapa saja yang mengancam Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, merupakan “musuh Tuhan.” Fatwa ini memicu reaksi luas dan mendorong dukungan dari ulama lainnya.

Dalam laporan Iran International, disebutkan bahwa situs web Iran bernama thaar.ir mengaku sedang menggalang dana guna mendanai pembunuhan terhadap Trump. Hingga kini, situs tersebut mengklaim telah mengumpulkan dana sebesar USD40.286.867. Namun, laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Fatwa dan penggalangan dana itu kabarnya didukung oleh sekitar 10 tokoh agama senior di Iran. Mereka secara terbuka menyuarakan ancaman terhadap dua pemimpin negara barat tersebut dan menyerukan tindakan keras terhadap apa yang mereka anggap sebagai agresi terhadap Iran.

Selain Mansour Emami, sejumlah ulama ternama lainnya juga disebut telah mengeluarkan fatwa serupa. Mereka antara lain Alireza Panahian, Ayatollah Shirazi, dan Ayatollah Hossein Noori Hamedani. Nama-nama ini termasuk dalam daftar tokoh agama yang dikenal luas di kalangan ulama Syiah Iran.

Dukungan terhadap fatwa dan sayembara tersebut menunjukkan adanya konsolidasi dari kelompok garis keras dalam tubuh ulama Iran. Mereka mempertegas sikap bahwa serangan terhadap pemimpin tertinggi Iran tidak akan dibiarkan tanpa pembalasan.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Aksi balasan silih berganti terjadi sejak Israel melakukan serangan terhadap target-target militer dan nuklir di wilayah Iran.

Amerika Serikat pun disebut telah meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan terhadap mantan Presiden Trump, yang menjadi target langsung dari sayembara tersebut. Tidak ada pernyataan resmi dari Gedung Putih terkait ancaman ini.

Laporan tentang situs penggalangan dana thaar.ir mengundang perhatian internasional. Meski keaslian situs dan nominal dana yang dikumpulkan belum dapat dibuktikan, kehadirannya memicu perdebatan mengenai dukungan publik terhadap fatwa tersebut.

Sayembara yang ditawarkan oleh Emami mencerminkan bentuk perlawanan baru yang tidak hanya bersifat retoris, namun juga didorong secara finansial. Hal ini menambah dimensi baru dalam konflik geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Fatwa yang dikeluarkan oleh para ulama ini dinilai mengarah pada tindakan kekerasan dengan justifikasi keagamaan. Situasi ini berisiko menimbulkan eskalasi yang lebih luas di kawasan Timur Tengah, yang selama ini telah menjadi titik panas konflik internasional.

Pemerintah Iran hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait sayembara maupun situs penggalangan dana tersebut. Begitu pula belum ada tanggapan langsung dari otoritas keagamaan tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Meski laporan tersebut berasal dari media oposisi, Iran International dikenal sering mendapatkan bocoran informasi dari dalam negeri Iran. Namun, independensi dan kebenaran angka-angka yang dilaporkan masih harus ditelusuri lebih lanjut oleh media internasional lainnya.

Tindakan ini turut menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya kekerasan berbasis agama yang didorong oleh tokoh-tokoh spiritual. Seruan pembunuhan melalui fatwa bisa memicu radikalisasi lebih lanjut di kalangan pengikutnya.

Komunitas internasional dan organisasi hak asasi manusia kemungkinan akan menyoroti tindakan ini sebagai bentuk pelanggaran terhadap norma dan hukum internasional. Hal ini juga berpotensi mengganggu upaya diplomasi di kawasan tersebut.

Meskipun belum terbukti adanya upaya nyata dari individu atau kelompok untuk menindaklanjuti fatwa tersebut, penyebaran pesan dan hadiah besar itu menambah ketegangan dalam dinamika global yang sudah sensitif.

Penawaran hadiah dan dukungan finansial dari publik melalui situs web menjadi bagian dari strategi non-militer yang kini digunakan oleh kelompok tertentu di Iran. Metode ini menunjukkan perpaduan antara ideologi, teknologi digital, dan gerakan akar rumput yang terorganisasi.


Melihat situasi yang berkembang, penting bagi otoritas internasional untuk terus memantau dan menanggapi ancaman-ancaman yang berpotensi membahayakan tokoh negara secara global. Upaya mendorong perdamaian dan dialog harus terus digalakkan agar eskalasi bisa ditekan.

Komunikasi antarnegara yang terbuka dan transparan dapat menjadi jembatan untuk meredakan konflik. Hal ini perlu ditindaklanjuti oleh diplomasi aktif dari berbagai pihak yang berkepentingan.

Lembaga keagamaan di seluruh dunia juga memiliki peran penting dalam mendorong penggunaan ajaran agama sebagai jalan damai, bukan sebagai pembenaran untuk kekerasan. Ini termasuk mengutuk fatwa yang menyerukan pembunuhan tokoh publik.

Masyarakat global harus lebih waspada terhadap penyebaran informasi berbahaya yang bisa mendorong tindakan ekstrem. Literasi media menjadi salah satu kunci untuk menilai kebenaran dan potensi dampak dari berita semacam ini.

Langkah-langkah pengamanan dan investigasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan bahwa potensi ancaman terhadap tokoh dunia dapat dicegah. Kolaborasi antara negara dan lembaga internasional harus diperkuat demi menjaga stabilitas keamanan global.(*)


Tags: fatwa ulamahadiah miliaranIran Internationalsayembara pembunuhansitus thaar.ir
Post Sebelumnya

1.060 Orang Tewas dalam Perang Israel-Iran

Post Selanjutnya

Kekayaan Riza Chalid Disorot Usai Jadi Tersangka

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Kekayaan Riza Chalid Disorot Usai Jadi Tersangka

Kekayaan Riza Chalid Disorot Usai Jadi Tersangka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.