EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Eks Tentara Israel Luncurkan Teknologi AI Mirage

Eks Tentara Israel Luncurkan Teknologi AI Mirage

Mirage diklaim mampu memodifikasi video real-time menjadi konten berkualitas tinggi. Diduga teknologi ini bisa digunakan membangun informasi palsu yang meyakinkan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
31 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tel Aviv EKOIN.CO – Dua mantan anggota Unit 8200 militer Israel, Dean Leitersdorf dan Moshe Shalev, meluncurkan teknologi kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Mirage. Teknologi ini dipublikasikan melalui perusahaan yang mereka dirikan, Decart, dan diklaim mampu memodifikasi video real-time menjadi konten berkualitas tinggi. Namun, menurut laporan Ynet yang dikutip oleh Al Mayadeen, teknologi tersebut diduga memiliki potensi untuk disalahgunakan dalam operasi intelijen rahasia.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Teknologi Mirage pertama kali diperkenalkan melalui sebuah demo bertajuk Oasis pada tahun 2024. Dengan teknologi ini, video bisa diubah secara menyeluruh namun tetap tampak alami, sehingga informasi palsu pun sulit terdeteksi oleh publik. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait kemungkinan penggunaan Mirage untuk keperluan spionase atau propaganda oleh pihak tertentu, terutama Israel.

Decart dan investasi besar di baliknya

Sejak awal kemunculannya, Decart langsung menarik perhatian investor global. Dalam waktu dua bulan pertama, perusahaan ini berhasil mengumpulkan dana investasi sebesar 53 juta dolar Amerika Serikat. Selain itu, Decart juga mengamankan dana jaminan senilai 500 juta dolar AS untuk mendukung valuasi perusahaannya di masa depan.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Salah satu investor penting adalah Zeev Ventures, perusahaan layanan rekaman audio-video milik Oren Zeev, seorang warga Amerika-Israel. Kehadiran investor besar ini memperkuat posisi Decart sebagai pemain utama di bidang teknologi AI global. Perusahaan ini pun bertekad membangun laboratorium AI tercanggih dengan dukungan tenaga ahli teknologi terkemuka dari Israel.

Leitersdorf, salah satu pendiri Decart, menyatakan ambisinya untuk menjadikan Mirage sebagai produk AI unggulan dengan target satu miliar pengguna global. Perusahaan pun memposisikan diri sebagai tulang punggung pengembangan AI masa depan, dengan fokus utama pada kualitas dan efisiensi.

Keterlibatan Technion dan dampak terhadap Palestina

Technion, institusi teknologi terkemuka Israel, turut terlibat dalam pengembangan AI Mirage. Mereka menjalin kemitraan penelitian dengan Decart untuk mempercepat inovasi dan pemanfaatan teknologi baru ini. Namun, sejarah Technion memunculkan kontroversi, terutama terkait perannya dalam proyek-proyek militer Israel.

Beberapa fakultas di Technion diketahui terlibat dalam pengembangan teknologi militer, seperti pengendalian jarak jauh buldoser lapis baja Caterpillar D9. Teknologi ini digunakan oleh militer Israel untuk menghancurkan rumah-rumah warga Palestina, yang menjadi bagian dari kebijakan kontroversial di wilayah pendudukan.

Technion juga memiliki hubungan dengan produsen senjata seperti Elbit Systems dan perusahaan keamanan serta intelijen Israel lainnya. Keterlibatan ini memunculkan kekhawatiran bahwa pengembangan AI seperti Mirage dapat memperkuat dominasi militer dan intelijen Israel di wilayah konflik.

Selain itu, pemanfaatan teknologi video AI yang mampu menghasilkan informasi palsu dapat memperburuk situasi keamanan siber global. Jika digunakan untuk manipulasi informasi, teknologi Mirage dapat menciptakan narasi palsu yang sulit dilacak kebenarannya oleh publik internasional.

Mirage sendiri memiliki kemampuan merender ulang video dalam kualitas tinggi, memungkinkan manipulasi konten visual tanpa deteksi. Potensi ini bisa dimanfaatkan oleh pihak militer atau intelijen untuk menyamarkan operasi atau menciptakan propaganda dalam skala luas.

Potensi penggunaan untuk propaganda global

Kemampuan AI Mirage juga membuka jalan bagi penyebaran disinformasi secara global. Teknologi ini memungkinkan produksi video yang tampak realistis namun berisi pesan palsu atau direkayasa. Hal ini dinilai berisiko tinggi terhadap keamanan informasi dan kepercayaan publik.

Dalam konteks geopolitik, teknologi seperti Mirage bisa digunakan untuk mendukung kepentingan negara tertentu, termasuk Israel, dalam operasi spionase atau pengaruh politik. Hal ini menjadi perhatian serius bagi komunitas internasional, terutama negara-negara yang menjadi target pengaruh atau intelijen.

Keberadaan investor besar dan jaringan mitra teknologi menjadikan Decart sebagai perusahaan strategis dalam ekosistem AI global. Oleh karena itu, pengawasan terhadap penggunaan teknologi Mirage menjadi penting untuk mencegah penyalahgunaan yang berdampak luas.

Laporan Al Mayadeen menekankan bahwa penggunaan teknologi AI untuk manipulasi video tidak hanya berisiko pada tingkat individu, tetapi juga terhadap keamanan nasional negara-negara lain. Karena itu, pemanfaatan Mirage perlu mendapatkan pengawasan ketat dari lembaga internasional.

peluncuran teknologi AI Mirage oleh Decart menghadirkan tantangan baru dalam dunia digital. Meskipun teknologi ini membawa inovasi, dampak terhadap privasi, keamanan, dan informasi publik tetap menjadi perhatian utama.

Kemungkinan penyalahgunaan teknologi AI untuk menciptakan disinformasi menjadi sorotan penting. Pengawasan dari lembaga internasional dibutuhkan agar penggunaan AI tetap dalam koridor etika dan hukum internasional.

Selain itu, keterlibatan lembaga seperti Technion dalam pengembangan AI militer memerlukan transparansi dan evaluasi mendalam. Potensi ancaman terhadap masyarakat sipil harus diantisipasi melalui regulasi teknologi yang ketat.

Perusahaan seperti Decart harus menjunjung tinggi tanggung jawab sosial dalam penggunaan teknologi canggih. Pendekatan berbasis etika dan kepentingan publik perlu diutamakan di atas ambisi bisnis semata.

Langkah selanjutnya adalah membangun kerangka kerja internasional yang mengatur pemanfaatan AI untuk mencegah penyebaran informasi palsu. Kolaborasi antarnegara sangat diperlukan agar teknologi seperti Mirage tidak menjadi alat penindasan baru di era digital. (*)


 

Tags: AI IsraelDecartMiragespionase digitalTechnionUnit 8200
Post Sebelumnya

Penghapusan Kelas Beras Dikhawatirkan Rugikan Konsumen Penggilingan Kecil Terancam

Post Selanjutnya

Pajak Avanza RI 5 Juta Rupiah, Malaysia 500 Ribu Rupiah Mobil Dianggap Barang Mewah, Harga Kian Melambung

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Pajak Avanza RI 5 Juta Rupiah, Malaysia 500 Ribu Rupiah  Mobil Dianggap Barang Mewah, Harga Kian Melambung

Pajak Avanza RI 5 Juta Rupiah, Malaysia 500 Ribu Rupiah Mobil Dianggap Barang Mewah, Harga Kian Melambung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.