EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Maybank Indonesia Catat Lonjakan Laba dan Kinerja Kredit

Sumber dok maybank.co.id

Maybank Indonesia Catat Lonjakan Laba dan Kinerja Kredit

Maybank Indonesia berhasil meningkatkan laba bersih hingga 348% berkat penurunan biaya provisi dan pertumbuhan kredit ritel serta digitalisasi layanan perbankan.

Agus DJ oleh Agus DJ
4 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – PT Bank Maybank Indonesia Tbk. mencatat lonjakan Laba Sebelum Pajak (PBT) konsolidasian sebesar 170,4%, menjadi Rp766 miliar per akhir Juni 2025. Laba bersih (PATAMI) juga meningkat 348,1% menjadi Rp576 miliar.

Peningkatan signifikan ini ditopang oleh pertumbuhan laba operasional dan penurunan tajam biaya provisi. Pendapatan bunga tumbuh 5,1% menjadi Rp6,64 triliun, seiring loan average balance yang membaik serta strategi manajemen harga yang tepat.

Net Interest Income (NII) meningkat 1,7% menjadi Rp3,57 triliun, meski tekanan biaya bunga tetap tinggi. Di sisi lain, pendapatan non-bunga (NOII) tumbuh 19% menjadi Rp975 miliar, terutama dari pendapatan fees Global Market yang melonjak.

Gross Operating Income Bank naik 5,0% menjadi Rp4,55 triliun. Maybank Indonesia terus memperkuat kredit pada segmen utama, seperti UKM, korporasi lokal besar, dan ritel sebagai strategi pertumbuhan berkelanjutan.

Kredit Community Financial Services (CFS) naik 9,2% YoY menjadi Rp84,51 triliun. Kredit non-ritel tumbuh 12,1% menjadi Rp37,50 triliun, didorong oleh Business Banking yang mencatat kenaikan 17,5%.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Kinerja Kredit Tumbuh Seiring Strategi Portofolio

Segmen SME+ dan Retail SME (RSME) masing-masing tumbuh 10,0% dan 8,1%. Kredit ritel CFS juga naik 7,0% YoY menjadi Rp47,01 triliun, sebagian besar berasal dari kredit otomotif yang tumbuh 9,0%.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) meningkat 4,4%, sedangkan kartu kredit dan KTA naik 6,3%. Kinerja positif ini terjadi di tengah kondisi pasar yang masih menantang, khususnya sektor otomotif.

Segmen korporasi besar lokal (Large Local Corporates) tumbuh 31,5% menjadi Rp13,85 triliun, namun portofolio Global Banking (GB) menyusut akibat penurunan 34,4% pada pinjaman korporat berimbal hasil rendah.

Meski demikian, total kredit GB turun 18,5% akibat strategi rebalancing. Secara keseluruhan, total kredit Bank turun tipis 1,1% YoY menjadi Rp121,69 triliun.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh pelemahan pada kredit korporasi, meskipun kenaikan pada segmen ritel dan non-ritel membantu menyeimbangkan portofolio.

Likuiditas dan Digitalisasi Tunjukkan Pertumbuhan Stabil

Simpanan nasabah stabil di Rp114,70 triliun. Giro meningkat 14,2% menjadi Rp41,70 triliun, ditopang simpanan non-ritel. Tabungan tetap di Rp22,80 triliun, sementara deposito turun 10,8% sesuai strategi peningkatan rasio CASA.

CASA Ratio naik menjadi 56,2% per Juni 2025 dari sebelumnya 51,3%. Hal ini menunjukkan fokus Bank pada simpanan biaya rendah guna mendukung efisiensi pendanaan.

Platform digital Bank juga menunjukkan pertumbuhan. Transaksi M2U meningkat 24,6% dengan lebih dari 14 juta transaksi, sedangkan M2E naik 14,0% menjadi 2,4 juta transaksi.

Laba operasional sebelum provisi (PPOP) tumbuh 2,8% YoY menjadi Rp1,24 triliun, walau overhead naik 5,8% karena pembaruan teknologi dan investasi SDM berkelanjutan.

Biaya provisi turun drastis 46,2% karena pencadangan pre-emptive tahun sebelumnya. Penurunan ini berdampak langsung pada perbaikan profitabilitas secara konsolidasi.

Kualitas Aset dan Rasio Keuangan Semakin Solid

Rasio kredit bermasalah (NPL) membaik menjadi 2,4% (gross) dan 1,5% (net) dari 2,7% dan 1,7% pada Juni 2024. Saldo NPL juga turun 12,3% secara tahunan.

Rasio Loan to Deposit (LDR) berada di 89,1%, sementara Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank tetap tinggi di 152,2%, jauh melampaui ketentuan regulator sebesar 100%.

Net Stable Funding Ratio (NSFR) mencapai 106,8%, mencerminkan likuiditas jangka panjang yang sehat. Ini penting bagi perencanaan kredit jangka menengah dan panjang Bank.

Rasio Kecukupan Modal (CAR) tetap tinggi di 26,6%, sementara Common Equity Tier 1 (CET1) berada pada level 25,4%, memberikan bantalan modal yang kuat.

Maybank Indonesia menunjukkan ketahanan dan kelincahan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dengan pendekatan berbasis risiko yang konsisten.

Kinerja keuangan Maybank Indonesia pada Semester I 2025 menunjukkan pencapaian yang signifikan di tengah berbagai tantangan industri. Lonjakan laba bersih dan penurunan biaya provisi menjadi pendorong utama pertumbuhan Bank.

Strategi penyesuaian portofolio kredit serta digitalisasi layanan mendukung efisiensi operasional dan memperkuat daya saing. Pendekatan ini terbukti efektif menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Kualitas aset yang membaik, rasio keuangan yang solid, dan cadangan modal yang kuat menjadi fondasi kokoh bagi Maybank Indonesia untuk menghadapi semester selanjutnya dengan optimisme.(*)

Tags: digital bankingGlobal Bankingkredit ritellaba bersih banklaporan keuangan 2025Maybank Indonesiapendapatan bungapertumbuhan kreditpertumbuhan UKMprovisi bankrasio CAR.rasio CASAstrategi M25+
Post Sebelumnya

HUT RI ke-80, BTN Persembahkan Kredit Perumahan Merdeka

Post Selanjutnya

Kinerja Perbankan Syariah Maybank Tumbuh Signifikan di 2025

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Kinerja Perbankan Syariah Maybank Tumbuh Signifikan di 2025

Kinerja Perbankan Syariah Maybank Tumbuh Signifikan di 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.