Jakarta, EKOIN.CO – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatatkan kenaikan signifikan dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hijau. Hingga paruh pertama tahun ini, nilai KPR hijau yang disalurkan telah mencapai Rp693 miliar, sebuah angka yang melonjak 24% secara year on year. Pencapaian ini, seperti disampaikan oleh Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara, merupakan bukti nyata dari komitmen bank dalam mengaplikasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada setiap lini produk dan layanannya.
Melalui keterangan resminya pada hari Selasa (5/8/2025), Ashidiq Iswara menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pembiayaan. “Melalui program KPR Hijau, Bank Mandiri tidak hanya memberikan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah tinggal, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong terciptanya ekosistem properti hijau di Indonesia,” ujarnya. KPR Hijau ditujukan bagi nasabah yang tertarik untuk memiliki rumah di perumahan yang telah memenuhi standar ramah lingkungan, dengan sertifikasi dari lembaga bangunan hijau.
Inisiatif ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang lebih sehat dan berkelanjutan, sekaligus turut serta dalam membangun ekosistem properti hijau bersama para pengembang di Tanah Air. Untuk merealisasikan hal ini, Bank Mandiri menjalin kerja sama strategis dengan Sinar Mas Land dan Hongkong Land untuk memfasilitasi pembelian unit di proyek NavaPark, BSD City. Perumahan ini sendiri telah mendapatkan sertifikasi Greenship Platinum dari Green Building Council Indonesia (GBCI) pada tahun 2022, setelah melalui penilaian ketat terhadap berbagai aspek, mulai dari ekologi lahan, konektivitas, pengelolaan air, limbah, material, hingga efisiensi energi bangunan.
Ashidiq menambahkan bahwa inisiatif pembiayaan properti ramah lingkungan ini merupakan wujud dukungan Bank Mandiri terhadap peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya terkait implementasi Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) yang diatur dalam POJK 51/2017. Program ini secara spesifik masuk dalam kategori Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar/Sertifikasi. Dengan demikian, selain memberikan kontribusi nyata pada pengurangan dampak lingkungan, program ini juga memperkuat portofolio hijau Bank Mandiri.
“Ke depan, kami berharap inisiatif ini dapat menjadi katalis terciptanya ekosistem properti yang lebih hijau di Indonesia, sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam agenda keberlanjutan nasional,” pungkas Ashidiq.





