EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Hendy Tiba di Makkah Bermodal Rp50 Ribu Nekat Jalan Kaki Lewati 7 Negara

Hendy Tiba di Makkah Bermodal Rp50 Ribu Nekat Jalan Kaki Lewati 7 Negara

Hendy membuktikan tekad kuat mampu membawanya ke Makkah meski bermodal Rp50 ribu. Perjalanan panjang menuju Makkah menjadi bukti kekuatan doa dan kesabaran.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 Agustus 2025
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

SUMEDANG, EKOIN.CO – Perjalanan luar biasa dilakukan Hendy, pemuda asal Sumedang, Jawa Barat, yang berhasil tiba di Makkah hanya dengan berjalan kaki bermodal awal Rp50 ribu. Perjalanan ini memakan waktu sembilan bulan, menempuh ribuan kilometer melewati tujuh negara penuh tantangan.
Gabung WA Channel EKOIN untuk berita penting lainnya.

Hendy memulai langkahnya dari Cikarang, Bekasi, pada 12 November 2024, bersama sahabatnya Dani. Namun, Dani harus berhenti di Thailand karena masalah visa. Hendy pun melanjutkan perjalanan seorang diri hingga akhirnya tiba di Tanah Suci pada Minggu, 3 Agustus 2025.

“Semua ini demi kecintaan saya kepada Allah dan keinginan untuk beribadah di Baitullah,” ungkap Hendy melalui akun TikTok @hendycs17 yang rutin membagikan momen perjalanan menuju Makkah.

Menembus 7 Negara Menuju Makkah

Selama perjalanan daratnya, Hendy melintasi Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, India, Pakistan, hingga Arab Saudi. Tantangan ekstrem seperti cuaca panas menyengat, suhu dingin menusuk, hingga wilayah konflik harus dihadapinya.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Ia kerap tidur di pinggir jalan, bergantung pada bantuan masyarakat lokal, dan sesekali menerima donasi warganet termasuk gift dari siaran langsung TikTok. Dukungan tersebut memberinya kekuatan untuk terus melangkah menuju Makkah.

Di India dan Pakistan, Hendy sempat menghadapi ketegangan akibat situasi politik dan keamanan. Namun, komunitas muslim di beberapa kota menyambutnya dengan hangat, memberi makanan, tempat beristirahat, dan doa keselamatan.

Hendy mengaku setiap perbatasan negara memberinya pengalaman berbeda. Mulai dari proses imigrasi ketat hingga tantangan mencari rute aman agar bisa terus bergerak ke arah Makkah.

Meski berjalan sendirian, Hendy merasa selalu ditemani semangat doa orang tua dan ribuan pengikutnya di media sosial yang terus memberikan dukungan moral.

Tangisan Haru di Depan Ka’bah

Setibanya di Makkah, Hendy langsung melaksanakan ibadah umrah. Mengenakan pakaian ihram, ia menangis haru di depan Ka’bah, menyadari perjuangannya selama berbulan-bulan telah terbayar lunas.

Momen emosional semakin mengharukan ketika Hendy melakukan panggilan video dengan kedua orang tuanya di Sumedang. Sang ayah, sambil menahan tangis, mengucapkan takbir penuh kebanggaan.

“Allahu Akbar, kamu sekarang ada di rumah Allah, Hendy,” ujar sang ayah dengan suara bergetar, mengetahui anaknya berhasil sampai Makkah hanya bermodal Rp50 ribu.

Orang tua Hendy tak pernah menyangka keberaniannya berjalan kaki ke Tanah Suci akan berakhir manis. Mereka hanya tahu putranya pergi dengan semangat dan doa, tanpa bekal cukup.

Kisah Hendy viral di media sosial, menjadi inspirasi banyak orang bahwa tekad dan keyakinan mampu mengalahkan keterbatasan materi.

Tak hanya Hendy, kisah perjalanan ekstrem menuju Makkah juga dialami dua pemuda, Muhammad Basir dan Ulfi, yang menempuh perjalanan 7 bulan dengan sepeda.

Mereka memulai rute dari Jambi, Batam, lalu ke Singapura, Malaysia, Thailand, Turki, dan Arab Saudi. Tantangan cuaca panas hingga kerusakan ban menjadi bagian perjalanan mereka.

Ulfi bercerita setiap hari mereka mengayuh sepeda sejauh 50-100 km, dengan waktu istirahat terbatas. Di Turki, ban sepeda harus diganti di tengah terik 42 derajat Celcius.

Uniknya, Basir dan Ulfi baru saling mengenal di Kuala Lumpur. Meski berbeda titik keberangkatan, mereka punya tujuan sama: menggapai Makkah dengan modal seadanya.

Basir mengaku hanya membawa Rp300 ribu dari hasil menjual motor di Indonesia, sementara Ulfi mengandalkan tabungan pribadi. Semangat keduanya menjadi bukti bahwa impian menuju Tanah Suci bisa diwujudkan siapa saja.

Cerita Hendy, Basir, dan Ulfi membuktikan bahwa perjalanan ke Makkah bukan hanya soal jarak, tetapi soal keyakinan, kesabaran, dan doa yang tak pernah putus.

Perjalanan Hendy dapat menjadi motivasi untuk mempersiapkan fisik dan mental sebelum melakukan perjalanan spiritual.
Penting untuk mempelajari rute dan persyaratan visa jika ingin menempuh jalur darat ke Makkah.
Manfaatkan dukungan komunitas dan media sosial sebagai sumber semangat selama perjalanan.
Perlu membawa bekal dan perlengkapan secukupnya, termasuk obat-obatan pribadi.
Mengatur strategi waktu dan rute akan mengurangi risiko menghadapi tantangan ekstrem di perjalanan.

Kisah Hendy adalah bukti bahwa tekad bisa menembus keterbatasan finansial.
Modal kecil bukan penghalang bagi seseorang yang punya tujuan besar.
Perjalanan spiritual ke Makkah membawa makna mendalam bagi setiap pejalan.
Dukungan keluarga dan doa menjadi sumber kekuatan utama.
Kisah ini akan terus menginspirasi generasi muda untuk berani mengejar impian. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: Basir dan UlfiHendy Sumedanginspirasi hidupMakkahperjalanan ekstremperjalanan spiritual
Post Sebelumnya

Menteri KLH Segel Empat Hotel Pencemar Lingkungan di Puncak Bogor

Post Selanjutnya

Disambut Hangat di Istana Merdeka, Presiden Peru dan Indonesia Siap Tandatangani Kesepakatan Ekonomi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Disambut Hangat di Istana Merdeka, Presiden Peru dan Indonesia Siap Tandatangani Kesepakatan Ekonomi

Disambut Hangat di Istana Merdeka, Presiden Peru dan Indonesia Siap Tandatangani Kesepakatan Ekonomi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.