EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Digitalisasi Pendidikan

Kejagung Periksa Pimpinan PT Evercross dan PT Tera Data dalam Kasus Digitalisasi Pendidikan

Kejagung terus perkuat bukti kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan dengan memeriksa dua direktur perusahaan swasta.

Ibnu Gozali oleh Ibnu Gozali
12 Agustus 2025
Kategori HUKUM, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut dugaan korupsi dalam program digitalisasi pendidikan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pada Senin, 11 Agustus 2025, dua saksi diperiksa untuk memperkuat bukti kasus yang diduga merugikan negara ini. Kedua saksi tersebut adalah SWP, Direktur PT Evercross Technology Indonesia, dan MS, Direktur Utama PT Tera Data Indonusa.

Pemeriksaan ini menjadi langkah penting dalam melengkapi berkas perkara tersangka berinisial MUL. Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) berfokus pada peran para saksi terkait pelaksanaan proyek digitalisasi pendidikan yang berlangsung dari tahun 2019 hingga 2022. Kasus ini mencuat karena adanya indikasi penyelewengan yang berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah besar.

SWP dan MS, sebagai pimpinan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, diperiksa untuk mendalami keterlibatan mereka dalam proyek tersebut. Keterangan dari keduanya diharapkan bisa membuka tabir lebih terang mengenai dugaan praktik koruasan yang terjadi. Kejagung terus berupaya mengumpulkan bukti-bukti yang kuat agar kasus ini bisa segera tuntas.

Pemeriksaan saksi ini bukan yang pertama kali dilakukan. Sejak kasus ini naik ke tahap penyidikan, Kejagung telah memanggil sejumlah pihak, baik dari internal kementerian maupun dari pihak swasta yang terlibat. Proses ini menunjukkan komitmen Kejagung untuk membongkar tuntas dugaan korupsi yang terjadi dalam program digitalisasi pendidikan ini.

Baca Juga : Korupsi Digitalisasi Pendidikan: Pimpinan GoTo Hingga Acer Diperiksa

Berita Menarik Pilihan

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

Mengungkap Peran Pihak Swasta dalam Korupsi Digitalisasi Pendidikan

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui digitalisasi pendidikan. Namun, upaya mulia ini diduga disusupi oleh praktik korupsi yang merugikan. Pemeriksaan terhadap direktur dari dua perusahaan teknologi ini mengindikasikan adanya dugaan peran aktif pihak swasta dalam skema korupsi tersebut.

Kejagung perlu menelusuri secara mendalam bagaimana proses pengadaan barang dan jasa dalam program ini dijalankan. Apakah ada praktik persekongkolan, mark-up harga, atau penetapan pemenang tender yang tidak sesuai prosedur? Keterangan SWP dan MS diharapkan dapat memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan krusial tersebut. Ini akan membantu penyidik dalam merangkai bukti-bukti untuk menjerat semua pihak yang bertanggung jawab.

Secara keseluruhan, kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah bahwa setiap program strategis harus diawasi dengan ketat. Pencegahan korupsi harus menjadi prioritas utama agar anggaran negara benar-benar digunakan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan rakyat, bukan untuk memperkaya segelintir oknum. Kejagung berkomitmen untuk membuktikan dugaan tersebut dan membawa para pelaku ke meja hijau.

Baca Juga : Kasus Digitalisasi Pendidikan: Kejaksaan Agung Panggil Direktur dan Karyawan

Perkuat Bukti, Jampidsus Tuntaskan Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan

Pemeriksaan saksi-saksi kunci seperti SWP dan MS ini menjadi langkah konkret Jampidsus dalam memperkuat bukti. Setiap keterangan yang diberikan akan dianalisis dan dicocokkan dengan alat bukti lainnya yang sudah dikantongi oleh penyidik. Proses ini sangat penting untuk memastikan bahwa berkas perkara yang disiapkan memiliki dasar hukum yang kuat dan tidak bisa dibantah di pengadilan.

Tentu saja, penuntasan kasus ini akan menjadi preseden baik dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Program digitalisasi pendidikan seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar, bukan sebagai ajang korupsi. Kejaksaan Agung melalui Jampidsus terus bekerja secara profesional dan transparan agar kasus ini bisa tuntas dengan seadil-adilnya.

Kejagung perlu menelusuri secara mendalam bagaimana proses pengadaan barang dan jasa dalam program ini dijalankan. Apakah ada praktik persekongkolan, mark-up harga, atau penetapan pemenang tender yang tidak sesuai prosedur? Keterangan SWP dan MS diharapkan dapat memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan krusial tersebut. Ini akan membantu penyidik dalam merangkai bukti-bukti untuk menjerat semua pihak yang bertanggung jawab.

Secara keseluruhan, kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah bahwa setiap program strategis harus diawasi dengan ketat. Pencegahan korupsi harus menjadi prioritas utama agar anggaran negara benar-benar digunakan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan rakyat, bukan untuk memperkaya segelintir oknum. Kejagung berkomitmen untuk membuktikan dugaan tersebut dan membawa para pelaku ke meja hijau.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: digitalisasi pendidikanJampidsusKejagungKemendikbudristekkorupsipenyidikan
Post Sebelumnya

Indonesia Tetap Jadi Militer Terkuat ASEAN

Post Selanjutnya

Deolipa Yumara dan Fariz RM Bacakan Pledoi di PN Jakarta Selatan

Ibnu Gozali

Ibnu Gozali

Berita Terkait

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan anak usaha milik Kementerian Keuangan menyebabkan Ketua PN Depok dan Wakilnya...

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan lima orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pengurusan...

Grup Garda Kencana Terungkap di Sidang Korupsi Pertamina, Jaksa Ungkap Dugaan Pengondisian Tender Pengadaan

Grup Garda Kencana Terungkap di Sidang Korupsi Pertamina, Jaksa Ungkap Dugaan Pengondisian Tender Pengadaan

oleh Iwan Purnama
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina kembali...

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat memberikan arahan dalam acara sosialisasi Empat Pilar di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Sebut Golkar Mirip Partai Sosialis, Bahlil Lahadalia Sentil Monopoli Izin Tambang ‘Orang Jakarta’

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pernyataan Bahlil dibaca sebagai sinyal penguatan agenda desentralisasi ekonomi dan keberpihakan pada pemerataan pembangunan, sekaligus menempatkan Golkar sebagai partai yang...

Post Selanjutnya
Deolipa Yumara dan Fariz RM Bacakan Pledoi di PN Jakarta Selatan

Deolipa Yumara dan Fariz RM Bacakan Pledoi di PN Jakarta Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.