EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Yos Elopere: Pembangunan Rumah Harus Libatkan OAP

Yos Elopere: Pembangunan Rumah Harus Libatkan OAP

DPR Papua Pegunungan menekankan keterlibatan penuh OAP dalam pembangunan rumah. Keterlibatan lokal dinilai mencegah konflik dan memperkuat rasa memiliki.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
15 Agustus 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

WAMENA, EKOIN.CO – Ketua DPR Provinsi Papua Pegunungan, Yos Elopere, menyerukan keterlibatan penuh pengusaha asli Papua dalam proyek pembangunan 2.200 rumah bantuan Presiden Prabowo Subianto. Seruan ini disampaikan untuk mencegah potensi konflik sosial yang dapat muncul jika pekerjaan hanya dikuasai pihak luar.
[Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v]

Yos menegaskan, mulai dari proses lelang, penunjukan kontraktor, hingga rekrutmen tenaga tukang, pemerintah harus memprioritaskan putra-putri Papua. Ia meyakini langkah ini akan memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap program tersebut.

“Kasih kesempatan leluasa kepada pengusaha orang asli Papua. Kalau pekerjaan diambil alih pihak luar, akan timbul kecemburuan dan bisa berujung penolakan di lapangan,” ujarnya di Wamena, Kamis (14/08/2025).

Menurutnya, pengusaha dan pekerja lokal memiliki kapasitas yang memadai untuk menangani proyek berskala besar. Selain itu, keterlibatan mereka diyakini akan berdampak pada terciptanya keamanan dan dukungan penuh terhadap proses pembangunan.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar


Pembangunan Rumah Harus Prioritaskan OAP

Yos mengungkapkan bahwa Papua Pegunungan memiliki banyak pengusaha berpengalaman, tukang terampil, dan tenaga kerja yang siap berkontribusi. Ia menekankan, keterlibatan tersebut akan mendorong rasa tanggung jawab dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelancaran proyek.

“Orang Papua juga banyak yang punya usaha, banyak tukang, dan ingin menjadi karyawan. Kalau mereka dilibatkan, mereka akan ikut menjaga keamanan proyek di wilayahnya,” tegasnya.

Selain itu, Yos meminta pemerintah menerapkan standar dan kebijakan khusus dalam tender proyek. Kebijakan ini diharapkan memberi peluang yang lebih besar bagi pengusaha lokal dibandingkan pihak luar.

Ia menilai, persaingan yang sehat antar-pengusaha asli Papua akan menciptakan suasana kerja yang harmonis dan meminimalkan gesekan sosial. “Kalau sesama anak Papua yang ikut lelang, pasti ada rasa puas dan tidak timbul kecurigaan,” ujarnya.


Pembangunan 2.200 Rumah Ditargetkan Lancar

Pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto telah mengalokasikan proyek pembangunan 2.200 rumah di wilayah Papua Pegunungan. Proyek ini mencakup delapan kabupaten dengan tujuan menyediakan hunian layak bagi masyarakat.

Yos menilai, jika proses sejak awal hingga akhir melibatkan pengusaha dan tenaga kerja lokal, proyek akan berjalan tanpa hambatan. Selain mengurangi potensi konflik, hal ini akan memberi manfaat langsung berupa peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Pihak DPR Papua Pegunungan, kata Yos, siap memantau jalannya proyek untuk memastikan semua tahapan sesuai prosedur dan mengedepankan pengusaha OAP. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi demi keberhasilan program nasional tersebut.

Kehadiran rumah layak huni ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol keberhasilan fisik pembangunan, tetapi juga bukti adanya pemerataan kesempatan kerja dan usaha bagi masyarakat Papua.


 

  1. Proyek pembangunan 2.200 rumah di Papua Pegunungan dinilai penting untuk mengatasi kebutuhan hunian masyarakat.
  2. Ketua DPR Papua Pegunungan menekankan perlunya melibatkan pengusaha asli Papua sejak awal proses.
  3. Keterlibatan OAP diyakini dapat mencegah konflik dan menciptakan rasa memiliki.
  4. Kebijakan tender khusus diperlukan agar pengusaha lokal memiliki peluang yang setara.
  5. Pembangunan diharapkan berjalan lancar dan memberi manfaat langsung bagi warga.

 

  1. Pemerintah perlu memastikan regulasi yang mendukung pengusaha lokal dalam proyek nasional.
  2. Pelatihan dan penguatan kapasitas tukang serta pengusaha lokal harus digalakkan.
  3. Komunikasi antara pemerintah dan masyarakat setempat perlu intensif untuk mencegah miskomunikasi.
  4. Sistem pengawasan proyek harus transparan dan akuntabel.
  5. Partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan keberlangsungan proyek harus terus ditingkatkan.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: OAPPapua PegununganpembangunanPraboworumahYos Elopere
Post Sebelumnya

KPK Periksa Rudy Tanoe Terkait Korupsi Bansos

Post Selanjutnya

Pabrik Mobil Listrik BYD Beroperasi Awal 2026 Siap Produksi di Subang

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Pabrik Mobil Listrik BYD Beroperasi Awal 2026  Siap Produksi  di Subang

Pabrik Mobil Listrik BYD Beroperasi Awal 2026 Siap Produksi di Subang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.