EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Target Setoran PNBP Menurun Jadi Rp 455 T di 2026, Ini Penyebabnya

Target Setoran PNBP Menurun Jadi Rp 455 T di 2026, Ini Penyebabnya

Pemerintah menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pada 2026 sebesar Rp 455 triliun, turun 4,7% dari target tahun ini.

Ray oleh Ray
19 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Target penerimaan negara bukan pajak atau PNBP diproyeksikan menyusut pada 2026 menjadi sebesar Rp 455 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 4,7% dibandingkan target tahun ini yang mencapai Rp 477,27 triliun. Penurunan ini pun melanjutkan tren dari potensi setoran PNBP 2025 yang juga jauh lebih rendah dari tahun sebelumnya, yakni Rp 584,37 triliun.

Dikutip dari dokumen Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2026, sejumlah faktor menjadi penyebab utama merosotnya target PNBP. Salah satunya adalah fluktuasi harga komoditas global, terutama minyak bumi dan mineral batubara. Selain itu, adanya peralihan pengelolaan dividen BUMN yang sebelumnya masuk ke pos PNBP, kini dialihkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Dalam upaya mengoptimalkan setoran PNBP agar sesuai target 2026, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan tarif layanan. Sebaliknya, pemerintah akan fokus pada optimalisasi setoran dari pengelolaan sumber daya alam (SDA).

“Kalau tarif enggak,” kata Anggito saat berbicara dalam program Special Talkshow Nota Keuangan dan RAPBN 2026 dikutip Selasa, 19 Agustus 2026.

Optimalisasi dari sektor SDA menjadi fokus utama mengingat kontribusinya rata-rata sebesar 39,6% setiap tahun terhadap total PNBP. Pada RAPBN 2026, pendapatan SDA diproyeksikan mencapai Rp 236,61 triliun, naik 2,8% dari outlook 2025. Pendapatan ini terdiri dari SDA Migas sebesar Rp 113,06 triliun dan SDA Nonmigas sebesar Rp 123,54 triliun. Peningkatan ini didorong oleh perbaikan tata kelola industri migas, serta peningkatan pengawasan dan transparansi melalui penggunaan teknologi.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Meskipun demikian, pendapatan dari SDA Migas masih lebih rendah dari outlook 2025. Hal ini terutama dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah dan kenaikan biaya produksi. Oleh karena itu, pemerintah akan mengambil sejumlah kebijakan. Strategi yang akan diterapkan meliputi penyempurnaan regulasi, perbaikan tata kelola industri hulu migas, dan percepatan plan of development pada sumur-sumur yang telah dieksplorasi. Di sisi lain, pemerintah juga akan mendorong peningkatan produksi migas dengan memanfaatkan sumur-sumur yang tidak terpakai, serta mengimplementasikan teknologi enhance oil recovery (EOR) dan mendorong pelaksanaan kontrak bagi hasil.

Sementara itu, untuk sektor SDA Nonmigas, setoran ditargetkan melalui kenaikan tarif iuran produksi atau royalti mineral dan batubara, seiring dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2025. Untuk mengantisipasi fluktuasi harga komoditas, pemerintah akan memperkuat sinergi pengawasan melalui integrasi data lintas kementerian/lembaga melalui sistem SIMBARA, penerapan sistem automatic blocking system (ABS), dan penguatan pengawasan data ekspor. Strategi serupa juga akan diterapkan pada sektor SDA kehutanan, kelautan, perikanan, dan panas bumi.

Perihal dividen BUMN, yang sebelumnya merupakan bagian dari pendapatan dari Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) dalam PNBP, kini akan dikelola oleh BPI Danantara. Dampaknya, pendapatan KND pada RAPBN 2026 diprediksi mencapai hanya Rp 1,8 triliun, turun 84,8% dari outlook 2025.

“Hal ini disebabkan oleh pengalihan pengelolaan pendapatan setoran dividen BUMN ke BPI Danantara,” sebagaimana termuat dalam RAPBN 2026.

Untuk komponen PNBP Lainnya, strateginya mencakup pengembangan sistem digital untuk perizinan dan layanan terpadu, evaluasi dan penyesuaian tarif, serta penguatan pengelolaan piutang melalui ABS. Sektor ini didominasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, Polri, dan Kementerian Perhubungan.

Terakhir, untuk komponen PNBP Badan Layanan Umum (BLU), target 2026 diproyeksikan sebesar Rp 98,32 triliun, turun 1% dari outlook 2025. Penurunan ini disebabkan oleh tren moderasi harga komoditas sawit yang memengaruhi pendapatan BLU Sawit dari BPDPKS.

Tags: anggaranAnggito AbimanyuBLUBUMNdividenKementerian KeuangankomoditasPenerimaan Negara Bukan PajakPNBPRAPBN 2026SDA
Post Sebelumnya

Pemerintah Turunkan Target Penerimaan Hibah di Tahun 2026

Post Selanjutnya

Roblox Digugat di AS, Dituduh Gagal Lindungi Anak dari Predator Seksual

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Roblox Digugat di AS, Dituduh Gagal Lindungi Anak dari Predator Seksual

Roblox Digugat di AS, Dituduh Gagal Lindungi Anak dari Predator Seksual

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.