EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda Ekonomi dan Bisnis
Negara Mana Saja yang Punya Pabrik Indomie Sendiri

Negara Mana Saja yang Punya Pabrik Indomie Sendiri

Indomie kini diproduksi di berbagai negara, termasuk Malaysia, Mesir, dan Nigeria. Popularitas Indomie menjadikannya ikon kuliner global dengan konsumsi miliaran bungkus tiap tahun.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
19 Agustus 2025
Kategori Ekonomi dan Bisnis
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,EKOIN.CO-Popularitas Indomie sebagai mi instan kebanggaan Indonesia terus mendunia. Produk ini kini tidak hanya dipasarkan ke lebih dari 100 negara, tetapi juga diproduksi langsung di sejumlah negara dengan pabrik sendiri. Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana Indomie berhasil menembus pasar global dengan cita rasa khas yang digemari masyarakat luas.
Gabung WA Channel EKOIN

Indomie dan Ekspansi Pabrik Global

Indomie pertama kali diperkenalkan pada tahun 1969 dan sejak itu berkembang menjadi salah satu produk makanan instan paling populer di dunia. Kapasitas produksi globalnya mencapai 19 miliar bungkus per tahun, angka yang menegaskan tingginya permintaan dari berbagai negara.

Demi mempercepat distribusi dan memenuhi kebutuhan pasar, sejumlah negara memutuskan membangun pabrik Indomie sendiri. Malaysia, misalnya, telah memiliki pabrik sejak 1997. Produk favorit di negara tersebut adalah Indomie Goreng Spesial dan Indomie Goreng Asli yang langsung mendapatkan tempat di hati konsumen.

Mesir juga menjadi salah satu negara penting dalam ekspansi Indomie. Meski awalnya masuk lewat impor pada 1990, pabrik Indomie di Mesir mulai beroperasi pada Oktober 2009. Produknya mencakup Indomie Goreng, Rasa Ayam, Rasa Daging, hingga Rasa Sayur.

Nigeria bahkan menjadi salah satu pasar paling unik. Negara di Afrika Barat ini tidak hanya mengonsumsi Indomie dalam jumlah besar, tetapi juga memiliki varian rasa khusus yang tidak ditemukan di tempat lain. Hal ini memperlihatkan adaptasi Indomie terhadap selera lokal.

Berita Menarik Pilihan

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Airlangga Dampingi Presiden Prabowo Jalin Kerjasama dengan Inggris di London

Indomie sebagai Simbol Budaya Global

Bagi masyarakat Indonesia, Indomie bukan sekadar makanan instan, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari. Dari anak kos, pekerja, hingga masyarakat umum, mi instan ini dikenal sebagai penyelamat di kala lapar mendadak. Sedangkan bagi masyarakat dunia, Indomie menjadi representasi cita rasa Asia yang praktis dan terjangkau.

Sejarahnya pun mencatat tonggak penting. Varian Indomie Rasa Ayam diluncurkan pertama kali pada 1972, lalu pada 1982 hadir Indomie Goreng yang hingga kini menjadi produk ikonik. Inovasi ini terus berlanjut dengan berbagai varian baru, termasuk cita rasa khas kuliner Indonesia maupun internasional seperti Korea Selatan.

Menurut laporan Kantar Brand Footprint 2024, Indomie dinobatkan sebagai “Most Chosen Instant Noodle Brand in the World” selama sembilan tahun berturut-turut. Di tingkat Asia Tenggara dan Indonesia, Indomie juga tercatat sebagai merek FMCG yang paling banyak dipilih konsumen.

Selain itu, survei YouGov BrandIndex 2024 menempatkan Indomie sebagai “Most Well Known and Most Talked-About F&B Brand in Indonesia”. Predikat ini memperkuat posisi Indomie bukan hanya sebagai produk pangan, melainkan ikon budaya pop.

Pasar Konsumen Mi Instan Dunia

Dominasi Indomie sejalan dengan tingginya konsumsi mi instan secara global. Data World Instant Noodles Association (WINA) per Mei 2025 menunjukkan China menjadi konsumen terbesar dengan 43,8 miliar bungkus per tahun. Indonesia berada di posisi kedua dengan konsumsi 14,6 miliar bungkus.

India dan Vietnam menempati posisi berikutnya dengan konsumsi masing-masing 8,3 miliar dan 8,1 miliar bungkus. Jepang, Amerika Serikat, Filipina, Korea Selatan, Thailand, serta Nigeria juga masuk dalam daftar sepuluh besar negara dengan konsumsi tertinggi.

Keberadaan pabrik Indomie di negara-negara tersebut membantu memperlancar rantai pasokan dan mengurangi ketergantungan pada impor. Dengan strategi itu, Indomie dapat terus menjaga harga tetap terjangkau sekaligus memenuhi selera lokal.

Indomie telah menjelma dari sekadar mi instan buatan Indonesia menjadi ikon kuliner global. Pabrik yang berdiri di Malaysia, Mesir, Nigeria, dan beberapa negara lainnya menunjukkan tingginya permintaan serta keberhasilan ekspansi internasional.

Fenomena ini menegaskan bahwa Indomie bukan hanya produk konsumsi, tetapi juga bagian dari identitas budaya populer yang diterima di berbagai belahan dunia.

Dengan varian rasa yang terus berkembang, Indomie mampu mengikuti dinamika selera konsumen global sekaligus mempertahankan ciri khas rasa Indonesia.

Kehadiran Indomie di daftar merek makanan instan paling dipilih dunia selama sembilan tahun beruntun menandakan loyalitas konsumen yang kuat.

Melihat tren konsumsi mi instan dunia yang masih tinggi, Indomie berpotensi terus memperluas jangkauan pasar dan memperkuat posisinya sebagai raja mi instan global. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: IndomieMalaysiaMesirmi instanNigeriapabrik Indomie
Post Sebelumnya

Karnaval Bersatu Warnai Malam Jakarta Penuh Antusiasme

Post Selanjutnya

Parade Malam HUT RI Hadirkan Truk Karnaval Kemkomdigi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

oleh Akmal Solihannoer
28 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk...

Airlangga Dampingi Presiden Prabowo Luncurkan Kemitraan Strategis Baru RI–Inggris di London (Ist)

Airlangga Dampingi Presiden Prabowo Jalin Kerjasama dengan Inggris di London

oleh Iwan Purnama
21 Januari 2026
0

London, Ekoin.co — Pemerintah Indonesia kian mengukuhkan langkahnya di panggung global. Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga...

Kejaksaan Agung melalui Badan Pemulihan Aset membuka kembali lelang terbuka untuk Kapal MT Arman 114. Kapal sitaan negara ini menjadi salah satu aset terbesar yang dilelang melalui KPKNL Batam pada awal 2026. Simak syarat lengkapnya di Ekoin.co. (Foto: Ilustrasi Kapal Tanker).

Kejagung Kembali Lelang Super Tanker MT Arman 114 Senilai Rp1,1 Triliun, Simak Syarat Khususnya

oleh Ainurrahman
21 Januari 2026
0

"Lelang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026, melalui perantara KPKNL Batam. Total nilai limit yang ditetapkan untuk seluruh objek...

Menteri perdagangan Budi Santoso menlantik 14 pejabat (foto Humas Kemendag)

Mendag Budi Santoso Lantik 14 Pejabat, Tantang Bawahannya untuk Berlari Lebih Kencang Layani Rakyat

oleh Iwan Purnama
19 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Menteri Perdagangan Budi Santoso merombak barisan strategis Kementerian Perdagangan dengan melantik 14 pejabat baru, Senin (19/1/2026), di...

Post Selanjutnya
Parade Malam HUT RI Hadirkan Truk Karnaval Kemkomdigi

Parade Malam HUT RI Hadirkan Truk Karnaval Kemkomdigi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.