Jakarta, –EKOIN – CO – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dengan menekankan pentingnya integrasi kebijakan dan perbaikan serius terhadap masalah kemiskinan. Hal itu disampaikan Luhut saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta Pusat, Rabu (20/8) malam.
Menanggapi adanya gugatan dari salah satu warga terkait kondisi ekonomi, Luhut menyatakan pemerintah terus bekerja keras untuk mengatasi tantangan yang ada, termasuk menurunkan angka kemiskinan yang masih menjadi isu mendasar.
“Masalah kemiskinan ini bukan hal baru. Pemerintah terus melakukan perbaikan, dan data-data yang kami siapkan akan menjadi dasar bagi Presiden untuk mengambil langkah yang tepat pada bulan September nanti,” ujar Luhut.
Ia menekankan bahwa penguatan ekonomi nasional harus dilakukan secara terintegrasi, melibatkan lintas sektor, termasuk pangan, energi, hingga industri. Menurutnya, dengan sistem yang terhubung satu sama lain, potensi penyelewengan dan kebocoran anggaran dapat diminimalisasi.
“Kalau semua berjalan terintegrasi, maka peluang penyelewengan pasti bisa ditekan. Saat ini sudah ada upaya ke arah sana, termasuk di sektor pangan seperti gula, agar distribusi dan pengelolaannya lebih efisien,” tegasnya.
Luhut menambahkan, pemerintah berfokus pada upaya memperkuat daya tahan ekonomi sekaligus memastikan masyarakat kecil benar-benar merasakan manfaat pembangunan. “Intinya, kita ingin ekonomi ini hidup, bukan sekadar angka di atas kertas. Rakyat kecil harus merasakan dampaknya,” pungkasnya.





