EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
RI dan Australia Memperbarui Kesepakatan Perdagangan Tanpa Menggunakan Dolar AS

RI dan Australia Memperbarui Kesepakatan Perdagangan Tanpa Menggunakan Dolar AS

Bank Indonesia (BI) dan Reserve Bank of Australia (RBA) memperpanjang perjanjian penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan bilateral senilai Rp102 triliun. Perjanjian ini bertujuan mendorong perdagangan dan investasi, serta menjaga stabilitas keuangan kedua negara.

Ray oleh Ray
5 Maret 2025
Kategori EKONOMI, INDUSTRI, INTERNASIONAL, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ekoin.co . Bank Indonesia (BI) dan Reserve Bank of Australia (RBA) sepakat memperpanjang perjanjian penggunaan mata uang lokal, yaitu rupiah dan dolar Australia, dalam perdagangan bilateral antara kedua negara. Perjanjian yang dikenal sebagai Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) ini ditandatangani oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur RBA Michele Bullock. Perpanjangan tersebut berlaku efektif mulai 4 Maret 2025 untuk jangka waktu lima tahun ke depan, seperti dikutip dari keterangan resmi BI pada Selasa (4/3).

Dengan perjanjian ini, nilai maksimal transaksi yang dapat dilakukan mencapai US$6,2 miliar atau setara Rp102 triliun (kurs Rp16.450 per dolar AS). Langkah ini diharapkan dapat mendorong perdagangan bilateral dan investasi antara Indonesia dan Australia, sekaligus berkontribusi pada stabilitas keuangan kedua negara.

“Perjanjian ini menegaskan komitmen BI dan RBA untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia dan Australia, serta menjaga stabilitas keuangan,” bunyi keterangan resmi BI. Selain itu, kerja sama ini juga merepresentasikan peran penting kolaborasi internasional dalam mendukung Asta Cita BI, khususnya dalam menjaga ketahanan sektor eksternal. Dilansir dari cnnindonesia.com .

Perjanjian BCSA pertama kali disepakati pada Desember 2015 dan berlaku efektif selama tiga tahun, dengan opsi perpanjangan berdasarkan kesepakatan kedua bank sentral. Perjanjian ini terakhir kali diperpanjang pada 2022 untuk periode hingga 2025. Tujuan utama dari kerja sama ini adalah mendorong perdagangan bilateral dengan memfasilitasi penyelesaian transaksi dalam mata uang lokal, sehingga mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa perpanjangan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Australia. “Ini adalah upaya konkret untuk meningkatkan efisiensi transaksi perdagangan dan investasi antara kedua negara,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Sementara itu, Gubernur RBA Michele Bullock menyatakan bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara. “Dengan menggunakan mata uang lokal, kami dapat mengurangi risiko nilai tukar dan biaya transaksi, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi kedua negara,” kata Bullock.

Selain dengan Australia, Bank Indonesia juga telah menjalin kerja sama serupa dengan bank sentral di beberapa negara lain di kawasan Asia. Langkah ini dianggap sebagai upaya BI untuk memperkuat posisi rupiah dalam transaksi internasional dan mengurangi ketergantungan pada mata uang asing.

Tags: Bank IndonesiaBilateral Currency Swap Arrangementdolar Australiainvestasiketerangan resmi BIMichele Bullockperdagangan bilateralPerry WarjiyoReserve Bank of Australiarupiahstabilitas keuangantransaksi mata uang lokal
Post Sebelumnya

IHSG Merosot Tajam, Pengamat Soroti Kebijakan Ekonomi dan Likuiditas Pasar

Post Selanjutnya

Usai Tutup, Eks Karyawan Sritex Diburu Perusahaan Garmen

Ray

Ray

Berita Terkait

Gedung Direktorat Jenderal Pajak di tengah pusaran penyidikan dugaan pidana pajak tiga perusahaan afiliasi di Banten. Publik mendesak transparansi penuh guna memastikan tidak ada keterlibatan oknum internal dalam skandal yang merugikan negara lebih dari Rp500 miliar ini, berkaca pada kasus-kasus OTT KPK yang pernah menjerat pejabat pajak di masa lalu. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menyatakan bahwa penyidikan dilakukan berdasarkan temuan awal yang menunjukkan adanya pola sistematis...

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal ngejar 40 perusahaan yang beroperasi di sektor baja yang terindikasi mangkir...

Finish di Zona Merah, Sejumlah Faktor Jadi Biang Keladi Pemberat Laju IHSG

Perdagangan Sesi Sore IHSG Ditutup Melemah Akibat Koreksi Bursa Global

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sentimen positif pertumbuhan ekonomi Indonesia tak serta merta mempertahankan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia...

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kena semprot Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam saat Rapat Kerja...

Post Selanjutnya
Usai Tutup, Eks Karyawan Sritex Diburu Perusahaan Garmen

Usai Tutup, Eks Karyawan Sritex Diburu Perusahaan Garmen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.