EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Tidak Hanya Berdagang, Nabi Muhammad SAW Juga Melakukan Investasi Properti

Tidak Hanya Berdagang, Nabi Muhammad SAW Juga Melakukan Investasi Properti

Nabi Muhammad SAW menyewakan tanah dan kebun kurma di Khaibar kepada orang Yahudi dengan sistem bagi hasil (mudharabah), mencontohkan investasi yang halal dan amanah. Praktik ini tercatat dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim.

Ray oleh Ray
5 Maret 2025
Kategori EDUKASI, EKONOMI, HIKMAH, KEUANGAN, PROFIL, PROPERTI, UMKM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ekoin.co . Nabi Muhammad SAW tidak hanya dikenal sebagai pedagang yang jujur dan amanah, tetapi juga sebagai seorang yang cerdas dalam berinvestasi. Salah satu praktik investasi yang dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah menyewakan tanah dan kebun kurma kepada orang Yahudi di Khaibar dengan sistem bagi hasil atau mudharabah. Kisah ini tercatat dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, seperti dilansir dari detikHikmah yang mengutip laporan Musaffa.

Dalam hadits tersebut, disebutkan bahwa Rasulullah SAW menyerahkan kebun kurma dan ladang di Khaibar kepada bangsa Yahudi untuk dikelola. “Dari Nafi’, dari ‘Abdullah bin ‘Umar, bahwasannya Rasulullah SAW menyerahkan kepada bangsa Yahudi Khaibar kebun kurma dan ladang daerah Khaibar, agar mereka yang menggarapnya dengan biaya dari mereka sendiri, dengan perjanjian, Rasulullah SAW mendapatkan separuh dari hasil panennya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Konsep mudharabah yang diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW ini merupakan bentuk kerja sama antara pemilik dana (shohibul mal) dan pengelola (mudharib). Dalam buku Bisnis, Ekonomi, Asuransi dan Keuangan Syariah yang disusun oleh Abdullah Amrin, dijelaskan bahwa mudharabah adalah kontrak bagi hasil di mana pemilik dana menyediakan modal, sementara pengelola menjalankan usaha. Keuntungan yang diperoleh kemudian dibagi sesuai kesepakatan.

Selain investasi properti, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan pentingnya sedekah dalam setiap aktivitas ekonomi. Islam menegaskan bahwa di dalam harta yang dimiliki seseorang, terdapat hak orang lain yang harus dikeluarkan. Harta yang digunakan untuk membantu sesama akan mendatangkan keuntungan tersendiri dari Allah SWT. Dilansir dari detik.com .

Dalam buku Bisnis dalam Islam – Panduan Berbisnis Menggunakan Ajaran Nabi Muhammad SAW karya Bagas Bantara, dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW selalu memilih investasi yang halal dan menghindari praktik spekulatif. Meskipun beliau bukan seorang investor dalam arti modern, Nabi SAW menarik modal dari para pemodal untuk menjalankan bisnisnya. Menurut riset The Rasulullah Way of Business oleh Badrah Uyuni yang terbit di Jurnal Bina Ummat Vol 4 No 1 tahun 2021, kepercayaan yang tinggi dari para pemodal didapatkan berkat sifat amanah dan jujur yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW.

Berita Menarik Pilihan

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

Wajib Senyum, IHSG Sore Ini Melesat 2,52% ke Zona Hijau

Dari praktik bisnis dan investasi yang dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW, kita dapat belajar bahwa kejujuran, keamanahan, dan prinsip bagi hasil menjadi kunci utama dalam menjalankan usaha. Selain itu, investasi yang dilakukan selalu mengedepankan prinsip kehalalan dan menghindari praktik yang merugikan pihak lain.

Tags: Abdullah AmrinamanahBadrah UyuniBagas Bantarabagi hasilbisnis syariahdetikHikmahhadits Bukhari dan Musliminvestasikebun kurmakejujuranKhaibarmudharabahMusaffaNabi Muhammad SAWorang Yahudi
Post Sebelumnya

Dolar AS Tertekan, Rupiah Naik 27 Poin di Awal Perdagangan

Post Selanjutnya

Syarat Menjadi Nasabah BRI Prioritas Diumumkan, Simak Ketentuannya

Ray

Ray

Berita Terkait

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional. Sumber dok bankbsi.co.id

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk kini telah resmi menyandang Status Persero Bank Syariah Indonesia secara administratif terhitung...

Finish di Zona Merah, Sejumlah Faktor Jadi Biang Keladi Pemberat Laju IHSG

Wajib Senyum, IHSG Sore Ini Melesat 2,52% ke Zona Hijau

oleh Ainurrahman
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Investor wajib senyum. Perdagangan pasar modal ditutup dengan loncatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 199,87 poin atau...

Menko AHY Dorong IKASTARA Jadi Mitra Strategis Pembangunan. Sumber dok kemenkoinfra.go.id

AHY Ajak IKASTARA Berkolaborasi Bangun Infrastruktur dan Wilayah

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima audiensi pengurus Ikatan Alumni SMA...

Morgan Stanley Capital Ogah Ungkap Isi Pertemuan dengan Otoritas Bursa Indonesia, Ada Apa?

Morgan Stanley Capital Ogah Ungkap Isi Pertemuan dengan Otoritas Bursa Indonesia, Ada Apa?

oleh Ainurrahman
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Morgan Stanley Capital International atau MSCI enggan membeberkan isi pembicaraan dengan otoritas bursa Indonesia. Pertemuan MSCI dengan...

Post Selanjutnya
Syarat Menjadi Nasabah BRI Prioritas Diumumkan, Simak Ketentuannya

Syarat Menjadi Nasabah BRI Prioritas Diumumkan, Simak Ketentuannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.