EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Trump Ancam Tiongkok dengan Kartu Magnet

Trump Ancam Tiongkok dengan Kartu Magnet

Trump ancam Tiongkok dengan kartu magnet yang bisa berdampak menghancurkan. Isu magnet dan logam tanah jarang jadi kunci perang dagang AS-Tiongkok.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
26 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Washington,EKOIN.CO- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras kepada Tiongkok terkait hubungan dagang kedua negara. Dalam pernyataannya, Trump menegaskan dirinya memiliki “kartu” yang bisa berdampak menghancurkan bagi Negeri Panda jika dimainkan. Gabung saluran WA EKOIN di sini.

Trump mengungkapkan hal ini saat bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Washington, Senin (25/8) waktu setempat. Dalam pertemuan itu, Trump juga menyinggung komunikasi terbarunya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, sekaligus membuka peluang kunjungan resmi ke Beijing dalam waktu dekat.

Trump Tekan Tiongkok dengan Magnet

Meski hubungan ekonomi Amerika Serikat dan Tiongkok sempat membaik setelah perang tarif panjang, Trump tetap mengirim sinyal keras. Ia menyatakan kesediaannya untuk kembali menaikkan tarif jika Tiongkok tidak memenuhi kesepakatan.

“Mereka harus memberi kita magnet. Jika tidak, kita bisa saja memberlakukan tarif 200 persen atau lebih,” tegas Trump. Menurutnya, AS saat ini berada dalam posisi kuat untuk menghadapi Tiongkok di bidang ekonomi.

Sebelumnya, kedua negara sempat saling menaikkan tarif hingga level tiga digit, yang menyebabkan rantai pasok global terganggu. Banyak importir menahan pengiriman barang karena ketidakpastian kebijakan perdagangan.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Setelah ketegangan meningkat, Washington dan Beijing menyepakati penurunan tarif sementara menjadi 30 persen di pihak AS dan 10 persen di pihak Tiongkok. Namun, ancaman baru dari Trump membuat kondisi kembali tegang.

Tanah Jarang Jadi Senjata Strategis

Selain magnet, salah satu isu besar yang memicu ketegangan adalah logam tanah jarang. Tiongkok sebagai produsen utama dunia memiliki kendali besar atas bahan vital ini, yang digunakan dalam pembuatan komponen otomotif, elektronik, hingga peralatan pertahanan.

AS menuduh Tiongkok memperlambat izin ekspor logam tanah jarang sebagai bentuk tekanan. Trump menegaskan hal ini tidak bisa dibiarkan karena magnet berbasis logam tersebut sangat penting bagi industri strategis di Amerika.

Dalam upaya meredakan konflik, kedua negara menunda pengenaan tarif tambahan selama 90 hari, yang akan berakhir pada 10 November mendatang. Penangguhan ini disebut sebagai bentuk gencatan senjata dagang, meski rapuh dan bisa pecah sewaktu-waktu.

Ketegangan yang terus berlangsung menimbulkan kekhawatiran baru di kalangan pengusaha global. Mereka menilai jika perang dagang kembali pecah, maka harga komoditas dan rantai pasokan internasional akan kembali terguncang.

Trump menutup pernyataannya dengan nada ambigu. Ia menyebut Amerika Serikat dan Tiongkok mungkin akan menjalin hubungan baik, namun tidak ragu untuk mengeluarkan “kartu penghancur” jika perlu.

Bagi Washington, menjaga ketersediaan magnet dan bahan baku industri modern adalah bagian dari strategi mempertahankan keunggulan teknologi. Sedangkan Beijing melihat kontrol atas logam tanah jarang sebagai senjata ekonomi yang bisa menekan lawan politiknya.

Kesepakatan dagang yang ada saat ini ibarat benang tipis. Setiap langkah salah satu pihak bisa memicu lonjakan ketegangan baru. Dalam waktu dekat, dunia menunggu apakah Trump benar-benar akan melakukan kunjungan ke Tiongkok sekaligus meredakan panasnya situasi, atau justru memperkeruh dengan ancaman tarif baru.

Situasi perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok menunjukkan tanda-tanda mereda namun masih rentan konflik. Ancaman tarif baru yang disampaikan Trump membuktikan bahwa gencatan senjata bersifat sementara.

Jika kesepakatan dagang tidak berjalan mulus, dunia berpotensi kembali menyaksikan ketidakpastian rantai pasokan global. Keputusan kedua negara akan menentukan stabilitas ekonomi internasional.

Isu logam tanah jarang dan magnet menjadi poin strategis yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga geopolitik. Kendali Tiongkok atas sumber daya ini memberi posisi tawar besar terhadap Washington.

Amerika Serikat di sisi lain berusaha membangun kekuatan alternatif untuk mengurangi ketergantungan. Namun hal tersebut memerlukan waktu, sementara ketegangan terus berlangsung.

Kunjungan Trump ke Beijing yang direncanakan bisa menjadi momen penting. Dunia berharap pertemuan itu mengarah pada kerja sama konkret, bukan memperuncing ketegangan dagang. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Logam Tanah Jarangmagnetperang dagangtarifTiongkoktrump
Post Sebelumnya

Trump Tegaskan Hukuman Penjara Pembakar Bendera

Post Selanjutnya

Penembakan Warga NTT Akibat Patok Batas Bupati: Timor Leste Langgar Kesepakatan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perumda Pasar Jaya. Dalam...

Post Selanjutnya
Penembakan Warga NTT Akibat Patok Batas Bupati: Timor Leste Langgar Kesepakatan

Penembakan Warga NTT Akibat Patok Batas Bupati: Timor Leste Langgar Kesepakatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.