EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Sektor Manufaktur Jadi Penyerap Tenaga Kerja Terbanyak, Masyarakat Diminta Siap Diri

Sektor Manufaktur Jadi Penyerap Tenaga Kerja Terbanyak, Masyarakat Diminta Siap Diri

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menyebutkan bahwa investasi di sektor manufaktur memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja karena karakteristiknya yang padat karya.

Ray oleh Ray
28 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INDUSTRI, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Sektor manufaktur disebutkan sebagai pilar utama penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, dalam keterangannya yang dirilis pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Menurut Todotua, investasi di sektor manufaktur memiliki karakteristik padat karya sehingga paling efektif dalam menciptakan lapangan kerja. “Sektor apa yang paling menyerap tenaga kerja? Sektor industri manufaktur. Kenapa? Karena masih menggunakan kekuatan labor,” ucapnya, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima. Ia juga menyebutkan, sektor lain, seperti industrialisasi pengolahan, lebih berfokus pada strategi teknologi.

Berdasarkan data dari Kementerian Investasi, subsektor manufaktur yang menjadi penyerap tenaga kerja terbesar mencakup industri tekstil dan produk tekstil (TPT), alas kaki dan kulit, makanan dan minuman (Mamin), elektronik dan komponen, serta otomotif.

Lebih lanjut, Todotua menjelaskan bahwa penyerapan tenaga kerja sebagai dampak dari investasi tidak bisa dilihat dari satu sudut pandang saja. Ia mengambil contoh industri pengolahan nikel atau smelter. Meskipun penyerapan tenaga kerjanya mungkin lebih rendah dibandingkan dengan pabrik sepatu, sektor ini mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang bernilai besar. “Mungkin jumlah tenaga kerja yang diserap jauh lebih kecil daripada pabrik sepatu,” tambahnya.

Penegasan senada datang dari Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Fithra Faisal. Ia mengatakan bahwa sektor manufaktur memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, yaitu sebesar 19%. “Performa sektor manufaktur atau kontribusinya terhadap keseluruhan perekonomian itu sebesar 19%,” jelasnya.

Berita Menarik Pilihan

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Fithra menambahkan, investasi memiliki peran krusial dalam membangkitkan sektor industri dan memicu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini menjadi sangat penting agar masyarakat dapat berpartisipasi penuh saat investasi masuk dan industri bertumbuh. “Yang paling penting adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga ketika investasi masuk, masyarakat juga bisa berpartisipasi,” tegasnya.

Secara umum, Fithra memaparkan bahwa investasi telah berhasil menciptakan sekitar 1,2 juta lapangan kerja baru pada semester pertama tahun 2025. Proyeksi untuk semester kedua diharapkan dapat mencapai lebih dari 3 juta lapangan kerja baru. Dengan demikian, total penyerapan tenaga kerja sepanjang tahun 2025 diproyeksikan berada di kisaran 3,5 hingga 3,6 juta orang. “Total bisa menyerap antara 3,5 hingga 3,6 juta tenaga kerja,” tutup Fithra.

Tags: alas kakiBKPMekonomiekosistem ekonomiFithra FaisalindustriindustrialisasiinvestasiKementerian Investasilapangan kerjamanufakturnikelsektor manufaktursumber daya manusiaTekstiltenaga kerjaTodotua Pasaribu
Post Sebelumnya

Menkeu Sri Mulyani Beri Arahan Khusus ke BP Tapera, Soroti Tata Kelola dan Inovasi Pembiayaan

Post Selanjutnya

Harga Minyakita Melambung Tinggi, DPP IKAPPI Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Ray

Ray

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal ngejar 40 perusahaan yang beroperasi di sektor baja yang terindikasi mangkir...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Finish di Zona Merah, Sejumlah Faktor Jadi Biang Keladi Pemberat Laju IHSG

Perdagangan Sesi Sore IHSG Ditutup Melemah Akibat Koreksi Bursa Global

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sentimen positif pertumbuhan ekonomi Indonesia tak serta merta mempertahankan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia...

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI untuk sisa masa jabatan...

Post Selanjutnya
Harga Minyakita Melambung Tinggi, DPP IKAPPI Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Harga Minyakita Melambung Tinggi, DPP IKAPPI Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.