Denpasar EKOIN.CO – Presiden Joko Widodo Prabowo Subianto turun langsung ke lokasi banjir di Denpasar, Bali, Sabtu (13/9). Dengan sepatu boots kuning, ia menyusuri gang sempit yang tergenang banjir untuk menyapa warga dan anak-anak. Kehadiran Presiden di tengah situasi ini memberi harapan bagi masyarakat terdampak banjir.
Gabung WA Channel EKOIN untuk berita terkini
Prabowo duduk bersama warga, mendengarkan keluhan mereka terkait kesulitan pasca banjir. Seorang ibu menyampaikan bahwa ia kesulitan melanjutkan usaha kecilnya karena modal habis. “Digendong saya, setruk lima tahun saya tidak bisa ngapa-ngapa. Saya cuma jualan kopi di sana, dagang kecil. Terus sekarang bagaimana modal sudah habis,” ujarnya.
Presiden langsung menenangkan sang ibu. “Ya nanti kita bantu ya,” jawab Prabowo sambil memberi kepastian bahwa pemerintah akan mencari solusi. Respons ini disambut dengan lega oleh warga sekitar.
Prabowo sapa warga banjir
Sepanjang kunjungan, Presiden tak segan menyapa setiap warga yang ditemui. Ia menanyakan kondisi banjir yang datang mendadak. “Mendadak naik (banjir) ya?” tanyanya. Seorang warga menjawab singkat, “Iya Pak.”
Kehangatan Prabowo juga terasa ketika ia menyapa anak-anak yang ikut menunggu. “Enggak sekolah ini?” tanyanya ramah. Anak-anak menjawab kompak bahwa mereka libur karena hari Sabtu. Prabowo lalu menyalami mereka satu per satu sambil berkata, “Sabar ya, sebentar lagi ya.”
Interaksi tersebut menimbulkan suasana akrab meski kondisi lingkungan masih basah oleh banjir. Kehadiran Presiden dinilai sebagai bentuk perhatian langsung dari pemerintah terhadap situasi yang dialami masyarakat.
Kunjungan di tengah agenda padat
Dalam kesempatan ini, Presiden didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Gubernur Bali Wayan Koster. Kehadiran pejabat daerah menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani bencana banjir.
Kunjungan tersebut dilakukan hanya sehari setelah Prabowo kembali dari lawatan ke Timur Tengah. Di Qatar, ia bertemu Emir Syekh Tamim bin Hamad Al Thani. Sementara di Persatuan Emirat Arab, Presiden bertemu dengan Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).
Agenda padat tersebut tidak menghalangi dirinya untuk langsung turun ke lapangan. Kehadirannya di Bali menjadi pesan kuat bahwa penanganan banjir menjadi prioritas.
Warga pun mengaku terhibur dengan kunjungan tersebut. Selain membawa harapan akan bantuan nyata, kunjungan Presiden juga menunjukkan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat pasca banjir.
Kedatangan Prabowo di Bali memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Langkahnya meninjau langsung kondisi warga terdampak menjadi simbol kepemimpinan yang dekat dengan rakyat.
Kunjungan blusukan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menghadapi bencana alam yang datang tiba-tiba.
Dengan gaya sederhana tanpa protokol berlebihan, Presiden berhasil membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Cara ini dinilai efektif untuk mengetahui persoalan yang dihadapi warga secara nyata.
Blusukan ke gang banjir memberi gambaran nyata situasi di lapangan. Hal ini diharapkan mampu mempercepat pengambilan kebijakan terkait bantuan sosial, perbaikan infrastruktur, dan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Perhatian Presiden terhadap warga Bali di tengah banjir juga menandai komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan rakyat. Setiap langkah yang diambil diharapkan memberi dampak positif bagi pemulihan pasca bencana.
Upaya ini diharapkan berlanjut dengan program konkret agar masyarakat dapat bangkit kembali. Kunjungan Presiden menjadi awal yang baik untuk memastikan bahwa penanganan bencana dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





