EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Produsen Peralatan Listrik Bidik Pasar Ekspor

Produsen Peralatan Listrik Bidik Pasar Ekspor

Industri peralatan listrik melihat peluang besar dari RUPTL 2025–2034 dan pasar ekspor. APPI optimis kualitas produk lokal mampu bersaing di kancah internasional.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
15 September 2025
Kategori EKOBIS, INDUSTRI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Industri peralatan listrik mulai menatap peluang baru setelah Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 resmi diluncurkan. Dorongan pertumbuhan permintaan diprediksi datang tidak hanya dari proyek domestik, tetapi juga dari pasar ekspor yang semakin terbuka.

Gabung WA Channel EKOIN di sini.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI), Yohanes P. Widjaja, menegaskan bahwa semester II-2025 menjadi momentum perbaikan industri. Proyek kelistrikan yang dikerjakan PT PLN (Persero) maupun pihak swasta menjadi penopang utama.

Menurut Yohanes, peluang ini semakin jelas sejak RUPTL 2025–2034 diumumkan pada 26 Mei 2025. “Kami melihat industri peralatan listrik memiliki prospek yang cukup baik, baik di dalam negeri maupun pasar ekspor,” ujarnya.

Peluang Pasar Peralatan Listrik

APPI memprediksi kebutuhan peralatan listrik akan meningkat seiring pembangunan infrastruktur energi. Dalam RUPTL terbaru, PLN menargetkan penambahan kapasitas pembangkit, transmisi, dan distribusi yang otomatis memerlukan suplai komponen.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan PLN, sektor swasta juga aktif membangun proyek-proyek energi yang ikut mendorong permintaan. Hal ini membuka ruang besar bagi produsen dalam negeri untuk memperluas produksi.

Potensi ekspor juga menjadi fokus strategis. Produsen Indonesia diyakini mampu bersaing dengan produk luar negeri, terutama di kawasan Asia Tenggara yang tengah gencar memperkuat ketahanan energi.

Ekspansi dan Strategi Industri

Yohanes menekankan bahwa daya saing produk lokal perlu ditingkatkan melalui efisiensi produksi dan adopsi teknologi. “Jika kualitas terjaga dan harga kompetitif, pasar luar negeri akan lebih mudah ditembus,” kata Yohanes.

APPI mendorong anggotanya untuk menjalin kemitraan dengan investor serta memperkuat rantai pasok domestik. Dengan demikian, ketergantungan pada produk impor bisa dikurangi.

Selain itu, pemerintah diharapkan memberi dukungan melalui kebijakan fiskal, insentif, dan pembiayaan yang memudahkan industri untuk mengembangkan kapasitas produksi.

Kalangan produsen menilai, keterlibatan dalam proyek PLN maupun swasta memberikan kepastian permintaan dalam jangka panjang. Hal ini menjadi modal kuat bagi industri peralatan listrik dalam memperluas pasar ekspor.

Dengan peta jalan RUPTL 2025–2034, arah pembangunan kelistrikan nasional semakin jelas. Industri peralatan listrik kini memiliki pijakan strategis untuk tumbuh, baik dari dalam negeri maupun melalui ekspansi internasional.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: eksporenergiindustriperalatan listrikPLNRUPTL
Post Sebelumnya

Reshuffle Prabowo Picu Dana Asing Keluar

Post Selanjutnya

Kemenkeu Cabut Insentif Mobil Listrik Impor

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Kemenkeu Cabut Insentif Mobil Listrik Impor

Kemenkeu Cabut Insentif Mobil Listrik Impor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.