EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Erick Thohir Usulkan 5 KEK Baru Indonesia

Erick Thohir Usulkan 5 KEK Baru Indonesia

Erick Thohir mengusulkan pembentukan 5 Kawasan Ekonomi Khusus baru untuk pemerataan ekonomi. Usulan tersebut telah diajukan kepada Bappenas untuk kajian lebih lanjut.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
16 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengusulkan pembentukan lima Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas sebagai bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan ekonomi di berbagai wilayah.

Ikuti WA Channel EKOIN di sini.

Erick menegaskan, keberadaan KEK baru akan menjadi instrumen penting untuk mengakselerasi investasi sekaligus meningkatkan daya saing daerah. Menurutnya, pengembangan KEK bukan hanya soal kawasan industri, melainkan juga pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dorongan Ekonomi Nasional Lewat KEK

Dalam keterangan resminya, Erick Thohir menyebut bahwa KEK terbukti menjadi katalis penggerak pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pemerintah perlu memperluas keberadaannya ke daerah-daerah potensial.

“Usulan ini kami ajukan agar pembangunan ekonomi tidak lagi terpusat di beberapa kota besar saja, melainkan merata hingga ke wilayah lain,” ujar Erick.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Ia menambahkan, keberadaan KEK di berbagai titik strategis akan mendorong efisiensi logistik, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kontribusi sektor swasta terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Hingga saat ini, Indonesia telah memiliki lebih dari 20 KEK yang tersebar di sejumlah provinsi. Namun, Erick menilai pengembangan tambahan masih sangat relevan untuk menjawab tantangan ekonomi global dan kebutuhan dalam negeri.

Peran Strategis KEK dalam Pembangunan

Kawasan Ekonomi Khusus dirancang dengan fasilitas insentif fiskal maupun nonfiskal untuk menarik investor. Melalui mekanisme ini, pemerintah ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di Jawa, melainkan juga tersebar di luar pulau besar tersebut.

Bappenas disebut akan mengkaji usulan Erick dengan mempertimbangkan aspek geografis, potensi investasi, serta keberlanjutan lingkungan. Proses kajian ini menjadi tahap penting sebelum keputusan final ditetapkan.

Selain memperkuat iklim investasi, keberadaan KEK baru juga diharapkan menumbuhkan sektor pariwisata, industri manufaktur, hingga energi terbarukan. Hal ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong ekonomi hijau dan inklusif.

Erick menekankan bahwa pembangunan kawasan baru bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan strategi jangka panjang agar Indonesia memiliki pusat pertumbuhan yang lebih merata.

Langkah tersebut juga akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional menghadapi dinamika global. Pemerataan pembangunan melalui KEK diyakini akan menjadi salah satu fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BappenasBUMNErick ThohirinvestasiKEKpembangunan ekonomi
Post Sebelumnya

Prabowo Akan Hadir di Peresmian 25 Ribu Rumah Subsidi

Post Selanjutnya

KPK Tegaskan Penetapan Tersangka Rudy Sah

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
KPK Tegaskan Penetapan Tersangka Rudy Sah

KPK Tegaskan Penetapan Tersangka Rudy Sah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.