EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Patriot Bond Tembus Target, Danantara Kumpulkan Rp 50 Triliun dari Konglomerat

Patriot Bond Tembus Target, Danantara Kumpulkan Rp 50 Triliun dari Konglomerat

Patriot Bond yang diterbitkan Danantara telah berhasil diserap penuh sebesar Rp 50 triliun oleh para konglomerasi ternama Indonesia seperti Prajogo Pangestu, Franky Widjaja, dan Boy Thohir melalui mekanisme private placement.

Ray oleh Ray
17 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INDUSTRI, KEUANGAN, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Penyerapan surat utang khusus atau Patriot Bond yang diterbitkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagatha Nusantara (BPI Danantara) telah mencapai target penerbitan penuh senilai Rp 50 triliun. Hal ini diungkapkan langsung oleh CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani.

Di Balai Sarbini Lippo Nusantara Jakarta, Selasa malam (16/9), Rosan menyatakan pencapaian tersebut. “100%,” kata Rosan saat ditemui di lokasi. Sebelumnya, pada Sabtu (6/9/2025), di Kompleks Istana Kepresidenan, Rosan telah menyebut sejumlah konglomerat berminat pada instrumen ini. “Ya berminat. Semua ikut berpartisipasi kok,” ujarnya seperti dikutip dari wartawan.

Patriot Bond merupakan instrumen pembiayaan strategis yang diterbitkan melalui mekanisme private placement. Akibatnya, surat utang ini tidak ditawarkan kepada publik melainkan secara langsung kepada sekelompok kecil investor terpilih, termasuk para konglomerat.

Konglomerat yang turut serta antara lain pengendali Grup Barito, Prajogo Pangestu, dan pengendali Grup Sinar Mas, Franky Widjaja. Melalui sebuah keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, Prajogo menyatakan bahwa penerbitan surat utang ini adalah peluang untuk berkontribusi. “Pembangunan Indonesia adalah tanggung jawab bersama, Patriot Bonds memberi kesempatan bagi dunia usaha untuk berkontribusi dalam transformasi ekonomi nasional,” sebut Prajogo.

Di sisi lain, Franky Widjaja menyoroti manfaat percepatan pertumbuhan dari instrumen tersebut. “Instrumen ini memberi kepastian investasi sekaligus mempercepat pertumbuhan yang inklusif bagi masyarakat luas,” ungkap Franky.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Selain mereka, antusiasme serupa disampaikan pemilik Grup Adaro, Garibaldi ‘Boy’ Thohir. Menurutnya, proyek yang didanai oleh obligasi ini akan memberikan dampak nyata. “Patriot Bonds mencerminkan semangat gotong royong. Apalagi instrumen ini akan mendanai proyek waste-to-energy yang sangat dibutuhkan rakyat Indonesia,” ujar Boy.

Secara teknis, total emisi Patriot Bond senilai Rp 50 triliun ditawarkan dalam dua tenor, yaitu 5 dan 7 tahun, dengan kupon imbal hasil sebesar 2%. Tujuan utama dari penerbitan ini adalah untuk memperkuat kemandirian pembiayaan nasional. Selanjutnya, dana yang terkumpul akan dialokasikan khusus untuk mendanai proyek transisi energi, terutama pemanfaatan limbah menjadi energi atau waste-to-energy.

Tags: BPI DanantaraFranky WidjajaGaribaldi ThohirkonglomeratPatriot Bondpembiayaan nasionalPrajogo Pangestuprivate placementRosan RoeslaniRp 50 triliunsurat utangtransisi energiWaste to Energy
Post Sebelumnya

Sidang Praperadilan Rudy, KPK Bongkar Aliran Dana 108 Miliar Rupiah

Post Selanjutnya

OJK Akan Pantau Ketat Bank Penerima Dana Rp 200 T, Lapor ke Menkeu

Ray

Ray

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
OJK Akan Pantau Ketat Bank Penerima Dana Rp 200 T, Lapor ke Menkeu

OJK Akan Pantau Ketat Bank Penerima Dana Rp 200 T, Lapor ke Menkeu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.