EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Prabowo Ubah Peta Politik Kabinet 2025

Prabowo Ubah Peta Politik Kabinet 2025

Gerindra mendominasi Kabinet Merah Putih dengan 19 kader. Golkar menyusul dengan 10 kursi, PKB tergerus

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
19 September 2025
Kategori HUKUM, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Reshuffle Kabinet Merah Putih pada Rabu (17/9/2025) menegaskan dominasi Partai Gerindra di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 19 kader partai berlambang kepala burung garuda itu kini tercatat mengisi kursi menteri maupun wakil menteri, jumlah terbanyak dibanding partai politik lain. Kata pamungkas kabinet menjadi sorotan utama dari perombakan kali ini.
Gabung WA Channel EKOIN

Prabowo melakukan reshuffle kabinet kedua dan ketiga pada bulan ini, memperkuat posisi Gerindra sebagai poros utama di lingkaran pemerintahan. Komposisi tersebut semakin menonjol setelah masuknya sejumlah nama baru yang memiliki rekam jejak panjang di internal partai.

Salah satu langkah besar adalah pencopotan Budi Arie Setiadi dari jabatan Menteri Koperasi. Budi yang dikenal dekat dengan Presiden ke-7 Joko Widodo sekaligus Ketua Umum Projo, harus menyerahkan posisinya kepada Ferry Juliantono, kader senior Gerindra.

Gerindra Perkuat Posisi di Kabinet

Ferry Juliantono bukan nama asing di tubuh Gerindra. Ia pernah menjabat Ketua DPD Gerindra Jawa Barat pada 2014 dan menjadi Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Bidang Penggalangan Massa pada 2015. Penunjukannya dianggap memperkokoh dominasi Gerindra di kabinet.

Tak hanya itu, Rohmat Marzuki juga mendapatkan posisi baru sebagai Wakil Menteri Kehutanan. Sebelumnya ia dikenal sebagai Bendahara DPD Gerindra Jawa Tengah dan Ketua Fraksi Gerindra di DPRD setempat. Kehadirannya di jajaran kementerian semakin memperluas ruang politik Gerindra.

Berita Menarik Pilihan

Tujuh Orang Terjaring OTT KPK, Ketua PN Depok hingga Direktur PT KRB

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

Di sisi lain, kursi penting di Istana turut ditempati kader Gerindra setelah Angga Raka Prabowo ditunjuk sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Ia menggantikan Hasan Nasbi yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, lembaga yang kini berubah nama. Angga Raka adalah Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra sekaligus mantan Direktur Media Kampanye Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran saat Pilpres 2024.

Perubahan ini membuat representasi Gerindra tidak hanya kuat di kementerian, melainkan juga dalam struktur komunikasi negara. Keterlibatan mereka dinilai strategis dalam mengawal arah kebijakan politik dan informasi publik.

Golkar Dapat Tambahan Kursi Kabinet

Selain Gerindra, Partai Golkar menjadi partai dengan jumlah kader terbanyak kedua di kabinet. Tercatat 10 kader beringin kini duduk di pemerintahan, meskipun ada pergeseran kursi di beberapa kementerian.

Perubahan mencolok terjadi setelah Prabowo mencopot Abdul Kadir Karding, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dari jabatan Menteri P2MI. Posisi tersebut kemudian diberikan kepada Mukhtarudin, politisi Golkar. Langkah ini memperluas pengaruh Golkar di pemerintahan.

Namun, Golkar juga kehilangan kursi penting setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo digantikan oleh Erick. Perubahan ini mengurangi satu posisi strategis yang sebelumnya dikuasai partai beringin.

Meski begitu, Golkar kembali memperoleh perwakilan tambahan setelah Farida Farichah ditunjuk menjadi Wakil Menteri Koperasi. Penunjukan Farida sekaligus mengganti posisi kosong yang ditinggalkan kader PKB sebelumnya.

Dengan konfigurasi baru ini, Gerindra dan Golkar semakin menegaskan peran penting dalam arsitektur politik pemerintahan Prabowo. Reshuffle tidak hanya mengubah komposisi personal, tetapi juga memetakan ulang keseimbangan kekuatan partai dalam kabinet.

Secara keseluruhan, dinamika reshuffle kabinet kali ini menunjukkan arah politik yang semakin condong pada partai-partai besar pendukung utama presiden. Hal ini di satu sisi memperkuat stabilitas pemerintahan, namun di sisi lain menimbulkan pertanyaan tentang representasi partai lain yang kini semakin terpinggirkan.


Kesimpulan:
Reshuffle Kabinet Merah Putih mempertegas dominasi Gerindra dengan menempatkan 19 kader di berbagai posisi strategis.

Gerindra mendapatkan tambahan kursi di kementerian dan juga menguasai posisi penting di Istana.

Golkar berada di posisi kedua dengan 10 kader meski harus kehilangan kursi Menpora.

PKB justru tergerus posisinya setelah salah satu menterinya dicopot dari jajaran kabinet.

Arah politik pemerintahan Prabowo semakin jelas dengan komposisi baru yang memperkuat partai pendukung utama.

Saran:
Pemerintah perlu memastikan komposisi kabinet tetap seimbang agar tidak menimbulkan ketimpangan politik.

Transparansi dalam penunjukan pejabat penting harus diperkuat agar publik merasa dilibatkan.

Partai-partai non-pendukung besar sebaiknya tetap diberi ruang representasi.

Kebijakan publik perlu dijalankan inklusif agar dominasi politik tidak mengorbankan kepentingan rakyat.

Keseimbangan kekuatan di dalam kabinet dapat menjadi kunci stabilitas jangka panjang pemerintahan.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: GerindraGolkarkabinetpolitikPraboworeshuffle
Post Sebelumnya

JICAF 2025 Resmi Dibuka, Tampilkan Ratusan Karya Ilustrasi.

Post Selanjutnya

Promo Gajian Emas Pegadaian Spesial Hari Pelanggan Nasional.

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Tujuh Orang Terjaring OTT KPK, Ketua PN Depok hingga Direktur PT KRB

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sebanyak tujuh orang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis malam di Kota Depok....

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan diciduk KPK. Wakil tuhan ini diduga menerima sejumlah dari...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Depok, Ekoin.co - Tak hanya Wakilnya, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok dan juru sita ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan...

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riadi membedah fakta material terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sidang mengungkap adanya grup WhatsApp internal "Core Team" yang diduga menjadi wadah pengaturan spesifikasi dan harga proyek sebelum tender resmi dijalankan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

JPU Bongkar ‘Mas Menteri Core Team’: Skandal Mark-Up Chromebook 100 Persen Terkuak di Persidangan

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

“Dari bukti elektronik aplikasi pesan singkat, terungkap keberadaan sejumlah grup WhatsApp, termasuk Mas Menteri Core Team, yang secara aktif membahas...

Post Selanjutnya
Promo Gajian Emas Pegadaian Spesial Hari Pelanggan Nasional.

Promo Gajian Emas Pegadaian Spesial Hari Pelanggan Nasional.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.