EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
BI Pangkas Suku Bunga Jadi 4,75%, Apa Dampaknya?

BI Pangkas Suku Bunga Jadi 4,75%, Apa Dampaknya?

Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan menjadi 4,75% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Meskipun demikian, penurunan suku bunga deposito dan kredit perbankan masih berjalan lambat akibat pemberian special rate kepada deposan besar.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
23 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA EKOIN.CO – Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% pada 17 September 2025. Pemangkasan ini merupakan bagian dari upaya BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam konferensi pers menyatakan bahwa keputusan ini konsisten dengan perkiraan inflasi yang rendah dan terkendali dalam sasaran 2,5±1% untuk tahun 2025 dan 2026. Selain itu, BI juga menurunkan suku bunga Deposit Facility menjadi 3,75% dan Lending Facility menjadi 5,50%

Kredit Perbankan Tertahan

Meskipun BI telah melakukan pelonggaran moneter, pertumbuhan kredit perbankan hingga Agustus 2025 tercatat hanya 7,56% secara tahunan (year on year). Perry menilai, penurunan suku bunga deposito dan kredit perbankan masih berjalan lambat, terutama karena pemberian special rate kepada deposan besar yang mencapai 25% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) bank. Special rate ini menyebabkan suku bunga deposito 1 bulan hanya turun sebesar 16 basis poin menjadi 4,65% sejak awal tahun 2025

Perry menambahkan bahwa jika special rate dapat diturunkan ke tingkat yang setara dengan bunga penjaminan yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), suku bunga cost of fund bisa turun sekitar 55 basis poin dan pada akhirnya suku bunga kredit juga turun dengan besaran yang sama.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Transmisi Kebijakan Moneter

Meskipun penurunan suku bunga deposito dan kredit berjalan lambat, transmisi kebijakan moneter melalui jalur suku bunga pasar uang telah berjalan dengan baik. Suku bunga pasar uang overnight (IndONIA) tercatat menurun sebesar 144 basis poin dari 6,03% pada awal 2025 menjadi 4,59% pada 16 September 2025. Demikian pula, suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan masing-masing menurun sebesar 210 basis poin, 213 basis poin, dan 219 basis poin sejak awal 2025

Perry berharap, dengan penurunan suku bunga acuan dan suku bunga pasar uang yang signifikan, perbankan dapat segera menurunkan suku bunga deposito dan kredit untuk mendorong pertumbuhan kredit yang lebih tinggi.

Tantangan dan Prospek Ke Depan

Meskipun langkah BI ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, tantangan tetap ada. Rupiah telah melemah sekitar 3% sepanjang tahun 2025, menjadikannya salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di Asia. Kekhawatiran terhadap stabilitas rupiah dan independensi BI muncul di tengah ketidakpastian politik, termasuk pemecatan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan protes massal yang terjadi baru-baru ini. Selain itu, rencana perubahan legislatif yang dapat mempengaruhi mandat dan independensi BI juga menambah ketidakpastian

Namun, BI tetap optimistis bahwa dengan koordinasi yang baik antara kebijakan moneter dan fiskal, serta dukungan dari sektor perbankan, pertumbuhan ekonomi dapat kembali ke jalur yang positif.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Bank Indonesiaekonomi Indonesiakredit perbankanPerry Warjiyorupiahsuku bunga
Post Sebelumnya

LPS Turunkan TBP, Bunga Kredit Masih Tinggi

Post Selanjutnya

Mendagri Dorong Pemda Maksimalkan Realisasi APBD

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Mendagri Dorong Pemda Maksimalkan Realisasi APBD

Mendagri Dorong Pemda Maksimalkan Realisasi APBD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.