EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
KPK Periksa Elvizar, Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina

KPK Periksa Elvizar, Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina

KPK memeriksa Elvizar secara intensif dalam kasus korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. Kasus ini menjadi momentum penting memperkuat transparansi pengadaan digital BUMN.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
7 Oktober 2025
Kategori HUKUM, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Elvizar, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan proyek digitalisasi SPBU Pertamina periode 2018–2023. Pemeriksaan intensif tersebut dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin, 6 Oktober 2025, sebagai langkah melengkapi berkas penyidikan perkara yang diduga merugikan keuangan negara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Elvizar, mantan Direktur PT Pasifik Cipta Solusi (PCS), merupakan bagian penting dalam proses penyidikan. “Pemeriksaan saudara EL hari ini adalah dalam proses melengkapi berkas penyidikan, di mana dalam perkara ini penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain yang sudah dilakukan secara maraton untuk melengkapi kebutuhan penyidik dalam menuntaskan perkara ini,” jelasnya.

Keterangan Elvizar diharapkan dapat memperkuat bukti-bukti yang telah dikumpulkan KPK, termasuk mengungkap aliran dana, pihak terlibat, serta mekanisme pengadaan yang diduga sarat penyimpangan. Lembaga antirasuah tersebut menargetkan penyidikan segera tuntas agar dapat dilimpahkan ke pengadilan tipikor.

Peran Elvizar dalam Skandal Digitalisasi SPBU Pertamina

Kasus korupsi digitalisasi SPBU Pertamina ini pertama kali diselidiki KPK pada Januari 2025 setelah menerima laporan adanya indikasi mark-up dan pengadaan fiktif dalam proyek digitalisasi di sejumlah SPBU. Penyelidikan meningkat ke tahap penyidikan pada September 2024, dan puncaknya, KPK menetapkan tiga tersangka termasuk Elvizar pada 31 Januari 2025.

Berita Menarik Pilihan

Mencuat Nama Misbakhun sebagai Calon Ketua OJK, Rupiah Kian Tertekan

Otak Pencurian Emas 1 Ton di Ketapang Akhirnya Diseret ke Jaksa, Terancam 15 Tahun Penjara

Penyidikan sempat memasuki tahap akhir pada Agustus 2025, dengan fokus pada penghitungan kerugian keuangan negara bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan akurasi nilai kerugian negara akibat proyek digitalisasi tersebut.

Elvizar, sebagai direktur perusahaan penyedia sistem digital, diduga memainkan peran kunci dalam pengaturan kontrak dan spesifikasi teknis yang tidak sesuai dengan kebutuhan lapangan. Indikasi tersebut memperkuat dugaan adanya praktik korupsi berjaringan yang merugikan keuangan negara dalam jumlah besar.

Selain itu, KPK juga mendalami hubungan antara Elvizar dengan sejumlah pejabat Pertamina yang disebut-sebut memiliki kewenangan dalam menentukan pemenang tender proyek digitalisasi SPBU. Sejumlah dokumen elektronik dan bukti transaksi keuangan telah diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Keterlibatan Ganda: Elvizar Juga Tersangka Korupsi BRI

Tidak berhenti di digitalisasi SPBU Pertamina, nama Elvizar juga muncul dalam kasus lain: dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) periode 2020–2024. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka, termasuk mantan pejabat tinggi BRI.

Elvizar diduga terlibat dalam pengaturan kontrak dengan PT Bringin Inti Teknologi (BIT), yang menyebabkan terjadinya kerugian negara miliaran rupiah. Keterlibatan ganda ini memperlihatkan adanya pola penyimpangan sistematis dalam pengadaan di lingkungan BUMN.

Para tersangka dalam kasus BRI lainnya antara lain mantan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto (CBH), mantan Direktur Digital dan Teknologi Informasi Indra Utoyo (IU), Dedi Sunardi (DS) selaku SEVP Manajemen Aktiva dan Pengadaan BRI, serta Rudy Suprayudi Kartadidjaja (RSK) sebagai Direktur Utama BIT.

KPK menilai, peran Elvizar di dua kasus besar BUMN menjadi contoh nyata lemahnya sistem pengawasan dan kontrol internal dalam pengadaan berbasis teknologi di perusahaan pelat merah. Karena itu, KPK menegaskan akan menuntaskan penyidikan kedua kasus secara paralel tanpa intervensi.

Budi Prasetyo menambahkan, lembaga antirasuah kini memperkuat kerja sama dengan BPK RI serta kementerian terkait untuk memastikan seluruh proyek digitalisasi dan teknologi di lingkungan BUMN benar-benar bersih dari praktik korupsi.


Dalam konteks penegakan hukum, penyidikan terhadap Elvizar menjadi simbol penting upaya pemberantasan korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. KPK berkomitmen menuntaskan kasus ini sebagai pelajaran bagi pengelolaan proyek berbasis digital di sektor energi.

Pakar hukum tata negara menilai, kasus ini dapat menjadi momentum memperkuat tata kelola dan transparansi proyek pemerintah serta BUMN. Dengan begitu, korupsi di sektor digital dapat ditekan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek.

Masyarakat diharapkan turut mengawasi proses penyidikan yang tengah berjalan. Keterlibatan publik dalam pemantauan menjadi penting untuk menjaga integritas lembaga penegak hukum serta memastikan bahwa semua pihak yang bersalah benar-benar dimintai pertanggungjawaban.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di: https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BPKBRIElvizarkorupsi digitalisasiKPKPertamina
Post Sebelumnya

Bareskrim Polri Mengusut Dugaan Korupsi Proyek PLTU di Kalimantan Barat Senilai 800 miliar Rupiah

Post Selanjutnya

Kronologi Pratu Johari Alfarizi Gugur Saat Menjalankan Tugas Pengamanan Alutsista

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah (Ist)

Mencuat Nama Misbakhun sebagai Calon Ketua OJK, Rupiah Kian Tertekan

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kurang familiar di kalangan investor, nama Misbakhun membuat nilai rupiah melemah. Nilai tukar rupiah konsisten melemah terhadap dolar AS hingga akhir...

Tersangka Liu Xiaodong (LXD) dengan tangan diborgol saat tiba di Bandara Ketapang di bawah pengawalan Bareskrim Polri. Liu yang diduga sebagai beneficial owner PT BBT kini resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Ketapang atas kasus tambang emas ilegal dan pencurian dengan pemberatan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Otak Pencurian Emas 1 Ton di Ketapang Akhirnya Diseret ke Jaksa, Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

“Tersangka disangkakan Pasal 447 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan, termasuk dugaan pencurian listrik, serta Pasal 306 KUHP mengenai penyalahgunaan bahan...

Video anak Menkeu Yudo Saewa soal ciri orang miskin viral. (TikTok @yudosadewa)

Bikin Gaduh Karena Inisial ‘SM’, Yudo Sadewa Kena ‘Semprot’ Netizen Akibat Minim Literasi Dokumen

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Namun, penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa pencantuman nama mantan Menteri Keuangan RI itu tidak berkaitan dengan kejahatan seksual Epstein, melainkan...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Yudhi Sadewa Buka Suara soal OTT KPK: Tidak Ada Kekebalan, Kemenkeu Dukung Penegakan Hukum

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Ia menegaskan tidak ada perlindungan khusus bagi siapa pun. Jika terbukti bersalah, sanksi administratif hingga pemberhentian akan dijatuhkan sesuai ketentuan...

Post Selanjutnya
Kronologi Pratu Johari Alfarizi Gugur Saat Menjalankan Tugas Pengamanan Alutsista

Kronologi Pratu Johari Alfarizi Gugur Saat Menjalankan Tugas Pengamanan Alutsista

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.