EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS INDUSTRI
Peringati Hari Penyiaran Nasional ke-92, KPI Dorong Kolaborasi dan Reformasi Regulasi di Era Disrupsi

Peringati Hari Penyiaran Nasional ke-92, KPI Dorong Kolaborasi dan Reformasi Regulasi di Era Disrupsi

Maykal oleh Maykal
1 Juni 2025
Kategori INDUSTRI, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menggelar peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-92 secara khusus hari ini, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Momen ini dipilih sebagai simbol sinergi antara nilai-nilai kebangsaan dan pentingnya menjaga kualitas penyiaran nasional di tengah tantangan era digital dan disrupsi media.

Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, menjelaskan bahwa peringatan Harsiarnas yang biasanya digelar setiap 1 April, tahun ini diselenggarakan pada 1 Juni karena dinilai lebih relevan secara momentum. “Hari ini adalah Hari Lahir Pancasila, sehingga kami melihat adanya kolaborasi nilai antara semangat kebangsaan dan urgensi menjaga penyiaran nasional yang sehat dan berkualitas,” ujarnya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional KPI.

Rakornas KPI tahun ini dihadiri oleh seluruh perwakilan KPI dari berbagai daerah di Indonesia, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk KPID DKI Jakarta, Asosiasi APPSI, dan sejumlah instansi kementerian seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Agama.

Koordinator Bidang Kelembagaan KPI, Made Sumarta, yang juga menjadi penanggung jawab Rakornas, menyebutkan bahwa forum ini menjadi ruang untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan penyiaran, mulai dari disrupsi teknologi, ketimpangan regulasi antara media konvensional dan digital, hingga pengurangan tenaga kerja di sejumlah lembaga penyiaran.

“Kita ingin cari jalan keluar bersama. Kami sebagai regulator tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi antara KPI, KPID, lembaga penyiaran, pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat,” kata Made.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Salah satu isu utama yang dibahas adalah perlunya revisi terhadap Undang-Undang Penyiaran yang saat ini sudah berusia 23 tahun. Ubaidillah menegaskan bahwa regulasi saat ini belum mampu menjangkau media baru, sehingga menimbulkan ketimpangan pengawasan dan potensi ketidakadilan.

“Media baru belum diatur dan diawasi sebagaimana lembaga penyiaran. Ini tidak adil. Kami berharap DPR sebagai pihak yang sedang merumuskan RUU Penyiaran bisa membuka ruang diskusi luas dengan masyarakat, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Selain agenda Rakornas dan forum diskusi, peringatan Harsiarnas ke-92 juga diisi dengan kegiatan olahraga bersama dan kampanye siaran sehat. Kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk nyata dari semangat kolaborasi dan edukasi publik.

Acara juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, seperti Ketua Umum PSSI Imam Sudjarwo dan Ketua Umum PBSI, yang sempat disebut oleh Ubaidillah sebagai sahabat dekat yang mendukung misi penyiaran sehat dan nasionalis.

Tags: KPI Dorong Kolaborasi dan Reformasi Regulasi di Era DisrupsiPeringati Hari Penyiaran Nasional ke-92
Post Sebelumnya

Israel Terisolasi, Dunia Akui Negara Palestina

Post Selanjutnya

Peluang Fakta Keterlibatan Nadiem Makarim Dugaan Korupsi Laptop Rp9,9 T

Maykal

Maykal

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI untuk sisa masa jabatan...

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendesak pemerintah agar tidak menganaktirikan guru honorer di tengah masifnya pengangkatan PPPK untuk tenaga teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prioritas Terbelah: Program Makan Bergizi Mulus ke PPPK, Nasib Guru Honorer Masih ‘Digantung’ Anggaran

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

Menurutnya, kepastian hukum penting agar guru dapat menjalankan tugas tanpa tekanan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan secara bertahap. Ia mencontohkan...

Post Selanjutnya
Peluang Fakta Keterlibatan Nadiem Makarim Dugaan Korupsi Laptop Rp9,9 T

Peluang Fakta Keterlibatan Nadiem Makarim Dugaan Korupsi Laptop Rp9,9 T

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.